sd

.

Family Guy

 In related stories with:  Teaser | Selling The Phillips

.

Don’t break anything while you there.

.

.

“So what did you do this time?” Philip menempelkan satu plester ke kening putrinya. Mereka tengah berada di ruang fasilitas kesehatan. Sen sibuk menghisap rokoknya, tanpa memperdulikan tanda dilarang merokok.

Diluar sana, mereka bisa mendengar suara Dean tengah merayu beberapa pegawai wanita yang menggunakan rok pendek, dan kancing terbuka.

“Pretty much—everything.” Cheonsa menjawab dengan senyuman polosnya, berharap bahwa Ayahnya tidak akan lagi memblokir kartu kreditnya. Dia rela menjalankan hukuman yang lain, tapi penderitaan sesungguhnya adalah ketika kartu kreditnya terblokir saat dia berada di butik Helmut Lang.

Uhm, biar Ayah rangkum. Kau memukul seorang wanita, dimana dia menjabat sebagai pembimbingmu. Juga kau meludah ke wajah temannya. Lalu, kau terlibat baku hantam—dan kau memenangkan pertandingan dengan membuat mereka berdua dilarikan ke rumah sakit.” Jelas Philip, diikuti Cheonsa yang tersenyum senang.

“Aku memenangkan pertandingan itu, seperti biasa. Itu adalah hal yang harus kita rayakan.” Melihat senyuman bangga dari Cheonsa—membuat Sen tertawa kecil dibalik lintingan rokoknya.

Dia datang kesini setelah Cheonsa menghubunginya bahwa dia terlibat dalam sebuah masalah yang membutuhkan orang tua atau wali. Sayangnya, Philip dan Dean telah menyadap semua sambungan telepon dari nomor Cheonsa.

“Benar, itu adalah hal yang harus kita lakukan. Jadi Vodka atau Margarita?” Dean datang dengan senyuman luar biasa sempurnanya, tidak lupa dia mengedipkan satu matanya ke setiap pegawai wanita yang menatapnya penuh minat.

“Margarita dan Vodka.” Jawab Cheonsa penuh semangat, tanpa mengindahkan luka gores di keningnya dari seorang wanita yang mencakarnya dalam perkelahian tadi.

“Tapi sebelum itu, aku harus bertemu dengan Dokter Wajahku. Aku tidak bisa menghadapi dunia dengan luka buruk rupa seperti ini, Dean kau harus melakukan sesuatu.”

Mendengar permintaan Malaikat Kecilnya dengan sigap Dean segera melesat ke sampingnya, dan mengecup-ngecup luka yang tak seberapa itu di kening keponakan tercintanya.

Bunyi derit pintu menghentikan kegiatan Dean mengecup kening Cheonsa, Philip terlihat sedikit tegang—mungkin takut bahwa permasalahan ini akan di bawa hingga pihak berwajib. Sen masih sangat tenang, dia tetap menghisap rokoknya—menunggu siapapun yang melarangnya, dan bersiap menghajarnya dalam satu gerakan.

“Sorry to bother, but I guess this is Han Cheonsa’s family?” Seorang pria datang dengan satu suit juga aroma parfum mahal yang bercampur menjadi satu. Pria itu membaca beberapa lembar kertas, mungkin pengaduan atas apa yang dilakukan Cheonsa di kantor ini.

“I’m Lee Donghae, the CEO of this company. And you’re?” Pria bernama Lee Donghae itu mengulurkan tangannya kepada Philip, sementara Cheonsa berlindung dibalik pelukan Dean dan berpura-pura menjadi pot bunga.

“I’m Philip Han, Cheonsa’s father.” Philip menjawab dengan senyuman singkatnya seraya menjabat tangan Donghae, meninggalkan Donghae dengan tatapan penuh tanya. Ketika melihat Philip pertama kali di ruangan ini, dia berpikir bahwa Cheonsa—mahasiswa internship yang berada di perusahaannya, adalah seorang wanita simpanan dari pengusaha kaya. Juga, dua pria tampan di belakangnya—terlihat seperti kekasih dan simpanannya.

“Apakah kau adalah pemilik dari Philips Lengman Holdings? Aku rasa kita pernah bertemu di Malibu—saat Cookout Event tahun lalu.”

