ad

.

.

You don’t get to control someone’s response to being called that “Bitch”.

.

Mental Note: You should read this my beloved readers. [UPDATED]

.

Hi my fellow readers, I come here today writing to you because I have to. I hope you guys read this post till the end, it contains so much thing for you–and I’d be glad if you can learn something from this post.

Jadi, sudah menjadi rahasia umum bahwa IJaggys adalah target utama dalam plagiat maupun copycat. Banyak yang merasa bahwa IJaggys adalah role model mereka, role model yang secara ga langsung menegaskan bahwa “If you’re not a bitch, then you’re not cool.” it seems so wrong in many levels. Walaupun, tidak ada statement langsung, tapi kalian semua pasti selalu menggambarkan sosok IJaggys sebagai:

  • Bad bitch.
  • Sarcasm.
  • Douchebag.
  • Badass.
  • Cool.
  • Jahat.
  • Seenak jidat.
  • Selalu dapet apa yang di inginkan.
  • Pemberontak.
  • Egois.
  • Arrogant.
  • Prick.
  • Malin kundang.
  • Nachkal.

Kemaren gue baru aja belajar branding, terus kemaren juga gue baru baca masalah image branding. Entah kenapa, gue baru tersadar bahwa image branding itu bukan berasal dari apa yang kita ciptakan–tapi dari prespektif yang berkembang sehingga menjadi sebuah asumsi yang melekat di diri seorang.

Image gue selalu terkenal jahat tapi keren. Brengsek tapi awesome. Apasih? Gue gak pernah mengeluarkan sebuah statement resmi bahwa “Ini loh gue, IJaggys, brengsek tapi keren. Kalo ga brengsek ga keren. Ga nakal, ga keren.” 

Tapi kalian yang menciptakan image gue seperti itu di kepala kalian, dan buruknya–hampir dari setengah populasi pembaca di blog ini, punya slight obsesi untuk merubah jati dirinya menjadi IJaggys. Secara galangsung kalian ngebuat image gue menjadi role model yang patut untuk ditiru, apapun itu, walaupun kalian tahu bahwa apa yang gue lakukan itu ga selalu bener–dan salah.

Rasional kalian udah ketutup dengan image branding diri gue. Kalian jadi silau, sampe kalian ngehancurin real self kalian untuk berusaha menjadi seperti apa yang gue lakukan. Gue post foto belakangnya ada Marlboro, tiba-tiba lo semua jadi penikmat rokok. Gue post foto makanan, lo semua langsung ngepost makanan yang sama. Gue nulis quotes, besoknya itu quotes udah ada di semua bio social media lo ples caption instagram lo. Gue, ngeluarin kata-kata kasar–lo semua langsung lupa sama pendidikan Bahasa Indonesia, lalu mulai ngomong kasar kaya gue.

The main point is, gue merasa bertanggung jawab dengan semua ini. Dulu sih gue bodo amat, tapi semakin dewasanya gue–gue jadi mikir, udah berapa remaja ababil yang telah gue hancurkan karakternya karena mereka memiliki obsesi untuk hidup kaya gue? Now, you read it.

Bukan salah gue. Gaada yang nyuruh elo semua buat niru gue.

Gampangnya gitu. Tapi sekarang, semakin banyak yang meniru semua sifat gue. Gosh, I fully choose this kind of life, so do you. 

Kenapa gue tiba-tiba buat Live Journal ini? Karena kemaren, ada adek manis namanya Siska Alfia yang meninggalkan komentar di blog gue dengan username yang tak pantas–apalagi komentar yang ditinggalkan sangat tidak pantas.

Cn4cyZTUEAAPzRA.jpg-large

 

Gue buat ini bukan bertujuan untuk mempermalukan Siska atau siapapun. Gue nulis Live Journal ini karena gue pengen kalian ngerti, bahwa kalian jauh lebih baik tanpa harus mengikuti gue. You guys are more better than that.

