wedding

.

.

The best revenge is living well.

.

.

.

Apa pilihan terbodoh yang pernah dia lakukan?

Mungkin menuruti saran Lee Hyukjae, sahabat terbaiknya yang menyarankan menyewa kekasih disebuah situs kencan pedamping dari Internet. Ketika mengulang apa yang terjadi siang ini, Lee Donghae merasa seperti pria yang tak sanggup menarik wanita dengan kedua tangannya.

Sungguh, ini bukan masalah penampilan atau latar belakangnya. Dia sempurna. Dengan wajah tampan seperti aktor di dalam film nominasi Oscar, Donghae memiliki perusahaannya sendiri dengan mobil sport seri satu yang memenuhi pelataran rumah mewahnya.

Jadi, mengapa dia begitu frustasi hingga menyewa wanita untuk menjadi kekasihnya?

Itu adalah pertanyaan sesungguhnya. Pagi ini dia mendapatkan sebuah pesan singkat dari mantan tunangannya—undangan makan malam—pernikahan. Raena, wanita yang dulu sempat mengisi hari-harinya, mengabarkan dengan kata-kata ringan bahwa dia akan menikah malam ini.

Hubungan mereka memang sudah lama berakhir. Donghae mengakhiri hubungan pertunangan itu, karena dia merasa Raena terlalu dominan—mungkin dia tidak ingin menjadi pria dengan sub penurut di atas ranjang. Selain itu, mungkin karena dia melihat Raena masuk ke sebuah hotel bersama saingan terbesarnya—Cho Kyuhyun.

Tentu saja, jika dia memilih tidak datang, Raena akan berasumsi bahwa dia masih mencintainya dan Kyuhyun akan tertawa penuh kemenangan. Hitung juga, ini masalah harga diri seorang pria.

“Setelah melalui negosiasi yang sulit, akhirnya wanita tercantik—tersempurna—termahal, dari sistus kencan itu mau menemanimu makan malam dan berpura-pura sebagai istrimu.”

Hyukjae menunjukan layar ponselnya yang menunjukan tagihan pembayaran dalam nominal besar ke kartu kredit Donghae. Dia tidak memiliki waktu untuk beradu argument, tentang mengapa si bodoh Hyukjae, menyewakan wanita termahal yang menguras limit kartu kreditnya bulan ini.

Apa wanita itu terbuat dari marshmallow dan dikirim dari surga? Mengapa kehadirannya selama kurang dari dua jam, berharga sama mahalnya seperti mobil mewah koleksinya.

“Sebenarnya mengapa dia begitu mahal, karena dia adalah pemilik situs itu. Jadi, dia benar-benar ekslusif. Lalu, aku telah menyetujui perjanjian legal di atas materai bahwa kau tidak akan menyentuhnya, kecuali dia yang menyentuhmu untuk keperluan penyamaran. Semua wanita di situs itu memang terhormat, jadi jangan berpikir macam-macam untuk mengajaknya ke kamar hotel.”

Lebih dari membicarakan hal itu pada Donghae, Hyukjae merasa ucapan itu lebih cocok untuknya. Well, dia tidak akan menolak jika salah satu wanita cantik itu mau berakhir di dalam kamar hotel bersamanya.

“Juga, aku telah mengirimkan foto Raena dan Kyuhyun serta kisah cintamu, kesukaanmu, bagaimana kau di ranjang.” Hyukjae menghentikan ucapannya ketika menyadari kata-kata terakhirnya membuat Donghae menatapnya dengan sadis.

“Tenang saja, aku berkata kau suka permainan liar dan sungguh itu untuk kepentingan penyamaran kisah kalian sebagai pasangan suami istri. Kau tentu sadar, bahwa Raena bukanlah wanita yang gampang percaya, dia tidak akan percaya begitu saja jika kau telah menikah diam-diam di Las Vegas tahun lalu.”

Donghae memikirkan kata-kata Hyukjae dengan seksama, sebelum menganggukan kepalanya. Hyukjae memang yang terbaik, atau pikirannya memang dipenuhi oleh skenario liar tentang orang ketiga.

