wedding

.

Previous Chapter: One

.

What if I told you that I like a guy who knows how to balance being an asshole and a sweetheart.

.

.

“Aku harap pernikahan kalian—“ kata-kata Cheonsa terputus ketika dia mendengar bunyi pecahan gelas yang keras. Kyuhyun menampar wajah Raena ketika wanita itu akan melemparkan gelas kaca tersebut ke wajah Cheonsa.

Semua mata tertuju pada mereka. Bagaimana bisa pria itu menampar istrinya dia acara pernikahan mereka sendiri. Beberapa orang bahkan berbisik-bisik dengan bingung.

Raena masih menundukan wajahnya dengan pecahan gelas yang memenuhi gaun pernikahannya. Donghae tidak bergerak, dia membeku ditempatnya—instingnya berkata bahwa dia harus bangkit dari kursinya, membantu Raena berdiri dan mendaratkan pukulan kasar pada wajah Kyuhyun.

Itu yang selalu ingin dia lakukan sejak dulu. Tapi kini dia bahkan tidak melepaskan bergerak, dia tidak melepaskan genggaman tangan Cheonsa—dia tidak ingin melepaskan tangan wanita itu bahkan untuk sedetik pin.

“Aku rasa kita harus pergi. Terimakasih atas undangannya.” Hanya itu yang bisa dia katakan sebelum kehadiran mereka semakin memperburuk suasana. Donghae mengamit tangan Cheonsa, dan keluar dari gedung mewah itu.

Tidak ada yang berbicara, Cheonsa maupun dirinya. Mungkin Cheonsa tengah memaki dirinya sendiri mengapa dia menyetujui untuk hadir ke dalam acara pernikahan dua orang psikopat, yang berakhir dengan tidak terduga.

Pintu lift itu akhirnya terbuka, Donghae membiarkan Cheonsa jalan lebih dulu. Mobil Hyukjae sudah tidak berada disana, sahabatnya itu mungkin sudah pergi diikuti umpatannya karena Donghae tidak mengizinkannya bertemu dengan wanita mahal itu. Begitu juga dengan limousine Cheonsa. Hanya ada mobil sport miliknya, dan beberapa mobil milik tamu lain.

“Jadi, aku rasa semuanya berakhir diluar yang kita bayangkan.” Dia berkata dengan canggung, sementara Cheonsa masih menatap refleksi wajahnya di depan kaca mobil Donghae yang berwarna hitam gelap.

“Memang.” Hanya itu. Sifat terbuka, dengan tatapan menggoda yang tadi diperlihatkannya kini telah kembali menjadi sosok yang tenang dan tidak perduli terhadap pria yang beridiri tidak jauh darinya.

“Setelah ini, kemana kau akan pergi?” mendengar pertanyaan itu lantas membuat Cheonsa menatap Donghae dengan sinis.

“Apa kau membaca surat perjanjiannya?”

Donghae tersenyum panik, dia tidak bermaksud mengajak Cheonsa melakukan sesuatu yang bukan pekerjaannya. Wanita itu pasti salah paham.

“Bukan seperti itu. Aku tidak melihat mobilmu, jadi aku bertanya apa kau membutuhkan tumpangan atau sesuatu—seperti layanan taksi, jika kau tidak keberatan.” Dia memang tidak bermaksud mengajak wanita itu pergi, walau nalurinya sebagai pria normal ingin sekali membawanya ke sebuah kamar hotel mewah dengan irisan bunga mawar di atas tempat tidur mereka.

“Acara ini lebih cepat dari yang dijadwalkan, jadi supirku baru akan menjemputku sekitar satu jam lagi. Kau bisa pergi lebih dulu.”

Donghae mungkin akan melakukan hal itu tanpa disuruh, tapi melihat wanita itu berdiri disana dengan gaun malam yang membentuk lekuk tubuh indahnya—dia tidak bisa meninggalkan wanita itu sendirian di dalam basement gelap seperti ini.

Tapi dia tahu bahwa jika dia menolak dan memintanya untuk membiarkannya tetap disini hingga supirnya datang, Cheonsa pasti akan mengiranya memiliki maksud lain.

“Aku akan pergi lebih dulu, ini nomor teleponku—tidak bermaksud apapun. Hanya simpan nomor ini hingga supirmu datang, jika kau membutuhkan sesuatu atau terjadi sesuatu kau bisa menghubungiku.”