Philip mengerutkan keningnya selama beberapa saat, berusaha sekeras mungkin mengingat apa yang terjadi di annual event tersebut. Tapi mungkin ini adalah langkah yang baik untuk berdamai, jadi Philip dengan cepat menganggukan kepalanya dan mengulaskan senyuman bersahabatnya.

“Itu adalah hal yang bagus untuk memulai sebuah pertemanan.” Dean tersenyum manis, tetap menyembunyikan Cheonsa dibalik tubuhnya. Donghae mengedarkan pandangannya ke sekitar ruangan, dan menyadari seorang pria mungkin berusia satu tahun lebih muda darinya—duduk di sofa panjang dengan satu tangan menghisap batang rokok.

“Maaf, tapi anda tidak boleh merokok di ruangan ini. Kami telah menyediakan smoking room di lantai dasar.” Untuk seukuran pemilik perusahaan besar, Donghae cukup rendah hati dengan memberikan peringatan halus kepada Sen. Atau mungkin, itu semua dia lakukan karena dia tengah menghadapi keluarga multimilyuner yang berpengaruh.

“What you’re gonna do? File me a lawsuit?” Sen tersenyum dingin, memang ini yang dia tunggu. Ketika seseorang berusaha untuk menganggu Cheonsa, maka orang itu juga mengusik ketenangannya.

“Tidak, tapi mungkin aku akan melakukannya jika anda terus bersikeras.” Donghae masih memasang senyuman ramahnya. Senyuman yang selalu dia tunjukan kepada Cheonsa, setiap kali gadis itu berbuat ulah di kantornya.

Cheonsa mungkin baru berkerja disini selama mungkin satu minggu—dengan CV dan riwayat yang buruk dari tiga perusahaan sebelumnya, Donghae cukup berbaik hati untuk membiarkan Cheonsa menyelesaikan studi kerjanya.

Sebenarnya urusan seperti ini bukanlah tanggung jawabnya, dia terlalu tinggi untuk semua masalah sepele ini—tapi ketika melihat manajer personalia datang ke ruangannya, dan berkata bahwa Han Cheonsa kembali membuat masalah yang cukup serius, dia tidak bisa menolaknya lalu memutuskan untuk menangani masalah ini.

“It’s pretty cool to see you here, checking out my little baby’s body from time to time. I can file you a lawsuit about sexual harassment to my little baby.” Mendengar kata-kata Sen yang tenang dengan ekspresi dinginnya, membuat Cheonsa dan Dean saling melirik satu sama lain.

“Aku tak tahu bahwa si gila Sen begitu mencintaimu—maksudku, seharusnya itu adalah ucapanku. Mengapa tingkat obsesinya menjadi melonjak tinggi?” Dean berbisik dengan suara halus, dan mendapatkan anggukan setuju dari Cheonsa.

Philip tersenyum canggung, mengutuk insting protektif Sen kepada putrinya, Donghae bahkan tidak menatap Cheonsa sejak dia masuk ke dalam ruangan ini. Sungguh Sen bersikap delusional.

I beg your pardon? Aku bahkan tidak pernah menatap kekasihmu, juga kekasihmu telah menyebabkan kekacauan yang cukup besar sejak dia pertama kali menginjakan kakinya disini. Jadi, orang yang seharusnya melayangkan tuntutan adalah diriku—bukan dirimu.” Donghae akhirnya kehilangan batas kesabarannya, persetan dengan multimilyuner dan segalanya—dia bisa melakukan apa yang harusnya dia lakukan.

“Benarkah? Kau sungguh bersifat munafik. Kau adalah pemilik perusahaan ini, dan mengapa kau begitu tertarik menangani masalah sepele seperti ini? Manajer personalia atau sekertarismu bisa mengatasinya. Kau hanya ingin melihat Cheonsa.” Sen menarik kepulan asap dari bibirnya, berdiri dengan begitu tegap—menunggu jawaban Donghae.

Instingnya berkata bahwa apapun atensi yang diberikan Donghae saat ini, tidak jauh dari dia berusaha untuk merebut Cheonsa dari mereka. Tentu Cheonsa boleh menjalin hubungan dengan pria lain, memilih pria yang disukainya, tapi bukan berarti itu adalah sebuah usaha yang mudah.

