gangnam love story 10

.

.

Prologue | 2 | 3 | 5 | 6 | aes·thet·ic |  8 | 9 |

.

.

.:Oublier le Passé:.

.

.

Cho Kyuhyun memasuki summer house itu dengan perasaan yang tidak menentu. Suara dalam kepalanya berkata, bahwa apa yang dia lakukan detik ini benar-benar tidak masuk akal—dan sangat salah.

Tapi dia tidak bisa menepis fakta bahwa, apa yang terjadi malam itu di tepi danau selalu memenuhi pikirannya setiap saat. Tidak ada yang terjadi malam itu, dia memeluk Cheonsa dengan erat hingga gadis itu tertidur di dalam pelukannya. Lalu saat semburat matahari fajar mulai terlihat, dia membangunkan Cheonsa dengan kecupan lembut di kening gadis itu.

Mereka tidak berbicara, Cheonsa hanya tersenyum singkat sebelum dia memutuskan menghubungi pengawalnya dan sebuah mobil limo berhenti di ujung jalur perkemahan.

Derap langkah menginterupsi pikirannya. Han Cheonsa melangkahkan kaki jenjangnya menuruni tangga kayu dengan gaun malamnya yang indah. Cheonsa terlihat begitu sempurna tanpa harus berusaha, membuat Kyuhyun menatapnya dengan takjub sebelum akhirnya dia menyadari apa tujuannya kesana.

Monsieur Cho apa yang kau lakukan disini? Aku harap aku tidak melupakan jadwal pertemuan kita, tapi aku telah membaca ulang jadwal pertemuan kita—dan hari ini bukan salah satunya.” Cheonsa selalu berubah menjadi orang yang sangat sistematis ketika dihadapan orang banyak, beberapa pelayan dan pengawal perlahan mulai meninggalkan mereka berdua untuk memberikan sedikit ruang privasi.

“Aku hanya ingin membicarakan tentang apa yang terjadi saat—“

“Aku tahu. Itu semua hanya sebuah kebetulan. Aku berharap itu tidak menganggumu.” Cheonsa memotong perkataan Kyuhyun dengan senyuman singkatnya. Dia tidak ingin berasumsi lebih jauh, dia akan membiarkan Kyuhyun memutuskan apa yang terjadi malam itu.

“Tidak. Justru aku hanya tidak ingin membuatmu merasa tidak nyaman, atau—“ Kyuhyun tidak berhasil menemukan kata-kata yang ingin dia ucapkan.

“Nona Han, Tuan Philip telah menunggu anda di rumah. Dia mengharapkan anda agar segera hadir di dalam acara makan malam.” Seorang pelayan menginterupsi pembicaraan mereka dengan singkat sebelum kembali meninggalkan ruangan itu.

“Aku tahu apa yang akan kau katakan, dan aku tahu itu tidak berarti apa-apa untukmu atau diriku. Jadi kau tidak perlu cemas akan hal itu.” Cheonsa kembali mengulaskan senyuman di wajah indahnya seraya membenarkan posisi anting di telinga kanannya. Kini Cheonsa telah berubah menjadi seseorang yang menutupi seluruh emosi dan perasaannya dengan sangat hebat.

“Baiklah, maaf telah menganggu waktumu. Aku harap makan malammu dengan Ayahmu berjalan menyenangkan.” Kyuhyun mengangkat satu tangannya sebelum dia melangkahkan kakinya keluar menuju mobilnya.

“Tunggu.”

Cheonsa menyamai langkahnya, dan menatap pria itu tepat di manik matanya.

“Apa kau kemari hanya untuk membicarakan hal itu?”

Kyuhyun tidak menjawab. Dia menempuh waktu empat jam kemari hanya untuk bertemu dengan gadis itu dan membicarakan hal yang seharusnya tidak mereka bicarakan. Cheonsa menatap wajah Kyuhyun untuk beberapa saat, sebelum dia merendahkan tubuhnya dan mengecup pipi Kyuhyun dengan lembut.

“Be safe.” Bisiknya sebelum dia berjalan menuju limousinenya, meninggalkan Cho Kyuhyun yang masih berdiri terdiam disana.

***

.

Samantha mengambil satu baki berisi empat cangkir kotor dari meja pelanggan yang baru saja meninggalkan kafe itu. Dia menarik nafasnya, hari ini cukup melelahkan. Ini adalah penghujung minggu, dan semua orang lebih memilih menghabiskan waktu luang mereka untuk bertemu sahabat dan keluarga di sebuah kafe atau tempat hiburan lainnya.

“So dinner is almost out.” Suara familiar itu menghentikan kegiatan Sammy dari barisan cangkir kotor tersebut. Kris Duizhang berdiri di hadapannya dengan tatapan yang lebih bersahabat, pria itu masih menatapnya dengan dingin tapi mungkin itu memang hanya ekspresi wajahnya.

“Apa Cheonsa tahu kau berada disini?” dia tidak bersungguh-sungguh menanyakannya. Kris tersenyum singkat, melayangkan pandangannya kearah lain, seakan berpikir apa yang akan dilakukan Cheonsa jika dia menemukan Kris mengunjungi salah satu sahabatnya—mantan sahabatnya, mungkin.

“Apa Cheonsa pernah perduli tentang hal itu?”

Sammy sedikit terkejut mendengar jawaban retoris dari Kris. Dia tahu Han Cheonsa, tidak pernah memperdulikannya. Lupakan tentang summer camp mereka, Cheonsa bahkan menghilang di tengah malam—dan Kris mendapatkan kabar bahwa Han Cheonsa telah meninggalkan perkemahan itu sejak dini hari.

“Jadi apa kita akan mencoba restoran cepat saji yang tempo hari kita bicarakan?” Kris bertanya tanpa mengalihkan matanya ke Sammy. Sementara Sammy hanya terdiam, dia memikirkan Cheonsa. Tidak perduli seberapa dingin Cheonsa terhadap Kris, pria itu tetaplah tunangannya.

“Mungkin kau bisa mencobanya dengan Cheonsa.” Sammy dengan jelas membuat garisnya, bahwa dia tidak akan melakukan apapun yang akan menyakiti Cheonsa. Hubungannya dengan Cheonsa memang memburuk, tapi dia tidak ingin melihat Cheonsa menderita. Karena Cheonsa tidak pernah melakukan apapun kepadanya.

“Ya, aku akan mencoba menghubungi Cheonsa.” Kris menyadari bahwa Sammy tidak ingin melanggar garis terlalu jauh. Dia terlalu menghargai persahabatannya dengan Cheonsa. Samantha memang berbeda dengan semua gadis yang pernah dikenalnya.

“Baiklah, semoga malammu berjalan menyenangkan.” Sammy mengulaskan senyuman terakhirnya lalu berjalan menuju pantry, sebelum dia mendengar suara Kris bergema disana.

“Atau aku bisa membantumu membersihkan kafe ini, lalu sebagai gantinya kau akan menemaniku makan malam disana.”

Dimana hal itu berhasil membuat wajah Sammy bersemu merah.

***

.

“Ayah dengar, Lee Donghae telah memiliki seorang kekasih?” Suara Philip Han memecah keheningan di dalam limousine mewah tersebut. Han Cheonsa duduk disampingnya, dengan pandangan lurus ke depan, menghindari kontak mata bersama pria yang benar-benar dibencinya.

“Apa Ayah yang membuat Lee Donghae memiliki seorang kekasih?” pertanyaan itu meluncur tanpa basa-basi, membuat Philip sedikit terkejut namun dengan mudah dia menutupinya.

“Astaga sayang, apa kau begitu mencintainya? Kau sudah dewasa, seharusnya kau bisa mengontrol emosimu. Beruntung Kris tidak mengetahui apa yang kau lakukan di Tokyo bersama guru honorer itu.”

Ingin rasanya Cheonsa berteriak dan membanting pintu mobil itu dengan keras. Tapi dia tidak pernah melakukannya. Bahkan ketika Ayahnya dengan lembut meminta dia untuk hadir ke dalam acara makan malam bersama calon Ibu Tirinya, yang bahkan tidak pernah diketahuinya. Menemui seorang wanita, yang menyakiti dan menghancurkan Ibunya. Han Cheonsa tidak bisa melakukan apapun.

Mobil limousine itu berhenti tepat di pelataran kafe mewah, Philip menatap putrinya sekali lagi. Dia berjanji bahwa putrinya akan menyukai wanita pilihannya.

Cheonsa keluar dari sana dan membanting pintu mobilnya dengan keras.

“Kau bisa menunggu di dalam mobil, dan Ayah yang akan menggantikan tugasmu membeli cake untuk calon Ibumu.”

Cheonsa tidak menjawab, dia melangkahkan kakinya dengan cepat menuju pintu kafe, tanpa memperdulikan Philip dibelakangnya. Baru ketika dia membuka pintu kaca tersebut, dia menemukan Kris tengah menggenggam tangan Samantha dengan senyuman lembutnya. Senyuman yang hanya Kris tunjukan kepadanya selama ini.

