nhhh

.

.

Oh, it’s okay, since my pretty little ass is already yours.

.

.

.

Lee Hyukjae membuka matanya dengan perlahan ketika dia mendengar seseorang beteriak dengan suara tingginya dari ujung pintu—pintu rumahnya. Seseorang baru saja menerobos rumahnya, dan dia bahkan tidak berusaha untuk mencari tahu siapa yang akan merampoknya di pagi hari seperti sekarang.

“Get up, you useless piece of human.”

Dia seperti tengah mendengar suara satu teman kerjanya, yang dia kenal menjengkelkan dan tidak pernah puas dengan apapun yang pria berikan kepadanya. Hyukjae menatap bayangan itu dalam samar, sebelum mengumpat pelan dan memakai celana pendeknya—well, dia tidur dalam keadaan telanjang, jadi dia tidak ingin kehilangan harta berharganya karena teman satu kerjanya itu adalah tipe wanita yang tega memotong penis seorang pria jika dibutuhkan.

“Cheonsa Honey, what are you doing in here?” Hyukjae menatap Han Cheonsa, si wanita bertangan besi yang entah bagaiamana selalu berakhir melakukan tugas kerja bersamanya. Cheonsa terlihat sangat menakjubkan, dia memakai blouse berwarna biru muda, dengan rok pensil berwarna hitam yang membingkai tubuh indahnya—hitung juga sling bag Chanel di bahunya, dan satu aviator berwarna hitam dari YSL yang menutupi bola mata indahnya.

“Of course I have to pick up your shit, and giving you a ride to work. Because apparently, I can’t trust you to attend this important meeting without being the useless human you are.” Cheonsa membuang beberapa gelas karton kopi ke tempat sampah, dan dengan satu gerakan dia telah membersihkan meja makan Hyukjae dari cangkang kacang yang berserakan.

“Uh, well—bagaimana bisa kau masuk ke rumahku? Walau aku tidak keberatan, sebenarnya—kau terlihat sangat seksi ketika membersihkan meja itu. Mengapa kau tidak membersihkanku, dan kita bisa menjalani satu sesi mandi bersama. Untuk hubungan ke akraban, kau tahu—profesional.”

Hyukjae tersenyum manis seperti anak kucing yang sangat jinak, dan dia bahkan tidak terlihat terancam ketika melihat tatapan Cheonsa yang memegang pisau dapur di tangan kanannya dan bisa menghabisinya kapanpun.

“Ugh, your door is not locked. And Mr. Yunho asked me to pick your ass up and drive you to work. Simply, because you’re a mess. We have important client this morning. I’ll see you in car, and if you don’t come out 15 minutes again—I’ll carry your ass there.”

Cheonsa menendang kaus Hyukjae yang berada di lantai ke wajahnya, tanpa memperdulikan kini Hyukjae mengenakan celana pendek saja.

“Oh, it’s okay, since my pretty little ass is already yours.” Balas Hyukjae dengan kedipan matanya yang nakal, dan benar-benar menghilang dibalik pintu kamarnya sebelum Cheonsa berhasil melempar pisau dapur itu ke wajahnya.

Cheonsa memutarkan pandangannya ke dalam rumah Hyukjae yang sangat berantakan, ini memang pertama kalinya dia berkunjung ke rumah rekan kerjanya itu walaupun mereka telah berkerja bersama selama lebih dari empat tahun. Hyukjae yang lebih sering berkunjung ke apartemennya, karena pria itu memang menyukai kunjungannya ke apartemen Cheonsa.

Orang lain mungkin berpikir bahwa Hyukjae menaruh rasa cinta yang besar terhadap Cheonsa, walau nyatanya itu memang gaya Hyukjae berbicara pada setiap wanita. Dan Hyukjae menghargai keputusan Cheonsa yang hanya akan mengencani pria yang memiliki mobil mewah seri satu mereka.