“Apa wanita mahal itu akan datang? Karena sejujurnya kita telah menunggunya di basement ini lebih dari satu jam.” Donghae melirik ke arah jam Armani-nya, sementara Hyukjae terus menenangkannya dengan berkata bahwa wanita mahal pilihannya itu pasti tengah mempersiapkan dirinya agar tampil sempurna.

Sebuah mobil limousine berwarna hitam berhenti tepat di hadapan mereka, seorang pengawal membuka pintu limo itu dengan sigap sebelum seorang wanita dengan bola mata samudranya dan rambut berwarna coklat nilon melangkahkan kaki jenjangnya dari sana.

“Oh, tidak calon istri masa depanku.” Guman Hyukjae dengan tatapan mesumnya.

“Oh—marshmallow dari surga.” Umpat Donghae tidak kalah bodohnya dari Hyukjae.

Wanita mahal itu bernama Han Cheonsa, pemilik situs kencan ternama di dunia. Situsnya memang khusus dirancang untuk teman pendamping pada acara-acara mendesak, seperti pernikahan mantan kekasih, acara keluarga, atau bahkan acara ulang tahun.

“Siapa diantara kalian yang akan menjadi suamiku malam ini?” suaranya terdengar lembut, dengan aroma bunga Corporel yang membuat Hyukjae mendorong Donghae ke arah tempat sampah, dan menyambut uluran tangan Cheonsa.

“Aku suamimu. Kita akan menjadi keluarga kecil yang hebat.” Serunya seraya mengecup punggung tangan Cheonsa dengan kedipan nakalnya.

Oh, Donghae lupa memperhitungkan bahwa Hyukjae, selain menjadi sampah dia bisa benar-benar memancing batas kesabarannya.

“Aku, Lee Donghae. Pria yang namanya tetera dalam tagihan kartu kredit.” Mendengar jawaban dari Donghae membuat sudut bibir Cheonsa sedikit terangkat. Mungkin terkesan dengan pemampilan impresif dari pria itu, atau dia hanya merasa lega karena dia tidak harus bersama dengan pria berwajah mesum seperti Hyukjae.

“Donghae, aku tidak yakin kau bisa menangani luapan cinta masa lalu ketika bertemu Raena nanti. Jadi aku akan menemanimu.” Hyukjae pandai bersilat lidah, dengan halus dia telah merubah posisinya mendekat ke sisi Cheonsa.

“Kau bisa menunggu disini bersama saudaramu.” Ucap Donghae dengan wajah seriusnya sambil menunjuk kearah tempat sampah, sebelum menggenggam tangan istrinya dengan lembut. Tanpa memperdulikan Hyukjae yang sudah mengumpat dalam bahasa binatang.

Oh, istri pura-puranya.

Malam ini akan semakin menarik.

 

***

.

Donghae akhirnya melepaskan genggaman tangannya dari Cheonsa ketika mereka telah berada di dalam lift sebuah hotel berbintang tempat dimana acara makan malam pernikahan itu berlangsung.

Donghae berdiri disana, mencoba menghapuskan rasa canggung dengan wanita sempurna yang lebih tertarik dengan pantulan wajah indahnya di cermin yang berada disana.

Wanita itu bahkan tidak berminat untuk sekedar berbasa-basi membuka obrolan pada pria yang telah membayarnya dengan mahal.

Satu cincin dari Cartier tersemat di jari manisnya, cincin pernikahan mereka—wanita itu benar-benar memperhatikan hingga detail terkecil. Dia mengenakan gaun malam berpotongan rendah dari Dior. Wanita mahal itu terlihat seperti kalangan sosialita Manhattan, yang hinggap di Norma’s untuk menikmati brunch mereka setiap harinya.