Philip menyamai langkah mereka, dan matanya tertuju kearah Samantha dan Kris. Untuk beberapa saat mereka hanya berdiri mematung disana, hingga Kris mengangkat wajahnya dan menemukan Han Cheonsa dan Philip Han menatapnya dengan dalam.

***

.

“Aku akan membicarakan ini dengan keluarga Duizhang—atau aku bisa menghubungi Anthony dan membicarakan bagaimana Samantha menggoda Kris.”

Cheonsa menghentikan langkahnya dan menatap Ayahnya dengan tatapan tajamnya. Dia bisa mengingat tatapan penuh takut dari Samantha ketika menemukannya berdiri disana, dan Kris yang menatapnya dengan kalut.

“Apa Ayah bermaksud untuk menghancurkan kehidupan mereka berdua?”

Sekarang Philip yang tidak habis pikir dengan pemikiran putrinya. Mereka baru saja melihat Kris dan Samantha bersama, namun Cheonsa tidak ingin melakukan apapun tentang hal itu.

“Tidak. Aku hanya menyelamatkan kehidupanmu. Aku tidak ingin melihatmu terluka, sayang.” Philip mengelus lembut helai rambut coklat nilon Cheonsa. Beberapa orang membungkukan tubuh mereka dengan hormat ketika Philip masuk ke dalam salah satu restoran mewah tersebut.

“Kau adalah satu-satunya orang yang membuatku terluka.” Cheonsa melepaskan tangan Ayahnya dari pundaknya. Dia berada disini, hanya karena dia tidak ingin melihat Ayahnya menyakiti Ibunya lebih jauh dengan membawa wanita simpanannya ke rumah mereka—hanya agar Cheonsa bertemu dengan wanita simpanannya.

“Aku melakukan semua itu karena Ayah melindungimu, dan kau akan berterima kasih kepada Ayah ketika waktunya tiba. Sekarang, aku akan memperkenalkanmu dengan calon Ibu keduamu—kau akan menyukainya, percayalah.”

Dia membenci Ayahnya, tapi dia tidak bisa melakukan apapun tentang itu. Philip tahu bahwa Alexa tidak akan pernah menggugat cerainya karna dia akan mengambil Han Cheonsa dari Alexa selamanya jika hal itu terjadi, dan karena dia tahu bahwa Alexa dan Cheonsa tidak bisa hidup di bawah garis hidup mereka detik ini.

“Alice!” Suara Philip berhasil membuat Cheonsa mengalihkan pandangannya ke arah suara itu, dan untuk beberapa saat dia merasa dunianya hancur berkeping-keping saat dia melihat siapa yang berdiri disana, menyambut mereka dengan senyuman hangatnya sebelum wanita itu memeluk Ayahnya dengan erat.

Kim Sena berdiri disamping wanita itu dengan tubuh bergetar dan tangan yang mengepal dengan keras, saat melihat siapa pria yang telah menghancurkan hubungan Ayahnya dan Ibunya.

Philip Han.

Philip Han adalah pria dibalik alasan mengapa Ibunya ingin berpisah dengan Ayahnya. Philip Han, sosok yang selalu dikaguminya berubah menjadi sosok yang sangat dibencinya—dan Han Cheonsa sosok sempurna itu, tidak pernah terlihat begitu memuakan di matanya seperti detik ini.

“My dear Cheonsa, I haven’t seen you in a while.” Alice memeluk Cheonsa dengan lembut, satu hal yang tidak pernah dia lakukan terhadap Kim Sena—putrinya sendiri. Bayangan atas Han Cheonsa merebut perhatian Ayahnya terus berputar di dalam memorinya, dan kini Ibunya—Han Cheonsa berhasil menghancurkan semua yang dia miliki.

“Sena, mengapa kau tak menyapa Cheonsa? Kalian sebentar lagi akan menjadi saudara, hal yang selalu kalian impikan sejak kecil.” Alice menarik tangan Sena untuk mendekat ke arah Cheonsa—gadis sempurna itu tidak terlihat terkejut atau marah seperti dirinya. Mungkin Cheonsa memang tidak memiliki hati.

“Aku tidak sudi menjadi saudara dari gadis sampah seperti dia. Selamat malam.” Sena berkata dengan lantang dan meninggalkan tempat itu tanpa memperdulikan suara Alice yang memanggilnya dengan marah.

Dan untuk terakhir kalinya di malam itu Han Cheonsa menatapnya dengan sangat tenang di balik birunya samudra di dalam matanya.

Han Cheonsa telah menghancurkan semua yang dia miliki.

***

.

“Aku tidak mengerti mengapa aku harus berakhir disini, Monsieur.” Kim berguman dengan sedikit kesal. Dia menatap kedua pengawalnya menutup pintu apartemen Hyukjae dengan cepat, tanpa memberikan waktu untuknya melarikan diri dari dalam sana.

Hari ini adalah hari terburuknya, dia telah mendklerasikan dirinya sebagai anti fans dari pelajaran Biologi—terlebih dengan pengajarnya, Lee Hyukjae.

“Kau berakhir disini, karena Ayahmu mengetahui seberapa buruknya kau dalam pelajaran suciku. Lalu Ayahmu menghubungiku untuk memberikanmu les privat, agar kau kembali mengharumkan nama bangsa dan kingdom plantae.” Jawab Hyukjae secara asal sambil melemparkan empat buku tebal berisi materi Biologi dan ribuan bahasa latinnya.

“Apa kau tidak memiliki kehidupan sosial? Maksudku, ini adalah akhir minggu. Semua orang menghabiskannya dengan orang-orang yang mereka sayangi—ah—aku tahu memiliki wajah seperti Monsieur memang sedikit susah untuk mendapatkan pasangan hidup.” Kim berceloteh dengan santai, dia mengambil duffle bag Aigner-nya yang berisi majalah VOGUE Girl dan mulai membukanya hingga halaman akhir, dan berhenti di rubik ramalan zodiac.

“Aku ini cukup tampan untuk salah satu temanmu.”

Kim menurunkan majalahnya dan menatap Hyukjae dengan penasaran. Oh, Hyukjae melupakan sesuatu, bahwa hanya Cheonsa dan Samantha yang mengetahui hubungannya dengan Sena.

“Maksud Monsieur, Han Cheonsa? Cheonsa pikir Monsieur tampan? Lalu bagaimana dengan Monsieur Donghae?” Kim melemparkan tatapan ingin tahunya, dan dibalas oleh dehaman keras dari Hyukjae dan modul pembelajaran Biologi yang membuat gadis itu mengaduh dengan malas.

“Aku dengar Monsieur Donghae dan Mademoiselle Sandara memiliki hubungan, apa itu benar?” Kini Kim menutup majalahnya, dan menatap Hyukjae dengan serius. Cheonsa memang tidak pernah menceritakan apapun kepadanya, tapi ketika kabar Donghae dan Sandara menjalin hubungan, Kim tahu bahwa hal itu cukup menganggu sahabatnya.

“Apa itu penting untukmu, Kim?” Hyukjae sungguh tidak ingin menjawab hal itu. Menurutnya dia tidak berhak menjawab apapun dari hubungan Donghae dan Sandara.

“Ya, itu cukup penting bagiku. Saat kami berada di Tokyo, Cheonsa membawa Monsieur Donghae ke dalam acara makan malam kami. Semua Ayah kami berada disana, dan—setelahnya adalah hal yang cukup buruk untuk dibicarakan.”

Kim masih mengingat tatapan menilai dari Ayahnya dan Ayah Sena. Juga tatapan dingin dari Ayah Cheonsa. Tapi kemudian kabar antara Donghae dan Sandara beredar, sehingga semua itu menepas kemungkinan bahwa Cheonsa memiliki hubungan khusus dengan Lee Donghae.

“Kim—aku rasa kau seharusnya lebih memperhatikan nilai Biologimu atau dengan sangat terpaksa, kau akan terus berakhir disini setiap minggunya.” Ancaman halus dari Hyukjae, nyatanya berhasil membungkam Kim dan membuat gadis itu membuka halaman pertama lembar kerjanya. Hyukjae merasa sedikit beruntung karena berhasil mengalihkan pembicaraan tersebut.

Pintu apartemennya terbuka, suara Donghae memanggilnya dari luar sana. Tanpa menunggu jawaban dari Hyukjae, Donghae berjalan dengan santai menuju ruang tengah dan matanya terkejut menemukan Kim berada disana.

“Apa yang kau lakukan disini dengan Kim?” Suara Sandara dibelakangnya membuat Hyukjae hampir terjatuh dari sofanya. Dia tidak mengira bahwa Donghae akan membawa tamu tambahan, Donghae memang sering berkunjung ke apartemennya tapi jelas tanpa Sandara.

“Les privat, nilai ulangan Biologinya sangat buruk. Ayahnya yang mengirimkan langsung kemari.”