Setelah melalui pertimbangan panjang, akhirnya dengan umpatan yang cukup keras, Cheonsa mengambil plastik besar berisi sampah yang berada di dalam tempat sampah di dapur Hyukjae kemudian berjalan kearah pintu belakang untuk membuang sampah itu.

Cheonsa membuang plastik sampah itu, ke tempat sampah besar yang berada disana—sesekali matanya berputar melihat taman belakang yang berada di rumah Hyukjae, dan taman-taman belakang milik para tetangga Hyukjae.

Baru ketika dia akan masuk kembali ke dalam rumah, dia melihat sesosok pria—berada tepat di samping halaman rumah itu, mengeluarkan mobil seri satunya yang mewah, dan dengan gerakan sangat perlahan—Cheonsa bisa melihat pria itu membuka kausnya lalu membiarkan tubuh bagian atasnya terekspos oleh sinar matahari pagi.

Pria itu bahkan tidak sadar bahwa dia tengah diperhatikan oleh seorang wanita yang kini tidak berkedip sama sekali. Pria itu mulai mengambil beberapa selang air, dan mulai membahasi mobil mewahnya, lalu mulai membersihkan mobil itu tanpa memperdulikan busa-busa yang membahasi tubuh atletisnya.

“Oh my Givenchy—he’s hot.” Bisik Cheonsa kepada dirinya sendiri dengan suara yang tertahan di dalam tenggorokannya, seakan-akan dia telah menemukan pria yang akan diperkenalkan kepada orang tuanya nanti.

“Morning,”

Pria itu menatap Cheonsa dengan senyuman ramahnya, menyadari bahwa ada seorang wanita asing di halaman tetangganya yang menatapnya seperti seorang wanita tua yang memiliki pikiran kotor di dalam kepalanya.

“Oh—hi!” Cheonsa menjawab dengan panik, dia tersenyum canggung, dan hanya melambaikan tangannya kearah pria itu seperti orang bodoh yang tidak tau melakukan apapun.

“Kau kekasih Hyukjae?” pertanyaan pria itu menghentikan Cheonsa dari berlari masuk ke dalam rumah dengan heels yang bisa membunuh dirinya sendiri. Cheonsa mengerutkan keningnya selama beberapa saat, sebelum menggelengkan kepalanya dengan berlebihan.

“Bukan, aku rekan kerjanya—aku hanya menjemputnya untuk ke kantor. Aku tidak punya kekasih.” Entah mengapa dia menjelaskan bagian yang terakhir, karena dia yakin pria itu pasti tengah menganggapnya sebagai seorang maniak yang menguntit pria-pria seksi sepertinya.

“Benarkah? Aku hampir cemburu mendengarnya.” Pria itu kembali tersenyum, membuat Cheonsa kembali mengerutkan keningnya.

Oh, honey—aku tidak tahu kau ada disini.” Suara Hyukjae memecah keheningan diantara mereka berdua, Hyukjae berjalan hanya dengan handuk yang melingkar di pinggangnya. Dia merangkul bahu Cheonsa dengan senyuman sok akrab miliknya, lalu menyadari bahwa kini tatapan Cheonsa terarah ke tubuh atletis milik tetangganya.

“Oh hey Donghae, selamat pagi—sayang.” Hyukjae tersenyum lembut kearah pria bernama Donghae itu, dengan tangan yang masih merangkul Cheonsa.

Donghae tersenyum lebar mendengar sapaan itu diutarakan ke udara, kini Donghae bisa merasakan tatapan Cheonsa yang menatap mereka berdua penuh terror dan horror.

Sayang, semalam kau sangat luar biasa.” Hyukjae melemparkan kecupannya di udara, yang dibalas oleh tawa lepas dari Donghae.

“Kau juga bermain dengan hebat semalam.” Balas Donghae dengan kedipan matanya yang menggoda, dimana detik itu juga mereka bisa mendengar Han Cheonsa menjerit dengan histeris sebelum menginjak kaki Hyukjae tanpa belas kasihan dengan heels Louboutin-nya yang mahal.