Mungkin apa yang dibayarkannya setara untuk semua pengeluaran wanita itu. Tidak hanya untuk datang dan menyombongkan diri ke acara pernikahan mantan kekasih, tapi wanita ini juga cocok untuk dipamerkan dalam acara keluarga—dan semua anggota keluarganya akan memujinya bagaimana Donghae bisa mendapatkan wanita sempurna seperti dia.

Pintu lift sebentar lagi akan terbuka dan dia sudah bisa mendengar suara riuh dengan alunan musik diluar sana. Drama kebohongan ini akan segera dimulai.

Baru ketika dia akan melangkahkan kakinya keluar, seseorang menahan bahunya—lalu dalam hitungan detik, dia bisa merasakan bibirnya terasa hangat dengan sentuhan lembut dari bibir wanita itu. Han Cheonsa menciumnya, dengan lembut dan perlahan.

“Donghae?” suara familiar itu membuat Donghae mau tidak mau kembali ke alam sadarnya, dan melupakan nirvana yang tengah dia gapai dari sentuhan lembut Han Cheonsa, istrinya untuk malam ini.

Raena berdiri disana dengan wajah tak percayanya, disampingnya Cho Kyuhyun menatap Cheonsa dengan pandangan takjubnya.

“Kau pasti Raena. Maafkan aku, Donghae memang tidak pernah bisa berhenti jika bersamaku. Kau tahu, dia memang pria yang menyukai bisnisnya tersalurkan tanpa tertunda.” Cheonsa meraih tangan Raena, lalu memeluk singkat wanita yang masih menatap Donghae tak percaya.

“Dan kau pasti Kyuhyun. Raena sangat beruntung mendapatkan pria sempurna sepertimu.” Kini suaranya berubah menjadi lebih rendah, dengan senyuman sugestif yang mampu membuat semua pria kehilangan akal sehat mereka.

Donghae masih berdiri disana, tidak yakin dengan apa yang harus dia lakukan atau katakan. Mungkin dia masih terlalu terkejut dengan fakta bagaimana indahnya pertemuan bibir mereka yang singkat, atau tentang  kenyataan bahwa Han Cheonsa adalah seorang professional yang berkerja dengan sangat baik.

“I must admit, you won this game.” Kyuhyun berbisik dengan suara rendahnya ketika menjabat tangan Donghae, saingan terbesarnya dalam masalah wanita maupun pekerjaan. Dia terlihat sedikit geram, mendapati Donghae membawa wanita sempurna dengan adegan menantang sebagai pembukanya. Bukankah itu yang diinginkan semua pria?

“Kami telah menyiapkan kursi untuk kalian. Aku pikir Donghae hanya akan datang sendiri, dia tidak pernah membicarakan pernikahan kalian sebelumnya.” Menyindir secara halus, itu memang yang selalu dilakukan Raena. Dia masih tidak mempercayai bahwa faktanya mantan tunangannya telah memiliki kehidupan jauh lebih baik setelah hubungan mereka kandas.

“Ya, kami menikah di Las Vegas—hanya dihadiri oleh keluarga. Donghae tidak ingin terlalu mempublikasikannya seperti ketika dia bertunangan denganmu, publikasinya sangat buruk, hingga detik ini masih banyak yang mempertanyakan apakah hubungan kalian kandas karena orang ketiga atau bukan.”

Donghae menahan ledakan tawa dari bibirnya, dia ingin sekali merekam semua pembicaraan ini dan membiarkan Hyukjae mendengarnya. Entah apa yang lebih dia nikmati, fakta bahwa Han Cheonsa mengarahkan tangannya untuk merangkul tubuhnya atau fakta bahwa Cheonsa baru saja membalaskan dendamnya secara halus.

Sementara itu Kyuhyun jauh lebih tertarik dengan apa yang dikenakan Cheonsa. Gaun berpotongan rendah, pria itu bahkan tidak menggubris ucapan istrinya ketika Raena membanggakan bagaimana Kyuhyun melamarnya di atas kapal pesiar pribadi menuju London.