Donghae mengangguk-angguk mendengar penjelasan Hyukjae, tak heran tadi dia melihat dua pengawal berpakaian hitam berdiri tegap tak jauh dari pintu apartemen Hyukjae.

“Kim, bukankah kau selalu menjadi yang terbaik dari lainnya? Apa mungkin bergaul dengan Han Cheonsa dan yang lainnya, membuat prestasimu menurun? Sungguh disayangkan.”

Kim, Donghae, dan Hyukjae menatap Sandara dengan tidak terima. Tapi yang paling terlihat jelas adalah Donghae, pria itu mengerutkan keningnya dan matanya menatap kekasihnya dengan tidak suka.

“Aku rasa Cheonsa tidak memiliki hubungan apapun dengan semua ini.” Donghae sedikit menyesal mengajak Sandara kesini, tapi dia tidak memiliki pilihan lain. Dia tidak ingin menghabiskan waktu hanya berdua didalam apartemennya, dia tidak bisa berhenti memikirkan apa yang Cheonsa pikirkan tentang hubungan mereka berdua.

“Oh, aku bisa merasakan kau masih membela murid kesayanganmu itu. Sudahkah ada yang bilang bahwa Cheonsa benar-benar menaruh perasaan khusus kepadamu?” Sandara menekankan kata-kata terakhirnya, dan membuat tubuh Donghae menegang.

Hyukjae melihat tatapan Kim yang bisa menghabisi Sandara kapanpun dia mau. Dia adalah putri menteri pertahanan, Kim bisa melenggang bebas setelah menghabisi seseorang dan hukum tidak akan bisa menyentuhnya.

“Cheonsa pernah datang ke apartemen Donghae saat malam hari, hanya untuk bertemu dengannya. Beruntung aku berada disana, apakah menurut kalian itu adalah hal yang pantas untuk dilakukan seorang murid kepada gurunya?”

Donghae melapaskan genggaman tangan Sandara ketika mendengar pengakuannya. Sandara pernah mengusir Cheonsa secara diam-diam? Dan entah mengapa dia bisa merasakan amarah memuncak di dalam kepalanya.

“Dan apa yang Mademoiselle lakukan di dalam apartemen Monsieur Lee saat malam hari? Bukankah itu adalah hal yang tidak pantas untuk dilakukan oleh orang yang berpendidikan seperti anda?” Kim menjawab dengan suara lantangnya, dia menjawab dengan pertanyaan yang sistematis namun menyudutkan Sandara. Dia bisa menghabisi Sandara hanya melalui kata-kata intelektualnya, karena seberapapun salahnya Cheonsa—seorang guru tidak berhak berbicara kotor tentang muridnya.

Hyukjae disisi lain tersenyum bangga, menahan luapan gempita di dalam hatinya. Kim memang murid terbaiknya, dengan semua kekuasaan otoriter yang berada di bawah tangan Ayahnya, Kim mewariskan semuanya dengan halus dan lembut.

“Jadi kau membenarkan bahwa Han Cheonsa bertindak seperti gadis murahan, hanya karena dia sahabatmu?” Rasanya Sandara tidak akan pernah bisa berhenti jika itu menyangkut tentang Han Cheonsa. Donghae menarik tangan Sandara dengan kasar agar segera meninggalkan tempat itu, dan Hyukjae dengan senang hati membukakan pintu agar Sandara keluar dari apartemennya secepatnya.

“Aku harap Mademoiselle mengerti bahwa seberapapun buruknya Han Cheonsa dia tetaplah sahabat terbaiku, dan aku akan melakukan apapun untuk melindungnya. Termasuk jika aku harus melakukan hal ini kepadamu.” Kim menumpahkan satu gelas jus Sunkist yang disiapkan Hyukjae untuknya, tepat ke wajah Sandara.

Kejadianya terjadi begitu cepat sehingga tidak ada satupun dari mereka yang berhasil mencegahnya. Satu tangan Sandara bersiap melayangkan tamparan di wajah Kim, tepat sebelum tamparan itu mendarat di wajah Kim—tangan Sandara terhenti di udara saat seseorang menangkis tangannya dengan kasar.

“Dia adalah putri menteri pertahanan. Dia bisa menghilangkanmu dalam hitungan detik, dan aku tidak ingin itu terjadi Mademoiselle Sandara.” Sena tersenyum sinis. Sena terlihat menakjubkan dengan gaun malam yang mengekspos bahunya, dia datang entah darimana disertai dengan waktu yang tepat.

Kim terdiam, kehadiran Sena membuatnya cukup terkejut. Tapi yang membuatnya sangat terkejut adalah, ketika Sena membelanya walaupun dia pernah menampar Sena.

“Sebaiknya kau harus pulang, Sandara. Kita bisa membicarakan tentang ini nanti. Aku akan mengantarmu hingga ke lift.” Melihat Donghae yang sudah tidak memiliki keinginan untuk mengantar Sandara, Hyukjae dengan sigap tersenyum ramah berusaha mencairkan suasana dengan membawa Sandara keluar dari sana. Sandara masih mengunci bibirnya, pakaian dan rambutnya telah basah oleh cairan Sunkist—tapi dia tidak berbicara banyak sebelum pintu lift itu tertutup dan Hyukjae bisa menarik nafasnya dengan lega.

“Aku melakukan semuanya bukan karenamu—tapi karena aku tidak suka dia berbicara buruk tentang seseorang.” Sena seakan bisa membaca pandangan Kim. Dia sudah berada di sana cukup lama untuk mendengar apa yang dikatakan Sandara tentang Cheonsa, dan dia tidak menyukainya.

“Maafkan Sandara, aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku lakukan.” Donghae memecah keheningan disana. Dia memikirkan banyak hal. Kenyataan bahwa Han Cheonsa pernah berusaha menemuinya, atau kenyataan bahwa Cheonsa menaruh perasaan khusus terhadapnya.

Dia tidak ingin bersifat naïf, dia tahu bahwa Cheonsa memiliki ketertarikan yang lebih terhadapnya. Namun ketika melihatnya memperlakukan Kyuhyun dan Kris dengan cara yang sama—dia berpikir apakah Cheonsa melakukan semua perlakuan khusus itu hanya kepadanya, atau ke semua pria yang menaruh hati untuknya.

“Ini semua bukan salahmu Monsieur Lee. Kesalahanmu adalah, memilih Mademoiselle Sandara sebagai kekasihmu.” Kim telah kembali menjadi dirinya sendiri, dia duduk di atas meja kaca dan meminum jus Sunkist yang masih tersisa di gelasnya.

“Jadi apa yang kau lakukan di apartemen Hyukjae?” Sena kini menatap Kim dengan tatapan penuh menyelidik, tanpa menyadari bahwa Hyukjae telah berada disana dan menikmati pertunjukan bagaimana diam-diam Sena begitu cemburu atas kehadiran gadis lain di apartemennya.

“Aku baru akan menanyakan pertanyaan yang sama padamu.” Kim bangkit dari duduknya, dia berjalan mengambil modul pembelajaran dan lembar kerjanya. Memberikan sinyal bahwa dia berada disini tak lebih dari urusan edukasi, dan tidak ada hal lain.

“Jadi mengapa kau memanggil Monsieur Hyukjae tanpa embel-embel Monsieur?” Kim adalah orang tercerdas dalam kelompok mereka, dia bisa menganalisis sebuah situasi hanya dalam hitungan detik.

Berbicara begitu kasual bersama Sena, ternyata membuatnya tersadar seberapa dia merindukan persahabatan mereka yang dulu. Dimana mereka bisa membicarakan apapun selama belasan jam, dan mereka tidak akan merasa cukup. Perselisihan itu ternyata cukup melelahkan, sekarang dia bahkan tidak tahu dimana Sammy berada.

“Mereka jatuh cinta.” Jawab Donghae dengan polos, yang mengundang gelak tawa dari Kim dan senyuman nakal dari Hyukjae. Sementara Sena hanya menutup wajahnya dengan malu.

“Aku sungguh tidak percaya. Pantas saja Monsieur Hyukjae tadi sempat berkata, bahwa wajahnya berhasil menarik perhatian salah satu temanku.” Kim berbicara dengan sangat ringan, dia bahkan masih mengucapkan Sena sebagai temannya, dan untuk beberapa saat itu membuat Sena melupakan segala tekanan emosi dan amarahnya beberapa jam yang lalu.

“Ini semua tidak seperti apa yang kau bayangkan, hubungan kami bahkan belum—“ Sena menghentikan penjelasannya saat Kim tersenyum penuh arti. Dia mengambil buku-buku Biologi dan lembar kerjanya dari atas meja, kemudian memasukannya ke dalam duffle bagnya sebelum menepuk bahu Sena dengan pelan.