Pasti semua pada mikir “Loh kok marah gitu doang?” lalu daku ingin mengembalikan pertanyaan yang sama ke kalian yang membaca ini, kalian tersinggung ga kalo tiba-tiba ada orang yang kalian gatau siapa terus manggil kalian “Hey bitch kuliah dimana?” seakan-akan kalian gapunya nama, dan nama kalian di akte lahir emang Bitch.

Nama gue keren-keren Sonia Bianca Permata Basoni, nama yang udah di akekahin sama satu kambing, nama yang udah dipersiapkan secara hikmat dan faedah oleh kedua orang tua gue yang gaul–kenapa tiba-tiba ada orang yang gajelas manggil gue “Bitch” kenal juga ngga. Nyaho maneh juga ngga. Tersinggung lah.

Lalu, berusaha untuk cooling down dan berpikir bahwa si gasopan ini cuma bercanda doang. Sampe akhirnya si gasopan ini nge ask gue di ask.fm:

“Hey bitch kuliah dimana?”

“Teh sonia masih bitchy kan?”

Dua pertanyaan inilah yang membuat gue tersinggung. Si gasopan ini seakan-akan udah kenal sama gue dari jaman gue masih nonton Jin dan Jun sampe Oh Mama Oh Papa. Seakan-akan si Siska ini udah kenal sifat gue banget gitu, dan seakan panggilan Bitch untuk gue adalah hal yang berfaedah.

Gue gamasalah temen-temen gue di real life manggil gue “Jalang” – “Mure” – “Bitchy” karena mereka kenal deket sama gue, dan mereka bilang kaya gitu sebagai girls code. 

Jadi, ketika ada seorang anon yang gue udah tau profilenya, dateng ke ask.fm gue dan mengeluarkan kata “Bitch.” gue merasa sudah menjadi kewajiban gue untuk meluruskan hal ini kepada dia, dan kepada kalian yang masih terobsesi menjadi IJaggys.

Jangan tanya gue bisa tahu darimana profile si Siska ini padahal dia nanya pake anon, di hal-hal seperti ini gue adalah yang terbaik. Jadi udah deh jangan macem-macem sama gue, mau pake anon kek mau pake fake email kek mau pake ip address kek, kalian semua tuh bakal tetep ketauan. Don’t try to mess up with me.

Sanking keponya sama kehidupan gue, Siska ini sampe kepo menggunakan Google Search yang ke record di search terms di blog ini. Ketika melihat orang lain membuang waktunya untuk mencari tahu tentang kehidupan gue, I feel pity for you.

Screen Shot 2016-07-22 at 4.24.35 PM

Gue akhirnya menjawab pertanyaan dia di ask.fm dengan super panjang, namun dia send report ke ask.fm sehingga answer gue di delete secara otomatis sama ask.fm sampe dua kali. Makanya gue berinisiatif buat live journal ini, sekalian re-answer, dan biar kalian tahu bahwa gue concern dengan hal ini.

Untuk Siska, I know you’re reading this right now. Kamu kan penulis juga, punya blog juga, pakai hijab lagi–harusnya kamu lebih tahu sopan santun dari aku. Cuma gapapa, anggep aja ini pelajaran dari guru Bahasa Indonesia kamu ya dek manies🙂

Question: “Hey bitch kuliah dimana?” 

From: Siska AlifaUsername: Kichiflowerhttps://kichiworld.wordpress.com

 

.

Answer From IJaggys: 