Cheonsa menatap Donghae selama beberapa detik, seakan menimbang-nimbang haruskah dia menerima kartu nama itu atau tidak. Dia tidak pernah menerima pemberian kartu nama dari setiap klien yang selalu mencoba untuk merajut hubungan lebih jauh dengannya setelah acara berakhir.

Namun untuk pertama dalam hidupnya, dia menerima uluran kartu nama itu dan membiarkan pria itu tersenyum hangat ke arahnya sebelum dia masuk ke dalam mobil.

Donghae menatap Cheonsa sekali lagi, wanita itu sudah sibuk dengan ponselnya mungkin mencoba menghubungi supirnya. Donghae mungkin akan memarkirkan mobilnya di ujung basement, dan menunggu hingga Cheonsa pergi dari sana—hanya untuk memastikan bahwa wanita itu pulang dengan aman.

Oh, sial. Disaat-saat seperti ini instingnya sebagai pria dominan selalu mengambil alih dan menganggap bahwa Han Cheonsa membutuhkannya.

Tapi belum sempat dia menghidupkan mesin mobilnya, ponselnya berdering—nomor yang tidak dikenal.

“Aku tidak bermaksud seperti itu,”

Suara seorang wanita menyapanya di ujung sana, terdengar familiar—dan suaranya terasa sangat dekat. Dia menatap Cheonsa yang menunjuk ke ponselnya. Istri sempurnanya menghubunginya. Ralat, wanita mahal itu menghubunginya lebih dulu dengan kurun waktu yang sangat singkat.

“Aku tidak bermaksud menghancurkan hubunganmu dan Raena dengan kata-kataku tadi—aku tidak bersikap seperti diriku yang biasanya.”

Donghae tidak menjawab, dia masih menatap Cheonsa seakan-akan Cheonsa adalah malaikat yang menghubunginya dari surga.

“Apa aku mengacaukan segalanya?” kini Cheonsa menatapnya, memberikan beberapa detik keheningan diantara mereka sebelum akhirnya Donghae membuka pintu mobilnya dan tersenyum ke arahnya.

“Aku pikir kau tidak perduli dengan hal itu. Aku merasa terkejut juga tersanjung mendengarnya.” Donghae berbicara melalui sambungan telepon walaupun kini mereka hanya berjarakkan mobil mewah miliknya, tapi dia maupun Cheonsa tidak ada yang menutup ponsel mereka.

“Awalnya aku memang tidak perduli. Tapi setelah membaca kisahmu yang menyedihkan, dan melihatmu menatap Raena dengan tulus—bagaimana bisa seseorang membencimu? Kau terlihat seperti seekor anak anjing yang tertindas, dan aku tidak bisa membiarkan itu terjadi.”

Donghae mengerutkan keningnya dengan tidak terima.

“Kau menganggapku sebagai seekor anak anjing?”

Cheonsa mengehelas nafasnya dengan jengkel dari semua kata yang dia ucapkan, Donghae hanya membahas tentang anak anjing.

“Tidak, kau terlihat seperti seorang pria bermulut manis yang akan berlaku seperti seekor anak anjing untuk mendapatkan hati seorang wanita.” Entah sejak kapan Cheonsa jadi menikmati pembicaraan ini, dia bahkan tidak pernah mengizinkan pria lain berbicara dengannya lebih dari dua kata—dan kini dia membiarkan Donghae menatapnya dengan dalam.

“Aku memang akan melakukan hal itu kepadamu.” Donghae berpikir sebentar lagi Cheonsa pasti akan mematikan sambungan telepon itu dan menyuruhnya untuk pergi, tapi wanita itu hanya terdiam, menatapnya.

“Then do it.”

Donghae menatap Cheonsa dengan tidak percaya, apa yang baru saja di dengarnya. Dia mematikan sambungan telepon itu dan berjalan mendekat kearah Cheonsa yang masih memegang ponselnya.

Well, my name is Lee Donghae. I’m a simple man, I just want to lay in a warm bath of coconut milk while you batter my face with your lips. Bisik Donghae sebelum memeluk Cheonsa ke dalam tubuhnya, dan mengecup bibir wanita itu dengan lembut—kedua kalinya dimalam ini, dia bisa merasakan Cheonsa tersenyum diantara pertemuan bibir mereka.