“Aku tahu. Tapi aku pikir Monsieur Hyukjae adalah pria yang menyenangkan, jadi tidak ada salahnya mencoba.” Mendengar kata-kata itu berhasil membuat Hyukjae berjerit gembira, dan wajah Sena yang memerah. Donghae tersenyum senang, mengetahui bahwa sahabatnya telah mendapatkan apa yang dia inginkan—dan berharap bahwa suatu saat nanti dia juga akan menemukan apa yang diinginkannya selama ini.

“Sebagai perayaan kisah cinta Sena dan Monsieur Hyukjae aku akan mentraktir kalian semua, milkshake penuh cinta!” sekali lagi teriakan Kim berhasil membuat Hyukjae berjerit penuh semangat, bersama Donghae, dan Sena sedikit melupakan ribuan masalahnya dibelakang sana.

Kim tidak seburuk yang selama ini dia pikirkan.

***

.

Kim menatap gelas milkshake-nya dengan gundah, menimbang haruskah dia membuka sebuah percakapan dengan Sena tentang pertengkaran mereka—atau haruskah dia bersikap seakan tidak ada yang terjadi, dan membiarkan Monsieur Hyukjae mencairkan suasana dengan lelucuannya yang payah.

“Hey, tentang pertengkaran kita—“ ketika Kim membuka mulutnya, dengan cepat Sena memotongnya.

“Aku tidak menyukaimu.” Itu adalah hal yang sangat jujur dari bibir Sena. Hyukjae mengutuk Sena dalam diam, karena Sena selalu berhasil menghancurkan suasana dengan membuat dirinya sendiri sebagai sosok yang sangat jahat disini. Ingatkan dia tentang pertengkarannya dengan Cheonsa, Sena begitu kasar sementara Cheonsa menanggapinya dengan tenang. Dia mengharapkan kedewasaan yang sama pada Kim.

“Aku juga tidak pernah menyukaimu.” Kim mengaduk milkshakenya. Seperti yang telah Hyukjae duga, bahwa hanya Cheonsa yang memiliki kedewasaan diantara mereka semua. Sementara itu Donghae, menyikut lengannya sebagai tanda bahwa dia harus melakukan sesuatu untuk kembali mencairkan suasana di antara mereka.

“Aku selalu berpikir bahwa kau hanya menyukai Cheonsa. Kau seakan begitu bahagia ketika aku dan Sammy memutuskan untuk keluar dari sana. Jika kau hanya ingin berteman dengan Cheonsa, mengapa kau tidak ikatkan saja dia dengan sebuah tali? Dengan begitu semua orang tahu bahwa Cheonsa adalah milikmu.” Sena menjelaskan dengan gamblang, dia tidak berusaha memancing pertengkaran. Ini seperti sesi konseling baginya.

Restoran bintang lima itu telah sepi, hanya ada mereka dan beberapa turis yang berbicara dalam bahasa Rumania.

“Aku memang hanya menyukai Cheonsa. Aku tidak menyukai apa yang kau lakukan terhadap Cheonsa, mengapa kau begitu membencinya? Apa yang sebenarnya dia lakukan? Selain menjadi teman yang kau perbudak, karena dia begitu menyayangimu sebagai sahabat kecilnya?” Kini Kim menaikkan sedikit nada suaranya, dan Donghae dengan sigap menukar tempat duduknya tepat di samping Kim—sehingga Kim atau Sena tidak bisa menyerang satu sama lain.

“Dia merebut Ayahku, dan kini dia berhasil merebut Ibuku dengan menghancurkan keluargaku. Bagiku dia adalah gadis yang sangat jahat.”

Kim menghentikan kegiatan mengaduk milkshakenya, juga Donghae dan Hyukjae yang menatap Sena dengan tidak percaya. Tapi Sena hanya terdiam, tenggelam di dalam pikirannya.

Dia memikirkan banyak hal, tentu saja. Dia memikirkan bagaimana dunianya berbalik dengan perlahan namun menyakitkan. Membayangkan bahwa Ibunya dan Philip akan menikah, begitu membuatnya takut. Kenyataan bahwa Han Cheonsa mungkin sebentar lagi akan menjadi saudara tirinya, dan bagaimana kehancuran Ayahnya jika mengetahui siapa pria yang berhasil menghancurkan rumah tangganya–dia tidak bisa membayangkan semuanya.

“Aku tidak tahu apa yang dia bicarakan kepadamu tentangku Kim. Tapi aku rasa aku sudah tidak bisa mengenalnya lagi, cepat atau lambat kau akan mengetahui semua ini. Cheonsa mungkin akan membicarakan segalanya, menendangku mungkin—membuat hidupku seperti di neraka.”

Sena mengakhir kata-katanya dengan suara rendah. Dia tahu bahwa Cheonsa bisa melakukan apapun dalam satu gerakan jarinya. Dia bisa membuat hidup Sena terasa menyakitkan, membuangnya dan membuat semua orang membencinya. Tapi dia tidak pernah melakukannya, bahkan setelah semua perlakuan buruknya, Han Cheonsa tidak pernah melakukannya.

Kim tidak menjawab, dia hanya menatap Sena untuk waktu yang sangat lama sebelum berkata.

“Cheonsa tidak pernah membicarakan apapun tentangmu, dia bahkan tidak pernah membencimu seperti kau membencinya detik ini. Dan itulah yang membuatnya berbeda dari kita semua, karena kita bisa menyakitinya dan dia akan tetap tersenyum kepada kita.”

Perkataan itu membuat mereka terdiam. Ya, semua orang bisa menyakitinya dan Han Cheonsa akan tetap tersenyum dengan indah.

Karena dia adalah Han Cheonsa, sebuah kesempurnaan dengan kehancuran di balik senyuman indahnya.

 

***

.

Hujan mengguyur deras langit Seoul malam itu. Beberapa pengawal dengan sigap melindungi Kim dari terpaan air hujan. Pintu limousine itu telah terbuka sempurna, salah satu dari pengawal disana berkata bahwa Kim telah ditunggu oleh Ayahnya dirumah untuk membahas materi apa saja yang telah disampaikan Hyukjae hari ini—dan itu cukup membuat Hyukjae menatap Kim dengan panik. Hari ini yang Kim lakukan adalah menyiram Sandara dengan jus Sunkist, kemudian menggelar sesi konseling bersama Sena.

Bisa dia bayangkan bagaimana menyeramkannya Menteri Pertahanan jika Ayah Kim tahu bahwa Hyukjae tidak kompeten dalam hal ini, yang dibalas oleh bisikan dari Kim bahwa dia bisa menangani pertanyaan Ayahnya.

“Hey Sena—“ suara Kim terhenti oleh suara bising dari ritik hujan, dia menatap Sena untuk beberapa detik sebelum menarik nafasnya dengan perlahan.

“Aku tidak tahu apa yang tengah kau alami dengan Cheonsa. Tapi jika kau membutuhkan sesuatu, atau—apapun. Kau tahu bahwa kau bisa menghubungiku kapan saja.” Itu bukanlah hal yang biasa Kim lakukan. Tapi ketika mendengarnya, Sena tahu bahwa Kim tulus dengan kata-katanya, dan rasanya semua pertengkaran itu telah menghilang begitu saja. Kim melayangkan senyuman terakhirnya sebelum pintu limousine itu tertutup, dan menembus gelapnya malam.

“Donghae akan menemanimu disini, aku harus mengambil mobil di tempat parkir. Aku bukan Kim yang memiliki puluhan pengawal yang menunggunya selesai menikmati milkshake. Dan untuk kau Donghae—berhenti menatap model seksiku dengan tatapan nakal seperti itu.”

Hyukjae berhasil mencairkan suasana dengan jeritan tidak terima dari Sena, dan wajah canggung dari Donghae yang merasa dia tidak pernah menatap Sena dengan pandangan tidak sopan seperti yang di deskripsikan oleh sabahatnya tadi.

Sena menatap Donghae yang masih mengalihkan pandangannya ke arah lain, tidak ingin menimbulkan rasa cemburu Hyukjae karena menatap Sena terlalu lama. Walaupun Sena dan Hyukjae tahu, siapa yang telah berhasil mengambil hati Donghae sepenuhnya.

“Tentang apa terjadi antara Monsieur dan Cheonsa di Tokyo, apa Philip berusaha melakukan sesuatu kepada Monsieur?” Pertanyaan Sena tenggelam dalam bisingnya suara hujan. Kilasan memori atas pertemuan kecil antara dirinya dan Philip akan selalu terpatri di dalam kepalanya.

“Tidak banyak. Dia hanya menyuruhku menjauhi Cheonsa, dan jika aku cukup patuh dia akan membiarkanku menjalani hidupku dengan tenang.” Tidak ada gunanya berbohong kepada Sena. Donghae tahu bahwa Sena telah mengenal seluk beluk keluarga Cheonsa dengan baik.

“Kau menjauhinya dengan memutuskan menjalin hubungan bersama Mademoiselle Sandara?” Sena mengetahuinya dengan baik, dan diamnya Donghae—dia ambil sebagai jawaban atas pertanyaannya.