Hi Siska Alfia, I’m glad you dropped two questions to my ask.fm. You probably had read the first one, but someone reported my answer so I feel like my duty to re-write the speech for you. You probably still suprise why could I spill your real profile in just one anon-question. I have the best experience at stuff like this, so don’t ever think to mess up with me everyone. I come with warning label.
.
First, I’m so offended you calling me as a “bitch”. It’s so direspectful in any kind or shape form.  You don’t get to control someone’s response to being called that “bitch”. And I want to tell you THAT IT’S NOT OKAY TO CALL SOMEONE YOU BARELY KNOW AS A BITCH. I don’t even know you. Even if you’re referring that as a joke. 
.
Yesterday, I received your malicious comments on my blog–with inappropriate domain name, saying you only like me because my bitchy attitude and overtimes calling me a bitch, a harsh word you should never use for addressing someone in first place.
.
I feel like I have a tons of responsibility to your action. I feel like it’s my duty to give an explanation for teenagers who happen to be my readers. There’s a thousands teenager outhere that justifies my action and my lifestyle and my attitude, and I did not approve that.
.
People may see that I’m enjoying my role as this rebelious one. But I’m not, upon seeing you guys labeled me as your role model. I don’t want to be your role model. God, I wish I knew how to stop them from coming after me. I fully choose this kind of life, so do you. You can’t just throw malicious to everyone in order to be a rebelious cool teenager act. You’re better than that.
.
Last, I’m not mad at you even when it sounds like I am. More than feeling mad, I feel pity for you. Look at you, you’re wearing hijab, you probably have a better life than me. But seeing you destroying your real character to be me, is kinda pathetic.
.
Usually, type of things like this could make me go from “Badass” to “Bastard” but now since I’m turning 20 this year–lot of things have changed. So instead, saying fvck you–i’ll say, be better.
.
Screen Shot 2016-07-22 at 3.53.54 PM
.
.
Itu adalah jawaban IJaggys untuk Siska dan semua orang yang bertanya-tanya. Untuk kalian, sudah seharusnya kalian menjalani hidup yang kalian miliki sekarang.
.
Don’t try to be cynical demeanor.
.
Don’t try to be someone you hate, and don’t try to impress someone you didn’t know.
.
There is no existence more troublesome than that of an incomprehensible human.
.
So instead trying to be me, you can try to be better.
.
.
.
UPDATED
.
.
.
So apparently someone was offended about my long ass reply to her comment on this post.
 .
So, just want to tell you real quick– Dear @yyyrrr, if you don’t like my post–my replied–my long ASS explanation. You can go fxxx yourself, outta here. Go to another blog that pleased with your action sharing my e-book with your friend–even you had read the copyright statement on email. Still, you didn’t bother–because Oop, some ASS like you wouldn’t understand🙂
Screen Shot 2016-07-23 at 4.33.44 PM
.
.
xo
IJaggys

About IJaggys

Sorry, am I supposed to know who you are?

29 responses »

  1. Great!
    Setelah baca ini gua jadi ngerasa kalau anak anak remaja jaman sekarang aneh aneh. Perilaku – Bahasa – Media sosial.
    Itu tindakan yang bagus, dan tepat🙂
    Well, “You guys are more better than that” is a good quotes.
    Kayak kata lu, gua berdoa semoga mereka bisa jadi diri mereka sendiri. 🌸🌸🌸

  2. Iya sih emang, aku jadi kayak ngerasa kalo kelakuan han cheonsa itu biasa aja – gak buruk- soalnya aku ngikutin blog ini dari lama banget, apalagi sejak belu e-book yang silver of her, aku mulai kepengaruh kalo rokok buat cewe itu okay aja, kalo ngomongin hal kayak ‘dick’ itu gapapa . itu aku sempet kepengaruh, hampir ngerasa kalo kelakuan kayak gitu cool, berhubung aku baru 18 tahun dan kayak masih nyari jati diri. Aku ngerti sih. Kenapa si ‘s’ itu sampai seperti itu, mungkin dia mikir kayak joke, tapi mugkin gak tepat karena dia juga masih labil. Mungkin. Dan kayaknya teh Saran aku dia foto sama namanya samarkan deh kasian juga kan. Soalnya kita berperan sebagai orang yang lebih dewasa di sini. Saran aja ya teh inimah bukan ngeguruin.

    • IJaggys says:

      I’m typing this while drinking Margarita, and you probably know where I am right now. So I think I have fully right to post the content in my blog. And you have a free right to sound your voice.

      chillax.