“Aku rasa suamimu lebih menyukai kegiatannya melihat lekuk tubuh istriku dibandingkan mendengar kata-katamu. Kau mungkin harus berhati-hati, Raena—aku tidak ingin publikasi untuk pernikahan kali ini berjalan buruk karena suamimu menatap istriku secara intense.”

Dia yang dulu mungkin akan menutup bibirnya, dan membiarkan Raena memimpin permainan dengan menjatuhkan dirinya—lalu membanggakan kehidupannya dengan pria pilihannya.

Tapi semenjak melihat Cheonsa, wanita mahal dengan bibir sensualnya menciumnya dengan lembut, dan saingan terbesarnya menatapnya dengan takjub—apa lagi yang dia butuhkan? Selain menjadi seorang pria brengsek penuh dendam yang menggunakan istri sempurnanya sebagai kekuasaan miliknya sepenuhnya.

“Donghae, kau tak boleh berbicara seperti itu. Kau tidak akan mendapatkan apapun malam ini, jika kau tak berlaku baik.”

Oh, Cheonsa menggunakan senyuman nakalnya untuk mengisyaratkan bahwa dia mengikuti permainannya dengan baik. Dan entah karena efek alkohol dari cocktail yang diteguknya, dia kini menarik tubuh indah itu ke dalam pelukannya dan mengecup sudut bibir Cheonsa—hanya untuk menggoda kesabarannya.

Mungkin dia telah melewati perjanjian, dengan menyentuh wanita itu tanpa izinnya. Dia bisa membicarakannya nanti, tapi untuk beberapa saat ketika melihat tatapan Cheonsa menatapnya dengan penuh kasih sayang—dia ingin menganggap semua itu sebagai sebuah kenyataan. Atau dia memang hanya menikmati pembalasan dendam ini.

“Jika kau berada disini hanya untuk membuatku merasa cemburu dengan kehidupan barumu, bukankah itu pertanda bahwa kau masih belum bisa melupakanku seutuhnya?”

Donghae telah menebak kemana arah pembicaraan ini akan berjalan. Raena akan menyudutkannya, memutarbalikan fakta, sehingga dia terlihat seperti seorang pria depresi setelah hancurnya hubungan mereka. Raena akan selalu seperti itu.

“Mungkin dia hanya menyewa wanita cantik dengan penampilan sempurna untuk datang kemari. Sekarang banyak sekali situs dengan jasa seperti itu.” Kyuhyun menyesap wine-nya hingga habis, selama memandang wajah sempurna itu, dia memikirkan banyak hal. Mungkin karena kecemburuannya karena Donghae memiliki wanita secantik itu, tapi apa yang dia utarakan memang tidak masuk akal.

Mana ada wanita sempurna seperti Han Cheonsa yang bisa ditemukan di situs kencan dari Internet. Well, mungkin dia sudah mabuk.

Untuk beberapa saat ekspresi wajah Donghae berubah seketika, dia melepaskan tangannya dari tubuh Cheonsa. Jika si brengsek jenius Kyuhyun menyadarinya, maka harga dirinya akan terinjak untuk selamanya. Seharusnya dia tidak mengikuti saran si bodoh Hyukjae.

Bagaimana jika seseorang yang berada disini mengetahuinya? Han Cheonsa mungkin sudah disewa ratusan kali oleh pria-pria yang mengalami krisis kepercayaan diri seperti dirinya ke acara-acara seperti ini. Seseorang di ruangan ini mungkin menyadarinya, dan habis sudah riwayatnya di hadapan Raena dan saingan terbesarnya.

“Kalian sungguh tidak masuk akal. Aku benar-benar tidak ingin memulai semuanya.” Cheonsa mencondongkan tubuhnya ke arah Raena dan Kyuhyun dengan wajah sempurnanya.

“Kalian memulai hidup baru, menikah—memulai lembaran baru, dan Donghae sangat bahagia atas hal itu. Tapi ketika melihatku berada disini, kalian merasa bahwa Donghae tidak seharusnya mendapatkan kebahagiaan yang sama seperti kalian. Apa yang membuat kalian seperti itu? Seekor Anjing pun bahkan jauh lebih baik dari kalian berdua.”