Mungkin dia akan menyesali semua ini. Menyesali bagaimana dia terjatuh pada seorang pria yang baru ditemuinya dalam hitungan jam, tapi untuk detik ini—dia hanya ingin melakukan apa yang dia inginkan. Dan untuknya detik ini dia hanya menginginkan Lee Donghae.

“Oh shit, I knew it.” Suara Cho Kyuhyun menghentikan pertemuan bibir mereka, untuk yang kedua kalinya. Dia berjalan kearah mereka dengan tidak percaya, dia telah mendengar apa yang mereka bicarakan sejak tadi—dan benar tebakannya, Han Cheonsa hanyalah wanita bayaran.

“I’ll be back soon, I have shit to handle.” Bisik Donghae diiringi kecupan singkat di bibir Cheonsa.

“Apa yang akan kau lakukan? Membicarakan hal ini kepada semua orang, seperti yang kau lakukan dulu saat hubunganku berakhir dengan Raena. Aku yang dulu mungkin akan memohon kepadamu untuk semua hal yang tidak pernah aku lakukan, tapi kini aku bahkan tidak perduli lagi dengan semuanya.”

Donghae mengedipkan matanya kearah Cheonsa yang masih menunggunya disana, membuat wanita itu menyesali keputusannya karena membiarkan pria picisan seperti Donghae menciumnya.

“Apa kemungkinan buruk yang akan terjadi? Semua orang mungkin akan menertawaiku, dan aku akan tetap melakukan pernikahanku dengan wanita sempurna ini beberapa bulan lagi. Lalu, kau? Apa yang akan terjadi dengan dirimu dan kehidupanmu yang membosankan bersama wanita dominan seperti Raena? Bukankah seharusnya kau mengkhawatirkan hal itu.”

Mungkin masih terlalu awal, tapi dia percaya bahwa dia akan menikahi Han Cheonsa dalam hitungan bulan. Wanita itu telah mengizinkannya untuk menciumnya, jadi menurutnya langkah selanjutnya berada padanya.

Kyuhyun tidak berbicara, mungkin terkejut mendengar jawaban dari pria yang biasanya selalu membungkam mulutnya setiap kali seseorang berbicara buruk tentangnya.

“Donghae kita tidak memiliki waktu tentang masalah sepele seperti ini. Kau bisa berada disini, atau—menyelesaikan bisnis kita yang tertunda.” Cheonsa berbisik lembut seraya memeluk tubuh Donghae dari belakang.

The best revenge is living well.

Dulu dia tidak pernah mempercayai kata-kata itu, tapi malam dengan Cheonsa yang berada di dalam pelukannya—dia bisa mengerti mengapa balas dendam terbaik adalah dengan menunjukan kebahagiaan kita.

“Kau tahu apa yang akan aku lakukan?” Kyuhyun menarik nafasnya dengan panjang.

“Aku tidak akan melakukan apapun. Kau berhak mendapatkan segalanya.” Lanjutnya dengan tenang. Donghae menatapnya dengan bingung, ini bukan seperti Cho Kyuhyun yang dia kenal. Cho Kyuhyun yang dia kenal adalah pria dengan ambisi tinggi, yang selalu bersiap mengalahkannya dalam bidang apapun.

“Aku berada disini untuk meminta maaf kepadamu. Tentang semua yang terjadi—selama ini.”

Kyuhyun menatap Cheonsa kemudian dia tersenyum, Lee Donghae pantas mendapatkan semua kebahagiaan ini—dia yang dulu mungkin akan memikirkan seribu cara untuk merebut wanita sempurna seperti Han Cheonsa ke dalam pelukannya, seperti apa yang dia lakukan ketika melihat Raena.

Tapi kini untuk pertama kalinya dia menyadari sesuatu—bahwa Lee Donghae jauh lebih baik dari dirinya.

“Kau benar, aku harus kembali ke dalam—meminta maaf kepada Raena karena aku tidak suka bahwa dia akan melakukan hal diluar batas seperti tadi, mengkhawatirkan hidupku bersama wanita dominan itu. Tapi bagaimanapun juga aku mencintai wanita dominan itu, so— If you need to learn from your mistakes, I’ll be your tutor. Kyuhyun menutup kata-katanya dengan sebuah senyuman, senyuman yang mungkin pertama kali dia berikan untuk Lee Donghae.