“Apa Monsieur menyukainya?”

Donghae tetap tidak menjawab, pertanyaan itu adalah pertanyaan yang sama yang selalu menghantuinya. Apakah dia benar-benar menyukai Han Cheonsa? Atau dia hanya terbawa suasana. Melihat raut wajah Donghae yang berubah jelas telah menjawab semuanya. Donghae menyukai Cheonsa, dan itu cukup membuat Sena tertawa—menyadari bahwa Cheonsa telah mengulang kesalahan yang sama.

Dia mengetahui segalanya yang terjadi dalam hidup Cheonsa. Dia masih ingat bagaimana di hari pertama mereka duduk di bangku SAIS, Cheonsa tersenyum ke arahnya dan berkata bahwa dia jatuh cinta. Cheonsa selalu tertawa dan bersikap terbuka kepada siapapun, hingga peristiwa itu tiba.

Dia menemukan Cheonsa berdiri di tengah kelas yang telah kosong, satu tangannya mencengkram sebuah surat. Cheonsa tidak berucap banyak, dia hanya tersenyum singkat ketika melihat Sena berada disana—lalu setelah itu Cheonsa berubah menjadi sosok yang sangat tenang dan tertutup. Sena tahu bahwa Philip Han telah menghancurkan apapun yang Cheonsa cintai, apapun yang telah merubahnya menjadi seseorang yang menutup semua perasaannya dibalik bola mata samudranya.

“Aku tidak tahu bagaimana dia melakukannya. Tapi dia cendrung untuk melakukan kesalahan yang sama, walaupun dia tahu bagaimana kisah ini akan berakhir. Denganmu atau dengan Kyuhyun.”

Ini adalah pertama kalinya Sena membuka nama itu—sebuah nama yang menjadi rahasia terbesar dari seorang Han Cheonsa. Sebuah rahasia dimana hanya Sena yang mengetahuinya.

“Kyuhyun?” Donghae menatap Sena penuh tanya. Dia menyadari bahwa sesuatu telah terjadi antara Kyuhyun dan Cheonsa, tapi dia tidak pernah menyuarakannya.

“Apa Monsieur belum mengetahui tentang hal itu? Tentang Cheonsa dan Kyuhyun?” oh persetan dengan Han Cheonsa atau siapapun, Cheonsa telah menghancurkan keluarganya—dan dia tidak perduli lagi dengan semua itu.

“Apa hal yang tidak pernah kau ketahui tentang Kyuhyun dan Cheonsa adalah—“ kata-kata Sena terputus ketika dia mendengar derap langkah di belakangnya.

“Adalah hal yang seharusnya tidak perlu diketahui Lee Donghae, atau siapapun.”

Han Cheonsa berdiri tepat dibelakangnya, dan tatapan samudra itu untuk yang pertama kalinya menatapnya dengan dingin.

“Apa yang akan kau lakukan? Apa yang akan kau lakukan jika aku memberitahukan Donghae bahwa kau sangat mencintai Kyuhyun, dan kau hanya menggunakan Lee Donghae untuk mendapatkan Cho Kyuhyun kembali?”

Donghae menatap Cheonsa untuk beberapa saat sebelum dia mengalihkan pandangannya ke arah lain. Ada sebuah kebencian dan rasa kecewa dalam satu tatapan itu, membuat Cheonsa kehilangan ketenangannya. Dan Han Cheonsa tidak menyukainya.

Dia melangkahkan kakinya mendekat ke arah Sena, dan dalam satu gerakan dia mencengkram lengan Sena dengan kasar.

“Kini batas kesabaranku telah habis. Aku tidak akan berhenti. Aku akan membuatmu sangat menyesal karena telah mengenalku, dan aku akan memastikan bahwa semuanya terasa akan sangat menyakitkan untukmu, Kim Sena.” Bisiknya dengan tenang.

Meninggalkan sebuah kisah yang tak terucap antara dirinya dan Cho Kyuhyun di belakang sana.

Kim Sena tahu bahwa dia baru saja membangkitkan sisi tergelap dari seorang Han Cheonsa—dan sisi gelap itu tidak akan pernah berhenti.

.

.

 

-TOBECONTINUED-

.

.

 

 

FINALLY! After what seemed a long time. If you notice, part 10 kemarin di protect karena ada adegan eksplisit di bagian pertama Cheonsa sama Kyuhyun but I think that was so uncalled for because we’re in Ramadhan. Anyway, karena aku punya bad habit males balesin email so part ini tidak jadi di protect yeay! Tapi kalo sidersnya banyak, apadaya—chapter selanjutnya mungkin akan di protect, sekalian blognya juga di protect jadi yang punya akses ke blog ini bener-bener cuma readers yang menghargai karya IJaggys aja wuffs
Again, sekarang Cheonsa udah jadi jahat karena Sena mau bocorin rahasianya ke Donghae…..asik mbaque jadi jahat lagi #eh ditunggu komentarnya tentang part ini semakin banyak komentar yang masuk, akan semakin semangat dibuat kelanjutannya. Sorry for long shitty author notes, because I’ve so much to say after this series was M.I.A
Comments are greatly appreciated!

xo

IJaggys

Open Pre-Order For All Books: Shop Now!

sale

 

About IJaggys

Sorry, am I supposed to know who you are?

69 responses »

  1. ratucgb says:

    Selama ini kupikir ada apa sama cheonsa dan kyuhyun….ternyata gitu
    agak sakit sih soalnya aku ultimate support nya cheonsa donghae. But lihat di belakang aja kayak gimana

  2. Sofia TJ says:

    Laaahhh ini kenapa jadi ribet begini??? Ya meskipun gue mungkin akan ngelakuin half yang sama kayak Sena (membenci Cheonsa karena secara gak langsung ngehancurin keluarga gue), although gue mungkin masih mikir dua kali buat ngebongkar semuanya. Cheonsa yang harusnya bongkar rahasianya itu pun kalo dia mau..

  3. Yoo says:

    duhh sekarang donghaenya yang salah paham-_-

    kenapa masalah di hidup Cheonsa makin lama makin rumit😦 dan malah sekarang dia pengen hancurin Sena😦 apa yang bakalan dilakuin Cheonsa ke Sena ya…

    bagian menyenangkannya Kim sama Sena itungannya udah agak membaik hubungannya huhu ayolah balik lagi berempat kaya dulu😦

    semangat buat next chapnya kak Son!^^

  4. FisHaeGyu says:

    Mati aja lu halmoni dara…. Sumpah deh kak aku pengen banget ngemutulasi si nenek itu… Bener apa yang diomongin Kim…. Hah si sena apaan juga bikin masalah makin ribet ditendang cheonsa baru tau rasa lu…
    Mana si ikan salah faham lagi…
    Maka jangan lama lama ya padatnya, semangat!.. Pliss ya cheosa harus sama donghae pokoknya titik….#maksa

  5. kim_yeon says:

    Ohhh, jadi Cheonsa pernah menyukai Kyuhyun -_ – ( nggak terima banget ) Masalahnya makin rumit apalagi Donghae sudah salah paham. Pasti Donghae kecewa banget kalau ternyata memang benar Cheonsa menggunakannya untuk mendapatkan Kyuhyun kembali.

    Sisi tergelap Cheonsa sudah bangun gara-gara Sena bocorin rahasianya . Berharap yang terbaik buat Donghae…

  6. Choi Rinna says:

    Seneng pas dpt notif diemail dpt pesan dari ijaggys >< kirain blsan pw tp ternyata gk jd di pw😀
    Akhirnya hal yg buat gw penasaran skian lama terjawab walo masih kurang mendetail but it's okay,, shock waktu tau calon ibu keduanya cheonsa adalah emaknya sena, bisa bisanya si philip nikung ayahnya sena -_-
    Semoga yg dikatakan sena td bener ya, kalo cheonsa mencintai kyuhyun, ntah knp gw lbh suka couple yg ini terutama disini, feelnya lbh dpt kalo sama kyuhyun, penuh misteri gmna gitu :3

  7. xxxharu13 says:

    Aku pikir ga jadi di protect karena kayak kemarin… takut numpuk emailnya… ternyata… adegan eksplisit 😂😂😂 baca ini aku garuk garuk tembok bayangin tembok itu sandara lol gemes deh saking gemesnya pengen garuk lol lanjut yaaaaaa di tungguuuuu 😄😄😄😄

  8. isfifath says:

    sooooo it’s getting closer to the climax am i right or right??? lol
    I’m HCSxkyu shipper anyway happy sailing<333
    cant wait for the next chapter hwaiting sonia!

  9. tmatikka says:

    sumpahh, hubungan kyuhyun sena masi ambigu ginii, penasarann 😥
    si sandara biki gedegg, ishhh
    itu kisah ortu nya sena cheonsa gitu amat, tikung tikungan 😅

    ditunggu part 11 nyaa

  10. roro says:

    Keren selalu.
    Jadi jadi yang dicintain cheonsa itu kyuhyun apa sekarang sudah berubah.
    Sena bikin greget banget. Akhirnya sisi lain Cheonsa bakal keluar juga, ditunggu next partnya.