Melakukan konfrontasi—dia tidak pernah melakukannya. Selama menemani seorang pria, dia tidak pernah mencampuri urusan pribadi mereka, bahkan hingga membelanya seperti yang dia lakukan detik ini.

Dia seharusnya menambahkan biaya tambahan atas apa yang telah dia lakukan disini. Sebenarnya, dia bisa saja berpura-pura menjadi wanita lugu dan bodoh yang tidak mengerti kata-kata sindiran halus, dia sering melakukan hal itu ketika bersama klien yang lain.

Tapi ketika melihat wajah Donghae yang menahan tawanya ketika dia berbicara kepada Raena, dan senyuman pria itu saat menatapnya dengan tulus—bagaimana mungkin seseorang bisa membenci pria dengan tatapan teduh dan senyuman hangat seperti Lee Donghae?

Seekor Anjing pun akan mencintai pria seperti Lee Donghae.

Sial, apa yang dia pikirkan.

“Mungkin tujuan kalian mengundang Lee Donghae ke dalam acara pernikahan ini, hanya untuk memastikan bahwa dia akan menderita melihat kebahagiaan kalian. Tapi sesungguhnya Kyuhyun—“

Cheonsa memandang Kyuhyun tepat di mata pria itu, memberikan beberapa detik keheningan untuk Kyuhyun menganggumi iris matanya yang indah.

“Sesungguhnya aku sangat berterimakasih kepadamu Kyuhyun, karena tanpa dirimu merebut Raena dari suamiku, aku tidak akan mungkin mendapatkan Lee Donghae disisiku detik ini. Dan untuk beberapa saat aku merasa menyesal untukmu, karena kini disepanjang hidupmu kau akan menghabisi waktumu bersama wanita yang bahkan tidak bisa menghargai dirinya sendiri.”

Cheonsa menutup kata-katanya dengan menggenggam tangan Donghae yang berada di bawah meja dalam diam.

Donghae menatap Cheonsa dengan tatapan tulusnya, senyuman hangat itu kembali terpatri di wajahnya—tanpa sadar dia mengeratkan genggaman tangannya pada Cheonsa.

Kyuhyun tidak bisa berbicara, untuk pertama kali dalam hidupnya—dia membiarkan seseorang mengalahkannya secara mudah. Dia menatap Raena yang sudah menggenggam gelas cocktail itu dengan keras, dia tahu apa yang wanita itu akan lakukan, dan dia kembali memikirkan kata-kata Cheonsa yang berputar di dalam kepalanya.

“Aku harap pernikahan kalian—“

‘PRANG!’

Kata-kata Cheonsa terputus ketika dia mendengar bunyi pecahan gelas yang keras. Kyuhyun menampar wajah Raena ketika wanita itu akan melemparkan gelas kaca tersebut ke wajah Cheonsa.

Kini semua mata tertuju pada mereka.

Oh, ini semua akan berakhir dengan buruk.

 

.

.

-tobecontinued-

.

.

Should be a oneshot but twoshot sounds fun. Anyway, I really am trying to seek my time between working, college-ing, and writing story. So to appreciate my work, you can drop one comment–not that hard–not that crippled you. lol.

xo

IJaggys

Summer Sale Ebooks: Shop Now!

About IJaggys

Sorry, am I supposed to know who you are?

33 responses »

  1. shfly3424Arista says:

    Absen duluu

    First kahhhhh

  2. nathalie says:

    Wow….daebak…suka bgt ky liat sisi lain cheonsa k’donghae…dan ky’y cheonsa sm donghae nikmatin bgt sandiwara mereka d’dpn kyu sm raena..mdh”an aja donghae dpt happy ending dr sandiwara’y ini y….