Dimana kini Hyukjae dan Cheonsa mengeluarkan jeritan yang sama, membuat Lee Donghae kembali tetawa dengan lepas.

Lenyap sudah harapan Han Cheonsa dalam hitungan detik.

.

.

.

FIN

.

.

.

Please share your thought on, does Donghae and Hyukjae are a gay couple? Or they’re just playing around? Comments are greatly appreciated!

xo

IJaggys

About IJaggys

Sorry, am I supposed to know who you are?

16 responses »

  1. tmatikka says:

    wanjayy part terakhirr, demiiiii
    jangan lahhh, plis mereka cuman bercanda ajaa 😞😞😞 wqwq

  2. inggarkichulsung says:

    Hopefully just playing around, kasihan Cheonsa yg lsg jatuh hati pd LDH yg pny mobil mewah satu seri apalagi tampan banget lg, Cheonsa tambah senang.. Hyukjae oppa rese, kasihan Cheonsa

  3. herissheea says:

    pada kenyataannya kebanyakan pria-pria yg kelihatan sangat tampan dan hot itu gay..
    tp gak setuju kl donghae&eunhyuk itu gay(krn bakal menghancurkan imajinasi saya soal donghae)😂
    jd berharap itu cuma sekedar playing around

  4. Choi Rinna says:

    Wkwk, I think they just make a joke, man’s joke 😀
    Hopefully cheonsa will be okay after this 😀 😀

  5. nathalie says:

    Merinding gw baca part t’akhr’y…omo…I hope they’re just playing around…..I can’t imagine if they true gay couple…

  6. Zii says:

    NO.NO.NO Tidak mungkinnn… jangaaaannn ><

  7. fsshy says:

    Just playing around kan? Atau yah gpplah klaupun gay, trus akhirnya Cheonsa bisa bikin Donghae normal lagi dan ga gay lagi. Hahhahahaha

  8. kim_yeon says:

    Of course Donghae and Hyukjae is not a gay couple okay cos if it’s true Cheonsa gonna kill herself hahaha … They’re playing around for funnnnnn

    Sayang banget cowok se – cool Donghae ternyata gay kan… Cheonsa will lose hope if that facts is true

  9. mokpofish86 says:

    Joke… Aaaa enggak donghae bukan gay bukan 😫😆😆… Donghae punya cheonsa.
    Hyukjae siyalan 😆😆.. Nggak sabar nunggu next part nya…
    Merinding sumpah pas baca bagian akhirnya 😂, aaa yakin pasti mereka cuman boongan becanda nggak beneran …

  10. Snowcho says:

    Itu beneran mereka gay?
    Atau cuma mau ngerjain cheona aja??
    Semoga mereka cuma mau bikin cheonsa terkejut aja.

  11. shfly3424Arista says:

    Please just a playing around
    Mereka kn tetangga jd biasa saling goda
    Jgn sampai gay

    Ga banget
    Sumpahhhhhhh huuuuuuuu

  12. […] Related Story: For a Good Time […]

  13. JihaeviLee says:

    Haha serius, jadi Hyukjae dan Donghae? Haha tidak mungkin kan. Pasti cuma bercanda doang, ngerjain Cheonsa 😂

  14. mychococho says:

    Cengo. Aduhh cengo ky kambing conge. …………………. aq ga masyalah kalo eunhae ada affair sih… tapi yagimana ya kasian cheonsa nya. Masa dy kalahnya sama cow. Harga diri ratu cheonsa yg setinggi langit giama dongs. Terus dia sama siapa ntar…..

    Unexpected laa ini. Cengo beneran… like “whut… *blankly. lol

  15. - says:

    LOL no. LDHxHCS for life! Haha

  16. Fanny_Park says:

    Woww..
    Hati2 dgn pria tampan saat ini
    Kkkkkkk~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s