  11. Sophie says:

    Seneng pas dapet notif di email,
    kirain pw..ternyata gajadi ya son
    pertama liat update episode 10 “PG17” gue udah bayangin HCS bakal ber-adegan terlarang sama si dongek apa si kyuhyun wkwk
    Ditunggu ya son ep 11 nya!

  12. Juny E.L.F says:

    Oooooooooo…….. daebak 🙌🙌🙌🙌🙌🙌
    Bagaimana akhir dari gangnam live story?
    Siapa ug bakalan jadi pelabuhan terakhir han cheonsa? Bisa gila baca nih ff 😍😍😍😍

  13. fsshy says:

    Ini demi apaan coba. Makin bikin penasaran
    Dugaan aku bner trnyta klau Philip selingkuh sama mamanya Sena. Seneng liat Kim sama Sena udh baikan gitu. Bner bner masih penasaran sama kisah HCS CKH. Gatau knp aku berharap endingny nnti Kris sama Sammy aja. Semoga Cheonsa sama Sena bisa baikan lagi ya scpatnya

  14. Lee says:

    Ngga tau kenapa suka banget ternyata cheonsa cinta pake ke kyuhyun, walaupun donghae yang jadi korbannya. Tapi liat karakter cheonsa ma kyuhyun dari awal tuh berasa penuh cinta, ibaratnya cinta dalam diam deh. Ceilah
    Haduh udah mulai jahat mbak cheonsa nya, trus gmana nasib abang embuh, banyakin percakapannya ijjagys cheonsa ma kyuhyun hehehehe
    Suka juga sama sifatnya Kim… Apalagi sama cerita ini
    Semangat nulisnya ijjagys hehehe

  15. sungha_kim says:

    It’s nice thor…
    I’ll be wait next chapter soon.
    Hope will be happy ending this story.
    Keep faigthing!!!

  16. AnaSophie says:

    Baru buka blog ini dan langsung baca tanpa leave any comment di part sebelumnya (I’ll leave my comment after this one) so well—FINALLY!!! Yaampun kita semua udah nunggu berapa lama untuk gangnam love story???? Oh well, jadi ceritanya sena sama kim resmi baikan nih? Sena sama eunhyuk juga udah resmi??? Hehehe. Soooo—when everything’s getting better, things with cheonsa become worse. But I don’t think cheonsa use donghae to get kyuhyun back but i don’t know ya. Author disini kan bukan aku 😢😢😢 hehehe I’m so excited for this. Cus komen ke part sebelumnya dulu.

  17. mercychristly says:

    Ya ampun masalah tambah ribet -_-
    Seperti yang ku duga klo hubungan cheonsa dan kyu itu emang ‘begitu’
    Cheonsa jadi jahat? Wah penasaran kkk
    Tpi jahatin si nenek lampir sandara lebih bgus.
    Cuma berharap donghae ga disakiti ㅠㅠ

    Can’t wait dan smangat buat next part nya kak ^^

  18. lia says:

    cheonsa cinta sama kyuhyun..
    apa perasaannya pda kyu masih sama kaya dulu..

    sena ceritain lagi dong masalalu cheonsa sama kyu..
    ku harap cheonsa jadinya sama kyu

  19. Sena ama cheonsa selalu dipertemukan dalam keadaan salah paham. Sampe2 sena benci banget sama cheonsa. Hufft, makin kesini makin seru. Gak tau mau ngomong apa. Ah iya philip han brengsek amat ya jd org. Gue ga bisa bayangin berada di posisi alexa ibunya songjin. Sekali kali deh kak coba munculin partnya alexa. Tp gue yakin endingnya nanti philip bkal nyesel. Stlh ini cheonsa bkal ngeluarin sisi gelapnya. Ya ampun… Aku tunggu next nya kak. Semangat ya kak!🙂

  20. nnn826 says:

    oh, jadi cheonsa emang suka sama kyuhyun. dan donghae cuma buat kyuhyun balik sm dia.
    kasian donghae dong, kalo cuma buat alat.
    tp, kayanya kyuhyun jg suka sm cheonsa

  21. maydee says:

    auk ah aku nge ship sammy kris aja deh.. dan kim gak seburuk itu kok. soal donghae cheonsa kyuhyun aku ngikutin ajadeh soalnya ruwet banget klo ikutan mikir 😭😭

    ih itu serius mau nikah beneran.. daddynya sena yang tabah yaaa sena nya juga kesian siih

  22. rizkyesungie says:

    Udah gue duga si kyuhyun dan cheonsa ada affair dan pasti berakhir karena philip -_- gue mah tetep dukung sena. Sakit broo bapaknya ketikung bapak temennya :v

  23. mimi says:

    Oalah gak jd di protect..q kirim email gak pernah dibales.BTW aku penasaran bgt nih kak,sebenernya siapa yang jd jodohnya HCS?Dan,kk tuh pinter bgt bikin pembaca kebawa suasana dlm cerita..Wahh Daebak.

  24. Melinda says:

    Lamalama kesel juga ya sama sena.
    Semakin lama semakin menjadi aja, terus apa dia gak nyadar diri gitu. Dia udah ngomong banyak tentang cheonsa yang jelek dibelakang dan cheonsa tidak pernah membalas dengan hal yang sama.

    Dan aku gak pernah nyangka ternyata cheonsa sangat mencintai kyuhyun. Itu gak terlihat sama sekali deh maksudnya, aku kira cheonsa cuman ada perasaan biasa saja.

    Dan part ini yang terbaik sumpah.
    “Kini batas kesabaranku telah habis. Aku tidak akan berhenti. Aku akan membuatmu sangat menyesal karena telah mengenalku, dan aku akan memastikan bahwa semuanya terasa akan sangat menyakitkan untukmu, Kim Sena.” Bisiknya dengan tenang.

    Gilagila. Orang sabar diuji. Ya gitu lah jadinya. Ledak lah wkwkw
    Kesel sama sena fix

  25. Hyerilee says:

    thank you kak akhirnya dilanjut ff ini🙂 duh phillip jahat banget sumpah
    sebenernya sena sama sammy itu masih peduli sama cheonsa tapi… ya gitu lah terlalu rumit masalah mereka terutama sama sena
    tapi syukur deh hubungan kim sama sena agak baikan trs misteri di ff ini juga udah mulai ada titik terang walopun konfliknya makin rumit pake donghae salah paham lagi><
    ohh dihapus ya sebenernya pengen baca adegan eksplisit ckh hcs hihi
    Ditunggu next part^^

  26. anahyo says:

    Si kris tambah deket sama samantha dan bomb ketauan sama ayahnya cheonsa
    Disini ayah cheonsa egois banget deh
    Sena mikirnya kalau hidup cheonsa ygpaling bahagia tp dia disni jg paling tersakiti
    Please bingung jg sama perasaan cheonsa jd dia mencintai kyuhyun trus sama donghae????
    Ditunggu kelanjutannya fighting

  27. - says:

    It’s been a while since you posted the last chapter kak! Miss it a lot lol

    Jadi Kris sama Samantha kok ftv gitu ya, tapi kok kusuka sama ftv nya ya. Gimana dong:(
    Kalian semua diambang kehancuran:( aku sedih:((

    Jadi Sandara ini tokoh yang kek apa ya kok begitu amat. Hem. Ketika Cheonsa udah nunjukin demon dalam dirinya yang udah lama tidur. Waww aku suka LOL

    Kak Son, sorry for sent the e-mail twice, I thought the first one didn’t have the format that you fixed, so I sent the new one hehe

  28. marethaelfina says:

    finally terjawab sudah spt apa hbgn kyuhyun & cheonsa dlu ,tp sptnya alasan mendekati donghae utk kembli mendapatkn cnta kyuhyun sptnya tdk seutuhnya benar ,karna kejadian ini sisi lain dr seorang han cheonsa muncul stlh sekian lana mencoba berdiam diri spt tdk terjadi apa2 tp kni sptnya dia mnjdi pribadi yg lebh frontal & gak segan utk melukai atau membuat hdup tdk tenang jk mengganggu sedikit sja masalh ttg dirinya
    well…dtgu kelnjutannya😉

  29. insan nurmala says:

    Aduhhh konflik nya kenapa jadi ribet bin semerawut kaya bola kusut sihh ??
    Kesalah pahaman antara cheonsa dan sena bener bener mengerikan,andai saja mereka terbuja dengan masalah mereka masing masing mungkin gak akan ribet seperti sekarang.
    Dan kenapa han cheonsa baru mengeluarkan sisi yg lain nya sekarang ? kenapa dia dari dulu selalu terlihat santai,meskipun di balik nya dia juga tidak sesantai itu.

    dan kini sebuah kenyatann baru muncul.
    Kenyataan bahwa cheonsa mencitai kyuhyun,itu sungguh sunggih menyakitkan untuk seorang lee donghae.
    Dan seorang lee donghae tetap akan tersakiti selama dia masih mencintai han cheonsa.