  3. - says:

    So deep. LDHxHCS are too flawess~

  4. isfifa says:

    Keep up the good work author-nim^^ cant wait any longer for the 2nd part 😫

  5. Betesda Tarigan says:

    Awwwww w suka bangetttt
    Jadi kangen Dongek 😂😂😂😂
    Semoga berlanjut ke “malam yg menyenangkan” di part 2 nanti
    Post di wattpad juga dong Son

  6. Betesda Tarigan says:

    Tampilin media juga di bagian akhir Son, kaya series yang lain, penasaran Raena kaya apa tampangnya

  7. Yuki says:

    Ini keren! Wahh.. Moodbooster banget ff ini hehehee.. Lanjut lanjut ahh nggak sabar sama kelanjutannyaa.. Apa yang akan terjadi sama mereka semuaaa.. Ohh cheonsa keuyeeeennm aneud.. Udah lah dari pada menikah pura pura mending beneran ajaa.. Cocok kokkk… Lanjut yaa.. Yuki tungguuuu 😄

  8. kim_yeon says:

    Ahhh~~ Ada juga cerita tentang Lee Donghae di hari ulang tahunnya. Jadi rindu Donghae nihhh
    Cheonsa berani n pedas banget kata-katanya. As always❤ Donghae beruntung banget. Dia ketemu orang yang lebih baik dan hebat.
    Can't wait for the next part. Keep writing Kak ^_^

  9. Raeder says:

    KAKSONN MAKASIH UDAH PUBLISH FF INI. LOVE U KAKKKK!!!
    NIAT BUAT CEK WOLFPACK TAPI EH ADA FF YANG AW BGT. MAKASIH KAKKK

  10. rahma says:

    huaaa sukaaa~~
    sandiwara yang dilakukan hcs x ldh rasanya malah ngga kayak sandiwara..
    duhh maniss.. duhh berharap hcs bisa jadi istri ldh tanpa ada sandiwara😀😀
    ditunggu chapter berikutnya ^^

  11. xxxharu13 says:

    Di sewa untuk dateng ke acara pernikahan mantan 😂😂😂 boleh juga… untuk orang orang gagal move on membantu banget lho… itu dilempar gelas kaca astaga wajah sempurna Han Cheonsa gimana itu .-.

  12. nadiatrsn says:

    Kebeneran pas lagi buka blog, baru buka home udah ada cerita yang ini. Suka deh son, kebayang aja harga hcs sama kaya harga mobil sport donghae ampuuun. Tapi guna juga ya kerjaan hcs *beneran mikirin di real life*

    Gue suka ceritanya, udah jarang baca ff, disuguhin yang ginian lagi selalu ga pernah bosen.
    Maincastnya pun tetep sama jadi ga bosen krn udah tau karakternya gimana.
    Penasaran endingnya sih, semoga aja ga lama2 biar ga penasaran haha.

    Siapa yang tau kan, mungkin abis dr kencan sewaan, beralih jadi kencan beneran di ranjang hahaha

    Thanks, Son

    Xoxo

  13. ditaaa says:

    duhh hyukjae itu yang bayar siapa, malah dia yang mau bawa cheonsa ke kondangan hahahahaha
    gila banget cheonsa dengan first stepnya kissing donghae di lift dan tepat pas raena lagi liat, good girl! pro banget xD
    itu raena sama kyuhyun udah cocok banget, sama2 pedes kalo ngomong kan kesian donghae :((

  14. Yoo says:

    woaaah tbc nya gregettt…

    ff special buat ultah donghae ya ini kakk?? kangen bgt sama abang ikan😦

    kok sweet banget Cheonsa nya disinii semoga mereka bneran nikah deh ga cuma sandiwara. dan btw aku selalu suka kak sonia deskripsiin pas donghae lg terpesona sm cheonsa.. berasa kaya emg cuma Han Cheonsa wanita tercantik di dunia ini huhu♡♡

  15. Zii says:

    Ada untungnya jg sih nurutin saran eun hyuk wkwk. Cheonsa ngrasa sesuatu ya sm ikan ? Smp sgitunya😀