Hmm, dia terlihat baik dan manis.” Cheonsa menatap punggung Kyuhyun yang semakin menjauh, membuat Donghae dengan berlebihan memeluk Cheonsa penuh protektif.

“You’re mine—really—even if you don’t, you still are.” Bisik Donghae sambil menuntun tubuh Cheonsa ke dalam mobilnya, dan menghimpitnya dengan tubuhnya diiringi kecupan lembut di sudut bibir wanita itu.

“Well, what if I told you that I like a guy who knows how to balance being an asshole and a sweetheart. Bisik Cheonsa dengan satu tangan membuka satu tali gaunnya dengan perlahan, sebelum akhirnya Donghae tidak bisa menahannya lagi dan mencium bibir Cheonsa dengan lembut, ketiga kalinya di malam ini.

Mungkin pilihan terbodohnya telah menuntunnya pada pilihan terbaik yang pernah ada dalam hidupnya.

Dan bagi Lee Donghae, Han Cheonsa adalah balas dendam terbaiknya.

 .

.

Moving on can be so hard, but once you’ve done it, you’ll realise it’s one of the best fucking decisions you’ve ever made.” – Lee Donghae.

.

.

-FIN-

.

.

lol still trying to keep this blog alive with over flowing sweetness love from HCS-LDH, please drop a comment to support this blog and author. Kalo banyak yang suka, kemungkinan ada after story nya dari kisah yang ini.

So………..if you want after story…just drop a futcha comment.

xo

IJaggys

Summer Sale Ebooks: Shop Now!

 

About IJaggys

Sorry, am I supposed to know who you are?

31 responses »

  1. Zii says:

    Sukaaaaa bangeeettt ijaggys, dibuat ya after nya😀. Akan kah bahagia atau ada kisah kisah lainnya ??? :O

  2. Yuki says:

    I’m the one who wait this after storyy!!!
    Lanjut kak son, ini seru banget tauu.. Cheonsa sama donghae manisnya keterlaluaan… Kyu sadar juga akhirnyaa.. Jatuh cinta emang nggak bisa di prediksi yahh.. Dan Donghae salah satu contohnya hehe.. Semangat!!

  3. Raeder says:

    KOMEN DULU AHH.. KAAKKK BARU AJA MAU BUKA INI BLOG KARNA KEPIKIRAN BUAT BACA ULANG WEDDING NIGHT PART 1, EHH YANG KEDUA PUBLISH :’) KAKSON KERANG AJAIB🙂

  4. Betesda Tarigan says:

    Sedikit speechless, setelah Lovely Complex, jarang2 lo buat ff yg happy ending 😙😙
    Gw kira awalnya Cheonsa udah punya tunangan tampan, Siwon atau Rui maybe

  5. xxxharu13 says:

    Kirain bakalan sad ending .-. ternyata sweet ending ya uuuuuu butuh sequeeeeeeel

  6. mokpofish86 says:

    Harus ini kak… harus ada after storynya ini… Yang manis manis gitu yang ada PARENTAL ADVISORY nya wkwkwkwk…
    Berakhir dengan indah… Kyuhyun tumben dirimu mengalah.. ahh tapi bagus siih jangan ganggu ganggu LDHCS^^

  7. mokpofish86 says:

    Ohiya Id komen aku yang dulu itu FisHaeGyu tapi sekarng ganti jadi mokpofish86.. Aku bukan reader baru atau silent reader yang baru tobat^^ Nggak penting siih tapi cuman mau ngasih tauu

  8. shfly3424Arista says:

    Làh ujung1nyaaaa cheonsa ma hae
    Ga nyangka gyu ngalahhhhhh
    Tumben
    Ya udh gyu ama aku aja yaaaa

    Speechlessss ga nyangkaaaaaa
    Sweet mnta ampun
    Please jgn betakhir dsini
    Mau lagiiiiii
    Please chingu mau sequel atau after story

  9. rahma says:

    astagaa manis banget hcs x ldh..
    sukaaa
    butuh after storynya. pengen tau gimana kelanjutan kisah mereka berdua~~