  3. celinaziz says:

    Miris, Makin kesini makin banyak kelakuan anak2 indonesia yang memprihatinkan,
    Dan aku makin kagum sama kak son, kak son sadar kalau banyak yg jadiin kakak role model, banyak yg ngerasa jadi sperti sifat yg kakak jabarkan diatas itu keren, tapi kakak gak mau reader kakak ngikutin kakak, padahal banyak loh orang yg terkenal d dunia maya malah bangga banyak yg ngikutin perilaku buruk mereka, mereka gak peduli kalau yg mereka lakukan itu banyak ngerusak orang, dan banyak dari mereka lebih tua dari kakak. Walaupun sifat kakak sperti itu tapi kakak tetap memperhatikan orang..
    Menurut aku sih gak apa2 kakak sejelas itu buat nama dia, biar buat efek jerah untuk yang lainnya, jadi kalau mau buat seperti itu ya mikir2 panjang.

  4. siskaalfia says:

    Dear kak Ijaggys
    Maaf kak karena aku sudah sangat mengganggu kakak dan maafin aku karena seperti sudah menjadikan kakak sebagai role model . Masalah di ask fm sumpah demi apa pun aku gak pernah report postingan itu.
    Sekali lagi maaf kak.

  5. loewelove says:

    Baca ini jadi makin amazing sama IJaggys sendiri, karena di dunia wordpress ini gaada yang pernah punya big impact ke readersnya kaya IJaggys.

    Yang ngaku senpai, harusnya baca post-an ini. Kalian boleh merasa senpai, tapi definisi senpai yang sebenarnya adalah ketika karya dan author begitu dicintai oleh pembacanya bahkan hatersnya🙂

    So proud to be your fans!

  6. […] melihat postingan kak Ijaggys tentang saya di blognya [ Live Jurnal ] itu seperti tamparan keras untuk saya dan oke saya tidak boleh melakukan hal-hal seperti itu […]

  7. […] melihat postingan kak Ijaggys tentang saya di blognya [ Live Jurnal ] itu seperti tamparan keras untuk saya dan oke saya tidak boleh melakukan hal-hal seperti itu […]

  8. fsshy says:

    Yah, mgkin mereka masih abg labil ya jadi niru org dan mencari jati dirinya sendiri *yaelahtuabangetkatakataakupadahalmasih18
    Well, siapa pun psti bakalan meradang klau dipanggil gitu sama org yg bhkan gatau kita gimn yg cuman tau lewat blog atau medsos.
    Tapi serius kak, kagum aku sama kamu yg smpe bisa nyelidikin smpe gitu, salut aku

  9. Septia08880 says:

    Aku salut sama Kakak, sampe kepikirian kayak gitu. Ada niat untuk meluruskan semuanya, di luar sana mungkin mereka-mereka yg sifatnya digoals-in orang-orang bakal seneng karena banyak pengikutnya yg meniru perangai mereka, padahal kan jaman sekarang yg gaya hidup di goals-in itu yg-udahlah-cukup-sudah-hayati-lelah-melihatnya. Tulisan ini memperlihatkan betapa care-nya kakak pada orang-orang, respect. Efek juga kali ya atau mungkin jarang banget karakter perempuan yang punya behave agak kurang baik dijadiin tokoh utama tapi kakak memolesnya sukses bgt jadi ya gitu pandangan pembaca pada orang tipe kaya gitu di dunia nyata juga udah agak lembut?/ Aku sendiri kagum sama karakter Cheonsa apalagi sama penulisnya *modus* tapi kalau misal karakter Cheonsa ada di sekeliling hidup aku, nggak kebayang deh. Asa jauuh, gitu. Kalaupun emang ada pasti akunya menjauh :”‘”‘))))Hahahaha dasar :” Alhamdulillah yah efek samping baca ff di sini nggak se waw kasus di Jurnal, aku melihat Han Cheonsa adalah tokoh fiksi yang berkarakter beda dari yg lain, dgn kehidupan yg sudah ditakdirkan oleh IJaggys, dan IJaggys adalah penulis yg humble dan care pada para pembaca, teguh sama karakter yang diciptakan untuk tokoh-tokohnya, sedangkan untuk badass, arrogant, nackhal atau yg lainnya biarlah itu untuk kehidupan IJaggys sendiri. Panjang amat perasaan komen aku .-. Tapi semoga kakak bisa membaca komenan ini dengan lancar?/ *apadeh*