“Sial, mengapa setiap apapun yang dilakukan oleh Sen selalu terlihat keren. Mengapa aku tidak memiliki aura mendebarkan seperti itu.” Dean selalu meratapi dirinya mengapa dia tidak terlahir dengan sosok dingin, dan mendebarkan seperti Adiknya.

“Sen, you need to go. We’ll see you at home, and don’t break anything while you there.” Philip memberikan isyarat kepada Dean agar segera mengamankan Sen sebelum sesuatu yang buruk terjadi. Namun, dengan sigap Sen menginjak batang rokok dengan sepatunya, sehingga Donghae tidak memiliki alasan untuk mengusirnya dari sana.

“Kau pikir Cheonsa akan tertarik denganmu? Jika kau berpikir bahwa Cheonsa adalah seorang gadis remaja akhir yang polos dan lugu, kau salah. Dia jauh lebih berbahaya dari itu.”

Kini Cheonsa tersenyum lebar ke arah Sen, seraya melemparkan lambang cinta dari kedua tangannya. Sementara Philip tengah berusaha menghubungi pengacara pribadi mereka, dan menyiapkan setidaknya seribu alasan untuk membela Sen dan Cheonsa di kasus ini.

“Aku terkesan. Jika kau begitu mencintai kekasihmu, mengapa kau tidak ikatkan saja dia dengan rantai Anjing dengan begitu—tidak akan ada pria yang mendekatinya.” Donghae mengulaskan senyuman sinisnya, membuat Sen menatap Donghae dengan tatapannya yang gelap. Philip dan Dean kini juga menatap Donghae dengan tatapan mereka yang tajam.

“Kau bilang aku Anjing?” Suara Cheonsa memecah keheningan disana, dia bangkit dan berjalan menuju Donghae. Mereka tidak pernah berbicara secara langsung, dan melihat iris mata samudra itu kini menatapnya dengan dalam—Donghae tidak bisa memikirkan apapun.

“Jadi aku tidak lebih dari seekor Anjing dimatamu?” kini dia berdiri tepat di hadapan Donghae, dibelakangnya tiga pria tampan itu bersiap menghabisinya kapanpun Cheonsa mengangkat satu jarinya.

“Tidak, tapi kekasihmu yang memperlakukanmu seperti seekor Anjing—“

‘BUGGH!’

Sebuah pukulan keras mendarat diwajah Donghae, membuat tubuhnya sedikit terhuyung kebelakang dan tulang hidungnya patah—mengeluarkan cairan kental berwarna merah.

OH MY GOD DAMN! HAN CHEONSA WHAT ARE YOU DOING? WHY ARE YOU ATTACKING THE CEO OF THIS COMPANY?!”  Philip menarik Cheonsa menjauh dari Donghae yang baru saja mendapatkan satu pukulan keras di wajahnya, dan tidak bereaksi sama sekali.

Sementara Dean dan Sean mulai berseru dengan semangat, berbeda dengan Cheonsa yang kini tengah mendorong-dorong Dad-nya dengan ketakutan. Gadis psikopat mana yang memukul seseorang tanpa sebab, dan langsung berlari ketakutan setelah itu? Ya, hanya Han Cheonsa.

Dan setelah itu yang hanya bisa Cheonsa rasakan adalah sebuah cengkraman erat di bahunya, saat Lee Donghae membungkukan tubuhnya untuk meraih wajah Cheonsa, dan tatapan matanya yang tajam mendekati wajah malaikat nakal itu dengan perlahan.

“ARRGHHHHH!”

Oh, ini akan menjadi perjalanan yang panjang untuk Han Cheonsa.

.

.

.

-FIN-

.

.

Family Guy

THE FAMILY GUY

 

.

.

.

he he he ternyata banyak yang excited sama series Family Guy, so here it is. Anyway, this is just the beginning of beautiful relationship between The Philips Brothers with Lee Donghae. Who knows along the way, there’s Cho Kyuhyun on it. The next chapter will be launch if this post has reached 17 comments or so x

Here’s some memorable moment of Sen smoking

sensmoke

 

 

xo

IJaggys

About IJaggys

Sorry, am I supposed to know who you are?