    Ditunghi banget lanjutannya ya kak son,dan aku harap cheonsa gak terlalu sadis pada kim sena.🙂

  30. Fajarina Fitria says:

    Hello ijjagys, akhirnya cerita nya berlanjut lg
    Suka ma Kim & sena yg nyebelin cheonsa, Sandaran emang harusnya digituin, nyebelin dia di cerita ini, truss
    emang dulu cheonsa ada apa ma kyuhyun? Kenapa gantungin gitu? Bikin penasaran ihhh..
    Donghae nya gimana masih kah suka ma cheonsa setelah sena cerita begituan?

    Kapan next part nya lanjut? Ditunggu yahh , sekalian cerita2 yg lain,
    Ijjagys aku kangen sama Jun ma Junior
    Ayo lanjutan cerita mereka..

  31. selly says:

    duh sena kenapa mesti keceplosan sih
    seburuk burknya temen ga harus buka rahasia dong
    jadi kesel sama sena
    semoga mreka cepet balikan , ngliat cheonsa yg kyak gitu pasti nyeremin banget
    sekalinya orang sabar marah itu pasti sangat bahaya

  32. Lalala says:

    Kim ama sena udh baikkan.. Ehh si sena ama cheonsa malah makin parah hubungannya ckckck…
    Trimakasih ya udh nulis 😄

  33. inggarkichulsung says:

    Yippie finally ada kelanjutannya, jd benar dulu Cheonsa pny hub khusus dgn Monsieur Cho yg tampan dan skrg semua jd th termasuk Monsieur Donghae, apakah memang benar Cheonsa hny memanfaatkan donghae oppa u berdekatan kembali dgn Kyu oppa, Sena merasa semua tdk adil u nya krn Cheonsa, pdhl Cheonsa sendiri tersiksa dgn tabiat dan semua yg dilakukan ayahnya, semuanya demi dia tp Cheonsa th itu bukan u nya, hanya bagian dr keegoisan ayahnya semata yg mengatur hidupnya, ditunggu banget kelanjutannya dan fakta2 lain masa lalu Cheonsa dan sebenarnya perasaan cinta Cheonsa yg sesungguhnya u siapa, daebak ff Sonia

  34. ffeby says:

    Rumit juga ya hidupnya cheonsa, apa yg dirasain selalu dipendam.. dan ini lg, kayaknya Lee donghae bakal salah paham, atau emang udah salah paham wkwkwk..
    Gak sabar liat sisi gelapnya cheonsa..

  35. ji says:

    jadi nnti sena mau diapain sma cheonsa?
    terus sammy bakal gmn sama kris?

  36. yyyrrr says:

    Daddy phillip noooo mentang2 hot husband main tikung istri orang aje.

    Cheonsa juga kayanya udah mo kluar sisi ratu killernya. Pengennya sih hcs sama kyu aja, soalnya donghae terlalu volos (walaupun masih dipertanyakan) nan berhati lembut😥 tapi jangan sampe si nenek awet muda aka sandara juga yg dapetin donghae. Semoga mereka cepetan putus amin

  37. blue94 says:

    yuhuuu cie ada apaan di masa lalu? ah donghae kapan pinternya si kamu mas hahaha.
    serem cheonsa vs sena ihhh sama2 keras

  38. Ryn says:

    Nah, akhirnya perlahan lahan mulai kebuka satu satu. Jadi Cheonsa sebenernya masih cinta sama Kyuhyun?
    Kasian Donge dong kalo cuma dijadiin pelarian 😢 kek nya nasib donge dari dulu sial mulu… *hugged donge*

    Iihh sebel juga lama lama sama Sena. Mulutnya minta diselotip tuh 😡
    Kenapa berasa dia lagi throwing all the blame upon Cheonsa. Padahal Cheonsa juga tersakiti.. /peluk cium buat HCS/

  39. MaeriL86 says:

    Akhirnyaaa, penantian panjangku atas complicated story Cho-Han-Lee terjawab sudah dengan munculnya part 10 ini. Makasih sudah update, Ijaggys🙂

    Ga nyangka Philip Han bisa makan temen ckckck kayak ga ada perempuan lain aja, sir😦
    Makin runyamlah hubungan Cheonsa-Sena karena ulah para orangtua itu.

    Kok makin lampir deh karakter Sandara di sini, minta disiram air keras nih hahaha

    Let out the beast, Han. Kasihan juga ngelihat Cheonsa sudah macam boneka diperlakukan seenaknya oleh orang-orang di sekitarnya—ga orangtuanya, ga sahabat-sahabatnya, ga juga orang-orang yang dia sayang. Manusia selalu punya batas kesabaran dan kayaknya di sinilah batas kesabaran Cheonsa. Tapi, kita ga pernah tau akan kayak gimana Cheonsa memperlakukan Sena nantinya setelah Sena berusaha untuk membuka masa lalu Cheonsa dengan Kyuhyun—yang sejujurnya bukan menjadi hak Sena.

    Setiap orang pasti punya shadow (sisi gelap) yang berusaha disimpan. Bukan selalu untuk dirinya sendiri, tapi mungkin juga untuk kebaikan banyak pihak.

    Sehat dan sukses selalu, Ijaggys ^^9

  40. wikyuhae says:

    OH MY GOSH ternyata GB kagak jadi di PW so aku ketinggalan baca TT TT

    First aku sekarang mulai bingung gimana perasaan HCS ke LDH, apa bener ini hanya kedok HCS mendekati LDH untuk mendekati CKY. Sumpah disini aku eneg banget ama pacarnya LDH aka Sandara, ngaca atuh neng situ disini pendidik eh malah kelakuannya kagak gitu.

    Dan untuk bapaknye HCS aka Philip Han dan emaknya Sena, bingung aku gimana ya ada orangtua yag kelakuannya kayak gini. Ckckckck. Mesti ada sesuatu dibalik semua ini kan.

    Cie Sena mulai cemburu ni sama LHJ, kayaknya asik ni kalau ada spin off nya mereka #toel-toelSonia. #piss

    Dan akhir chapternya itu apaAn Han Cheonsa menakutkan oeyyy, Sena udah bikin sisi gelap HCS yang selama ini ditutupin bangkit, sumpah penasaran banget gimana sisi HCS yang ini.

  41. @R_ELFIna says:

    Nyembunyiin masalah di balik senyuman itu susah, dan menyakitkan. Tapi Cheonsa, dia begitu hebat melakukannya.
    Dan dari cerita ini, aku bisa belajar tentang pentingnya arti sebuah sahabat dan keterbukaan. Bahwa di balik senyuman dan sikap yang baik-baik saja, ada sebuah pedang yang menancap dengan indahnya. Sebuah kesakitan yang perlahan menghancurkan semua sandiwara ‘baik-baik saja’.
    Ternyata itu alasan Donghae berpacaran dengan Sandara, agar dia dan Cheonsa memiliki jarak. Dan tentang hubungan Cheonsa-Kyuhyun, itu benar-benar membuatku penasaran. Apalagi dengan sikap Cheonsa pada Sena yang sampai seperti itu.
    Apa jangan-jangan, Kyuhyun juga yang mengubah Cheonsa menjadi orang yang tenang seperti itu?
    Ah aku gak bisa menebaknya. Jadi di tunggu aja cerita selanjutnya😀

  42. minyoung123 says:

    Pecahhhhhhh. Fiinalllyyyyyy. Penasarann tentang cheonsa dan kyuhyunnn. Ughhhh keep writinggg🙂

  43. sahaesa says:

    benerkan kyuhyun ama cheonsa dulu ada hubungan. padahal lg penasaran apa yg bakal diucapin sena ttng kyuhyun dan cheonsa, eh si cheonsa malah nongol..

    hohohoho cheonsa mulai jahat, sisi gelapnya muncul.. ketenangan dan kesabarannya mulai hilang gegara ngebahas kyuhyun donghae..

    apa yg bakal dilakuin cheonsa ke sena?? dan gak nyangka bngt ternyata daddy han selingkuhnya ama sena mommy, pasti bakalan ada perang besar kl sampe srna daddy tau siapa yg menghancurkan keluarganya..

    ceritanya makin rumit tp makin seru!!

  44. Mymecho says:

    Jadi donghae cuma jd pelampiasan cheonsa aja gt ?? Uh kasian.
    Enek bgt sama dara disini sumpah,rasanya tuh pengen bejek”,dipikir donghae cinta apa sama dia..

    Yg paling greget tuh hyukjae sama sena,gk sabar dh pengen tau gmn kelanjutan kisah cinta mereka.