  10. yyyrrr says:

    Kalo aku, intead of thinking you’re like a ‘role model’,

  11. yyyrrr says:

    Aku lebih liat ke sebagai ‘one of the people i can relate to’, jujur aja ya, dari 14 poin yang kamu tulis di awal tulisan, aku ngerasa kalo paling engga 10 nya ada di aku, dan entah kenapa gaya penulisan kamu itu emang cara penulisan yg menurut aku bisa memenuhi selera dan standar aku bgt dibandingin sama penulis lain, so yeah.

    • IJaggys says:

      Hallo, this is a quick explanation for you.

      There’s a thin line between “relate” to “inspired”. I’ve heard that a lot, that some people relate to me. But the bitter truth is, you are not.

      You felt the relate tension because aware or not, you’re implementing yourself to be more like ‘IJaggys’

      It’s rhetorical theory, you can read it on 101 Physic books. So, when you say “you’re not a role model, you’re just someone I can relate to.” Its utterly total crap.

      And It’s my duty to explain this.

  12. xx says:

    abg labil mirip fans awkarin wkwkww..
    tobat kamuh deq

  13. Wah! Postingannya keren! Aku emang belum lama banget tau blog-nya Kak Sonia ini, aku tau blog ini juga dari sjff. Jadi aku belum paham banget sama kebiasaan2 kakak dalam hal apa pun itu, terutama menulis.Dan aku baru tau kalau Kak Sonia dipanggil pake panggilan kayak gitu sama orang lain. Tersinggung pasti ya Kak, secara itu kata artinya kasar banget, yah semoga orang2 yg pernah manggil Kak Sonia kayak gitu, diberi hidayah😂😂😂

  14. namgichan says:

    Gw baca live journal ini trus baca juga permintaan maafnya siska itu.

    resiko seseorang yang ud famous ketika dia dijadiin role model oleh orang – orang sekitarnya even dia gak kenal secarapersonal. tapi dari apa yang diliat atau (dalam hal ini) ditulis, pasti ngebentuk mindset baru di anak2 yang baca blog ini.
    seneng si baca tulisan ini buat sedikit mengingatkan untuk lebih sopan dalam menyapa di socmed. soalnya entah kenapa gw perhatiin akhir2 ini banyak banget anak2 labil seusia SMP-SMA kelakuannya juga makin gajelas dan gabisa bedain antara dunia maya dan real life.
    Gw yang baca2 tulisan lw dari lama banget dan banyak live journal lw si seneng aja dengan gaya cerita yang lw buat dan suka ngakak dengan cerita2 real lw, but it doesn’t mean I wanna like you. wqq.😛

    buat siska,, permintaan maaf si gampang diucapin. yang palig penting tolong jaga sopan santunnya. malu sama hijabnya.

  15. Speechless lah baca ini Son. Lu emang one of million lah. Sempet kesinggung juga sih, krn gua bnr2 fans lu bgt dari jaman oppa2 suju masih kiyut haha Malah gua juga rajin bgt tuh screenshot atau copas quotes di postingan lu buat jadiin status bbm wkwkwk
    Tapi yg lu bilang emang bnr juga bener sih 😄

  16. punyaharkina says:

    wow! i feel like you’re seriously matured up, son! hihihihii
    tambah dewasa tanpa kehilangan ciri khas “badass” lo, kalau buat gue yaa!😉
    and bangga ih liat sonia bisa “nyentil” para pengikutnya (pengikut yang ikut-ikutan?? Hihihii) yang kebablasan plus mengingatkan mereka kalau lebih baik mereka jadi diri mereka sendiri dibanding ngikut-ngikutin gaya orang lain.