30 responses »

  1. minaafr says:

    WAAAA I LOVE IT!! prottective phillips are the best. dan ya, hcs kalo dibarengin sama mereka bertiga emang bakal bikin orang lain salah paham. and savage cheonsa at her best. i love her.

    i dont know why but dean philips is just awesome and my type and makes me wonder does his and sen’s love story is as ‘not-smooth’ as philip? apa mereka bakal nemu the love of their life? tapi gue mikir “oh mereka udah punya ponakan cantik idaman. what’s more?”

    good job kak son!! semangat!

  2. Betesda Tarigan says:

    Gue beneran ngakak sumpah, Cheonsa disamain sama doggy 😂😂😂
    Scene terakhir mengingatlanku pada Voldyinterworld adegan di mobil antara Kris dan HCS yg berakhir “ditendang”nya HCS keluar dari mobil
    Sennag juga Donghae bukan nelayan miskin dari Mokpo
    Oh btw, do you know “Dennis Oh”?
    For God shake he so damn look like Philip Han aka Daniel Henney, mereka bagaikan pinang dibelah dua 😁😁😁

  3. Zii says:

    Yeay ada Lee Donghae, oow😀 next pliss !! Yuhuu. . . Awal yg cukup ehm #mengesankan kasihan Donghae wkwkwk

  4. fsshy says:

    Malaikat nakal, itu menurut aku ccok juga buat sebutan Cheonsa disini.
    Sen gelap mata nih, padahal Donghae kan gada gimna gimna. Kasian Donghae digituin😦
    Kekekkekkeke
    Tapi ttep suka, ga nyangka Sen bisa seprotektif itu sama Cheonsa.

  5. shfly3424Arista says:

    Ahhh legaaaaa
    Ada juga ini calon cwok buat ngedeketin. Cheoonsa

    Tambah ketar ketirr itu han brothers

    Ap lagi. Low ada gyuuu behh tambah afdol

  6. Chocobada says:

    HUAAAAA ku jatuh cinta dengan Sen 😍

    Ga sabar nunggu kelanjutan kisah donghae nyaa. Itu d akhir, donghae nya nyium cheonsa kah? Ga kebayang muka cheonsa waktu ketakutannya haha soalnya biasanya cheonsa d gambarinnya badass hehehe

    Oh iya son, kalo boleh request, mau minta masukin heechul juga dong yang karakternya kayak yang di lovely complex.makasihh

    Di tunggu kelanjutan kisah cheonsa dengan para bidadara nya

  7. Choi Rinna says:

    Huaaaaa, cheonsa >< dia disini bener2 remaja nakal,,, keluarganya benar2 menarik anti mainstream😀 ayoo munculin jg kyuhyun biar makin greget ni family :v

  8. Weeklybiie says:

    Hai kaka😀 aku readers baru loh.. Wkwk ceritanya bagus kak, bikin deg2an .. Aduh, uncle + daddy-nya cheonsa keren2 (y) semangat nulis ya kak!!!

  9. niconiconi says:

    sen philip so cool,i love him so much.
    ada cho kyuhyun juga?wow pasti seru.ditunggu kelanjutannya

  10. FisHaeGyu says:

    Yeeeey donghae….. Udah yh kk jangan ada semut semut jangan ada kyuhyun biarin LDHCS bahagia…. Donghae ngdepin 3 cowo duper keren aja susah jangan ditambahin lagi semutnya yah kak pliss^^
    GILA!!! Aku pikr yang mukul donghae itu Sen tapi ternyata siiluminati:v
    Lgi pula sen gitu amat… Jangan galak galak om,,, cheonsa nggk mungkin jadi perawan tua….
    Semangat buat kamu kak sekalian semangat buat donghae untuk ngerebut cheonsa dri 3 cowok ganteng

  11. kim_yeon says:

    Omaigat !!! ~~~ Donghae !!! Cheonsa !!!! Can’t believe that Donghae appear in this story *luvit*
    Pretty Cheonsa what did you do to Handsome Donghae ?? Poor Donghae ><
    Kasihan sekali hidung Donghae *huhuhu* Donghae juga ngapain mengaitkan Cheonsa sama Anjing? Philip, putrimu sungguh ……..