  45. harniyunhie says:

    masalah makin ribet dan rahasia antara kyuhyun dan cheonsa dimasa lalu akhirnya terkuak sedikit oh astaga donghae jadi pelampiasannya cheonsa? pls cheonsa dateng tiba-tiba dan sena gagal ngebocorin rahasia cheonsa dan membuat sisi gelap cheonsa terbangun><

  46. melodyva says:

    kak sonn !!! kenoa gak biarin aj sih sena ksih tau masa lalu kyuhyun sma cheonsa ??
    jdi sebener’a ituu cheonsa suka sma siapa ??
    masih cinta sma kyuhyun ?? dan cuma pke donghae buat bles dendam atau dia udah suka bneran sma donghae dan lupain kyuhyun ?? atau jgn2 dia suka sma 22’a ??
    trus gimana hubungan kris ma cheonsa ?? trus sam sma cheonsa abis adegan kepergok selingkuh itu ?? penasarannn !!!😥

  47. AM says:

    Pasti ada apa-apa aja sama Kyuhyun wkwk Madoisellenya bikin kesel aja. Donghaenya kasian juga. Penasaran bagaimana kedepannya cerita ini.

  48. AM says:

    Pasti ada apa-apa aja sama Kyuhyun wkwk Philip Han mau nikah lagi sama orang yang gak jauh-jauh, makin benci aja deh Senanya.

  49. Anggun says:

    Pasti ada apa-apa aja sama Kyuhyun wkwk penasaran tentang cerita mereka kedepannya.

  50. andreakim says:

    sena nya makin lama makin nyebelin nih ya); minta dilempar pake sandal bgt));

    nice storyy kakk,cant wait for the next chapterr😬

  51. Amandhharu says:

    Menurut gue sih omongan Sena bener Kalo awalnya (mungkin) cheonsa deketin Donghae biar bisa kembali ke Kyuhyun, tapi seiring berjalannya waktu tujuan awal cheonsa jadi berbelok dan beloknya malah ke Donghae…
    Donghaenya uda mikir ngga2 tuh pasti!!
    Dan ternyata Sena yang berhasil bangunin Cheonsa voldy.. Lol

  52. nikki says:

    Selama ini aku memang mengira ada sesuatu antara choensa dan kyu.. ternyata beneran ada..
    Bingung beneran nih… choensa berakhirnya sama siapa .. kyu , hae atau kris 😂

  53. riidaumala says:

    sebulan kemudian baru baca??? duh, ketinggalan banget. tapi ketimbang ketinggalan setahun, mending sebulan, kan?
    pusingya, banyak yang dikasihani di part ini. tapi yang paling dibenci yan Philip Han. eh, sandara juga iya, Thanks Kim jus sankist nya, manis banget itu.

  54. Dion says:

    Kenapa gak dibukuin aja? Seriusan kalo ini dijadiin buku, gue bakal beli.

  55. […] Prologue | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | aes·thet·ic |  8 | 9 | 10 […]

  56. autumnblues says:

    Tuh kan.. kyu sma cheonsa jln cintanya gk mulus pasti gra2 philip nih.. tp msih pnsrn apa yg dialamin kyu sma cheonsa dlunya? Makin galau aja bacanya eonni.. hikss.. smoga kisah cheonsa brakhir indah.. btw sena kdg egois yah. Cuma mkirin dia yg trsakiti, pdhl dia yg gk nanggepin appanya malah nanggepin si philip.. tp blg si cheonsa rebut prhatian appanya.. skr malah nyalahin cheonsa lg. Pdhl yg slah itu eommanya sma philip. Kasian sih sma cheonsa sma sena. Masalahnya makin rumit. Aihhh

  57. Lee25 says:

    Ternyata alice ibunya sena.. , sisi gelap cheonsa bangkit nih mb sena sih pake ngungkit2 masa lalu

    Penasaran sama apa yang bakal di lakuin cheonsa ke sena..

  58. Ruggyroqqu says:

    Kaennya semua org yg di dekat cheonsa bakal tersakiti…pertama kyu trus donghae skrng sammy n kriss juga bakal kena gara2 philip han…. Whattt jd ibu tirinnya itu nyokapnnya sena duh tambah kacau aja dekh kasihan sena n cheonsa.. Wah akhirnnya yg ditunggu2 meledak cheonsa udah keluar dri zona amannya yg selalu tenang…

  59. widiya says:

    nangis deh ane😥
    Sisi gelapnya muncul juga

  60. widiya says:

    Ada hubungan apa chaonsa sama kyuhyun?
    Sisi gelapnya sampe muncul gitu?
    Ditunggu kelanjutannya min

  61. ditaaa says:

    disini tuh yang jelas salah si phillip, cheonsa bahkan gatau kalo ibu tirinya nanti adalah ibunya sena tapi sena selalu melihat kejadian dari perspektifnya sendiri dan menganggap kalo cheonsa tau semuanya dan berusaha buat hancurin hidup dan keluarganya. kesian cheonsa padahal dia udah baik ke sahabat2nya :((
    kim keren banget pas dia siram sunkist ke mukanya si sandara trus tau2 sena dateng nahan tangannya sandara pas mau nampar kim.
    yaaa ampuunn sena karna udah dikuasain sama emosi sampe dia mau ceritain past relationshipnya kyuhyun dan cheonsa. tapi gue juga penasaran sih emang dulunya kaya gimama itu dia hehehehehe
    dan akhirnyaaaaa cheonsa jadi jahat! kesabaran dan ketenangan seseorang juga ada batesnya kali sen kalo diusik teruuussss…

  62. Dion says:

    HCS is mad. Sena sena sena, sisi gelap HCS telah bangkit. wkwkwkwk

  63. Raeder says:

    AHHHG HAMPIR SAJAAAAAA ITU RAHASIA TERBUKAAA AHHH ASTAGAAAA.
    well kimmy dan sena udah baikan huraayy. Penasaran ada apa sih ckh ama hcs kok gitu bgt?

  64. […] Prologue | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | aes·thet·ic |  8 | 9 | 10 […]

  65. autumnblues says:

    Eonni.. aku baca ulang chapter ini lg bkin makin penasaran sma yg kyu alami sma cheonsa.. mrka prnh punya perasaan yg sma tp gra2 philip appanya cheonsa hbungan mrka jd hancur.. apa cheonsa masih ada perasaan sma kyu? Feelingku blg masih ada tp udh trganti sma sosok baru yaitu hae.. bnr gk? Dan kyu bs kupastiin perasaannya ke chepnsa msih sma dan gk berubah.. lalu kris apa akhirnya bakal ttp sma cheonsa? Atau mungkin beralih ke sammy? Soalnya kris nmpak udh buka diri buat sammy, buktinya dia bs kaish senyum yg slma ini cuma buat cheonsa ke ssammy.. prsahabatan mrka apa pada akhirnya bakal hancur atau bakal baikan? Apa cheonsa bakal benci sena? Krn udh sdikit bocorin info tntg msalalu cheonsa sma kyu? Dan msih gk nyangka aja sma eomma sena sma appa chepnsa. Egois cuma mkirin kbhagiaan sndiri mnurutku eonni. Mrka beranggapan itu yg trbaik buat anaknya dan bakal bkin anaknya bahagia.. tapi nyatanya mrka itulah yg nyakin perasaan anak2 mrka sndiri.. penasaran kelanjutannya. Masih bnyk pertanyaan2 yg numpuk diotak dn gk bs dicurahin smuanya :’) apalagi tntang akhir kisahnya cheonsa. Sma kris, kyu apa hae?

  66. dini triana says:

    Aku baru tau part ini udh keluar😦 asli ya disini finally beberapa pertanyaan yg muncul dikepala terjawab. Sudah kuduga om philip selingkuh sama mamahnya sena kannnnn. Plis sena kamu gatau apa yg cheonsa rasain. Dia juga pasti sama terpukul gara2 Itu yakan. Oke sena dan kim udah agak baikan tp ituuu sandara ngeselin bgt sih. Pasti setelah ini sena makin benci sama cheonsa gara gara keluarganya sampe sampe dia ngebocorin rahasia cheonsa omaygat tp makasih deng jadi aku juga tau yg sebenernya hmmmm apa yg bakal dilakuin cheonsa ya 😐

  67. Fanny_Park says:

    patah hatii!!!
    baca nya bener2 buat menganga,,
    han cheonsa pernah sangat mencintai cho kyuhyun???????
    kalau sekarang??? apa tetap kyuhyun atau sudah berganti dengan lee donghae??

    daebakkkk,,
    baca nya buat hati bergejolak sendirii,,
    donghae, kuharap kau tak patah hati😥

  68. Snowcho says:

    Wuah,part ini penuh gejolak.
    Ayahnya cheonsa bener2 berniat menghancurkan orang2 yg dikiranya gk pantas untuk cheonsa. Apa mungkin ya hubungan kyuhyun dan cheonsa dulu ada sangkut pautnya sama ayahnya cheonsa?
    Sumpah,aku penasaran banget sama kisah mereka. Itu sena udah hampir bilang eh malah chensa datang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s