    thumbs up lah buat sonia mah! hehehee

  17. FisHaeGyu says:

    “Kenal maneh juga nggak ” kak aku ngakak sumpah pas baca ini… Tapi itu orang emang nggak sopan… SKSD alias sok kenal sok dekat:v.. tapi emang kesini kesini anak indonesia emang pada songong#apaandeh
    Jujur aja kak.. aku suka sama sifat kamu ngak tau kenapa aku merasa wow aja sama sifat sifat kamu… omongan frontal kamu justru malah jadi semacam penghibur buat aku#diinjek
    Walopun menyakitkan:v
    Pokonya tetep semangat buat kamu yah kak^^

  18. ya ampuun sampai segitunya dia ngefans sama kamu sonia. Ckckck..
    Pdhl banyak perilaku yg lbh positif dr km son yg dpt di tiru selain your sarcasm and your badass..
    Makanya, aku suka sama kamu son, apa lg klu udh bikin live journal kaya gini. bawaan nya pengen senyum. ^^

  19. jia kim says:

    Aku langsung inget sm kontroversi Taylor swift sama Kanye West, aku rasa ngga ada orang yang mau dipanggil ‘bitch’ .
    Pasti annoyed banget klo ada orang ga dikenal tau2 manggil bitch ,ga ada angin ga ada bledek , ewh.
    Aku jg brpikir kalo cewe2 badass , arogan , sarkastik ,bitchy … itu keren. Tapi keren nya classy gitu, berkelas. Krn disamping bitchy attitude nya , mereka juga smart&talented.
    Tapi klo buat orang2 yg cm ikut2an sok2 bitchy ‘semau gue’ kaya gitu malah eewwhh….. disgusting. Krn mreka bhkan ga bs baca situasi, kondisi, dg siapa mereka bicara & brhdapan.
    They’re fake , sekeras apapun mreka nyoba ngikutin ky gtu , those girls will never be Ijaggys, the person that we adore so much😀
    Mungkin masi banyak abg abg seperti neng S diluar sana,, miris mmg. Aku aja kalo ada abg ngomong “njir,anjay lu, kampret, semvak lu” , etc ke aku, aku kadang masi tersinggung. Seolah2 semua kata2 itu biasa aja & boleh diucapin ke smua orang. -_-

  20. raissagyu says:

    Mungkin dia kayak gitu krn kepengen jadi keren kayak kak ijaggys juga mungkin ya wkwk. Tapi dari apa yg tertera dipostingan ijaggys kali ini, aku rasa itu orang udah kelewatan batas deh tingkat ‘westernisasi’ nya. Bukannya keren, kesannya malah jadi iyuhhh.
    Fufufff kesihan syekale mereka ang seperti itu ya. Semoga kedepannya orang-orang yang macam begitu mendapatkan hidayah dari tuhan. Amin.

  21. xoloveme says:

    Semenjak kuliah, aku tuh jarang mampir ke blog kamu. Tapi tiap aku nyempet”in blog kamu buat baca ff, apalagi sekarang kamu mulai nulis ff yg ada mingyu sama wonwoo yg notabennya adalah biasku, aku makin nyempet”in buka blog ini. Dulu,tiap aku mampir pasti langsung nyari updatean ff baru tapi sekarang jadi lebih penasaran dan nunggu updatean live journal kamu sejak live journal yg bahas tentang bullying itu. Sejak itu jadi seneng baca live journal kamu daripada ff kamu. Tiap baca live journal kamu tuh aku kek ngerasa “wah, sonia makin ke sini makin dewasa ya pemikiran-pemikirannya”. dan aku tuh ngerasa bangga bisa kenal blogger kaya kamu yg sekarang. Karena aku tuh mikirnya kamu ga bakal mikirin yg beginian😰.

    • xoloveme says:

      Btw, Son, kamu kepikiran ga sih buat ngebukuin semua live journal kamu dari yang dulu-dulu sampai yg terbaru? Ku baca-baca live journal kamu tuh bagus, ada pesan moralnya. Makin kesini makin berbobot.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s