  16. cutebabyhae says:

    huuu selalu ada hal manis yang tersembunyi, suka banget sama yang kayak gini mau dibilang nikah tapi cuma pura pura >< awww ngambang gimana gitu? But Donghae emang polos gitu kok😄 dan cheonsa gak sepenuhnya jadi iblis biasanya hahahaha ._.v

  17. blue94 says:

    fuck it . awsome as always kak hehe

  18. byunrifa says:

    niceeee, Hyukjae masih tetep mesum dan Cheonsa hanya untuk Lee Donghae
    Raena kalah saing nih haha cant wait for 2nd part🙂

  19. FisHaeGyu says:

    Yeeee baru cek kesini ternyata ada apdetan baru…. Haha rezeki anak soleh:v
    Ecieee yang pura pura tapi ujungnya baper beneran suka:v Awas kyuhyun jangan berani beranI ngerebut Cheonsa dari Donghae!! Udah sama si Raena aja cocok jangan semua diembat!!!
    LDHCS nggak akan mungkin satu malem deh:v
    Ditinggu lanjutannya kakk… jangan lama lama yaa’… Tapi Donghae harus sama cheonsa #maksa

  20. FisHaeGyu says:

    Baru buka ini eh ternyata ada apdetan baru haha rezeki anak soleh
    Eciee yang tadinya pura pura tapi baper beneran suka
    awas kyuhyun jangan berani berani rebut cheonsa udah sama si raena aja cocok jangan semua diembat
    ditunggu lanjutannya ya tehh jangan lma lama…. Donghaenya harus sama cheonsa yah#maksa

  21. mokpofish86 says:

    Eciee yang awalnya pura pura tapi ujung ujungnya baper beneran suka…
    Awas kyuhyun janagam berani berani rebut cheonsa.. udah sama siraena aja cocok jangan semua diembat
    Ditunggu yah teh lanjutanyya jangan lama lama😀 Donghaenya harus sama cheonsa pokoknya #maksa

  22. mokpofish86 says:

    maafkan akuu… komenan aku nyampah… error😀

  23. fsshy says:

    Aaaa, keren, bagus. Terimakasih untuk Kyu krna udh ngambil Raena dri Donghae dan Donghae pun bertemulah dengan Cheonsa. Hyuk disini kasian amat ya, tapi makasih jga krna udh milihin psangan buat dibawa Donghae. Kekkekekeke

  24. Naura0661 says:

    Oh my god… Luar biasa… seperti biasa cheonsa bisa diandalkan…

    Duh… itu kyu married dengan raena karna benar2 suka atau cuma karena saingan sama donghae doang? Dduh… pengen segera baca lanjutannyaaa

  25. aomg says:

    kaaaak yaampun rame banget:’) suka banget bacanya kak♥️♥️♥️♥️♥️♥️

  26. Lid says:

    EMANG CUMAN TEH SONIA DOANK YG BISA BIKIN CERITA TEMA MAINSTREAM JDI KEREN BEGINI :””)

  27. Kyupit says:

    Seruuu ow cheonsa terbawa suasana ampe bela mati matian donge dr raena dan kyu sidonge pasti kesenengan bgt tuh tp siapa sih yg gx akan luluh ama tatapan teduh dan senyum hangat donghae :v

  28. Minseokhoon says:

    So coollll 😍

  29. ji says:

    ikan terinya mesum tapi pinter kalo udh kepepet kek gitu wkwwkwkwk..
    cheonsannya mendalami sekali itu adu mulutnya

  30. JihaeviLee says:

    Hallo kak… aku readers baru nih…
    Keren banget ff-nya, aku suka penulisan kata-katanya, Bagus. Jadi feelnya dapet banget.

  31. Fanny_Park says:

    ff nya kerennnnn
    omoo geregettt ama wanita mahal ituuu hihihii
    dgn mudah donghae bisa blas dendam saat ini ,,
    tak sia2pun menyewa yg mahalan dikit :v

  32. Alena Kim says:

    Aku suka ff ini. Kebayang bagaimana panasnya suasana di sana,penuh dendam dan intrik. Feelnya dapet banget,pestanya jadi rusak seketika.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s