  10. blue94 says:

    alhamdulillah kyu ngalah juga lu wkwkwk

  11. cutebabyhae says:

    astaga endingnya manis banget. berasa imbang antara Kyuhyun dan donghae yang sama sama dapat pelajaran karena cheonsa oh. Mungkin bukan hanya guru saja yang bisa memberi pelajaran tapi malaikat iblis ini bisa!😄

  12. Gushandsome says:

    Hmmm, kisahnya bisa dijadiin inpirasi di ambil hikmahnya buat yang mau nikah nih.😀

  13. kim_yeon says:

    Arggghhh !!! They are too sweet to be eaten. Hahaha >< Bleeding nose here❤
    Ku bahagia kerana pada akhirnya Kyuhyun sadar. Ku sudah cukup membenci Kyuhyun kerana dia selalu menjadi orang ketiga dan pengganggu dalam hubungan LDH-HCS.
    Awww~ Mereka berdua itu pshhh asdfghjkl
    Lovely❤ LDH-HCS
    After Story Pleaseeeeeuuu ^^

  14. nathalie says:

    Wow..semakin g sbr nunggu after story’y….penasaran bgt apa donghae bs berhasil nikahi cheonsa atw ngga…tp klo diliat sih wlwpn ditolak pasti donghae punya 1000 cara bwt bisa nikahin cheonsa…

  15. siswatihan says:

    prok…prok…prook twoshoot doang manisnya nglahin gula sekilo bhaa haa

    sayang seribu sayang dalam dunia nyata g ada situs like this bhaa haa jodoh online ??
    bnyk yg butuh ini sbner.a trmsuk eikeee

  16. yolyol says:

    AHH..SI CHILDISH YG SELALU MENAWAN HATI…xDDD
    bkin gemes.balas dendam yg cantik ini mah klu aku blg…apalg waktu cheonsa blg “Well, what if I told you thatI like a guy who knows how to balance being an asshole and a sweetheart.”
    wkwkwkwkwkwk..donghae gk payah2 meluluhkan hati cheonsa..hmm..debak!

  17. fsshy says:

    Kak, bikin after story Kyu bahagia dong. Dia udh sadar disini. Tapi jgn bikin Kyu ada di tenfah tengah Donghae sama Cheonsa ya. Hehehhehehe

  18. Naura0661 says:

    Suka bangeeeet…harapannya… akan ada after story…

  19. aomg says:

    WAAA. gila seneng banget baca endingnya. lucu banget mereka yaampun:’)))

  20. Minseokhoon says:

    Quotesnya daeeeebak!😂

  21. ji says:

    bahahahhaha di gamprat…
    happy ending donghae sma cheonsa.
    dan semoga di after story kyu ga rebut cheonsa..plis lelah saya hahahaa..
    kesian ikannya

  22. pitongtong says:

    Gue ijin capture quotes penutupnya ya ceu . Makin cinta sama lee ❤️

  23. JihaeviLee says:

    Sweet banget LDH-HCS. Suka bangetttt. Gk nyangka disini seorang Cho Kyuhyun bisa ngalah juga kkkk
    Bikin after story-nya dong kak yang manis-manis 😁

  24. Fanny_Park says:

    berakhir manissssss,,
    dengan blas dendam terbaik

    ff nya terlalu manisss sampai2 susah move on setelah bacanya😀

  25. inggarkichulsung says:

    So sweet suka bgt Cheonsa dan Donghae oppa yg seperti ini, Kyu oppa th bhw ia tdk bs lg bersama Cheonsa krn ia sdh memiliki Raena

  26. 😈 says:

    🐾🐾🐾🐾 /leave a trace for both of the part/ aloha ijaggys! im in love with hcs character here lol *pervert’s brain mode on* hv no idea to talk bcs this’s really awesome. sorry- i mean ur ff is always awesome. but really for this time i’ll just leave it until here. looking forward for the after story!!! ><

  27. Alena kim says:

    Sadar juga Kyuhyun akhirnya,kirain dia bakal balas dendam lagi.

  28. gitya says:

    Permisi, pembaca baru. Mohon ijinnya kak.. 😊

  29. gitya says:

    Ijin baca ya kak, pembaca baru.. 😊

  30. expect LDH bakal pukul2an sama CKH… ternyata,,, ^^
    hope you get your own happy ending LDH…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s