    Hope that Kyuhyun won't appear in this story

  12. Fira says:

    Aaawwww ..
    Goddamnit tapi karakter nya nyangkut banget di hati

    I even can feel how cool Sen when he smoke awawaw

  13. Nazlyn says:

    Cheonsa hidupnya di kelelilingi cogansss,, cheonsa malaikat yang nakal,,, ada lee donghae jugaaa seruuu

  14. kate203xvg says:

    Ga kebayang gimana kalo sampe ada beneran yang punya ayah sama para pamannya yang coolnya ga nahan itu haha mana protektifnya pake banget. Si cheonsa emang hidupnya gabisa jauh jauh dari lelaki tampan kayaknya haha akhirnya si ikan donghae muncul jugaa pasti tambah seru nih

  15. Sofia TJ says:

    Anjir barbar juga si Cheonsa segala Dongae di tinju ampe berdarah 😂

  16. loewelove says:

    WAAAAH IN LOVE SEKALI DENGAN SERIES INI!

    Banyakin Sen nya dong kak, aku seneng bgt sama karakter dingin tapi cute milik Sen😂

  17. peel up says:

    tak bisa berkata-kata lagi, Cheonsa memang ahlinya bikin iri semua readers yg ada disini ;_: eye candy man everyweheeeere

  18. namgichan says:

    kenapa selalu gw masuk pas di komen yg ud 17. LOL .

    itu donghae ngapain yaak ?
    seeenn awesome uncle ..hahahaha

  19. […]  In related stories with:  Teaser | Selling The Phillips | Misread […]

  20. cutebabyhae says:

    Perjalanan yang sangat panjanggg ketika han cheonsa ketemu ikan amisnya😄 so happy . Apalagi baca cerita yang pemernnya tampan semua hahahaha. ups kasihan si cheonsa cantik kayak gitu dibilang anjing. mungkin jenis anjingnya bulldog. hahahaha

    Well~ aku mulai berpkir untuk mencuri uncle uncle malaikat cheonsa saat ini juga. sepertinya jatuh cinta deh sama sen . btw scene terakhir itu ngapain?

  21. […] related stories with:  Teaser | Selling The Phillips | Misread | Perfect […]

  22. nathalie says:

    Aigoo…can’t wait for the.next story..

  23. xxlvcswxx says:

    Finally LDH is back! Love this series so much❤❤ thankyou kak son.❤❤

  24. […] related stories with:  Teaser | Selling The Phillips | Misread | Perfect Strangers | Secret […]

  25. Dion says:

    Oh damn. I bet this will be more interesting from now on.

  26. […] related stories with:  Teaser | Selling The Phillips | Misread | Perfect Strangers | Secret Hours | […]

  27. JihaeviLee says:

    Serius sifat Cheonsa masih labil banget haha maklum sih dia dibesarkan sekeliling cowo-cowo jadi gitu deh, nakal, jahil tapi nggemesin pengen jitak kepalanya.

    Btw i love it. Ada Donghae ❤❤❤

  28. xixi says:

    AH SERIUS JATUH HATI SAMA SEN😦 gila dia itu se-cool itu ngalahin kyuhyun, dan deg-degkan pas bagian sen ngeluarin kata2 buat ngebela cheonsa huhu dan bagaimana bisa sen disini jadi prioritas pertama yg bkn deg-degkan dan bkn senyam-senyum, huhu gila cheonsa dipecat berkali-kali memang kelakuannya jahanam sekali huhu dan donghae tolong jgn bkn sebel cheonsa sama keluarganya, soalnya ntar ijin mau memiliki cheonsanyaa susah wkwk

  29. Snowcho says:

    Cheonsa sifatnya bener2 kekanak-kanakan dan manja banget. Maklum sih,dia dikelilingi dan sangat dimanja sama ayah dan paman-pamannya. Sen udah kayak cowoknya aja.haha
    Yakin nih,donghae beneran gak tertarik sama cheonsa ??

  30. Go Ahn Na says:

    Waah beruntung Cheonsa.. Diharapkan dari pada menjadi samchon Dean yang dan Sen lebih cocok oppa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s