FIGHTMEEE

.

.

Fight me for the rest of our lives.

.

.

Suka atau tidak, Han Cheonsa adalah kekasihnya. Jadi ketika dia membuka pintu apartemenya, dan menemukan wallpaper di dindingnya sudah berubah menjadi kuning terang dengan motif karakter dari kartun Justice League, dia tidak bisa marah. Lagipula bertengkar dengan wanita itu bukanlah pilihan yang baik.

Jadi yang dia lakukan adalah menaruh mantelnya di atas sofa yang berwarna merah muda, dan menunggu kekasihnya keluar dari dalam kamarnya. Setelah kabar bahwa Cheonsa resmi mengandung anaknya sekitar satu bulan yang lalu, Lee Donghae tidak bisa berbuat banyak atas pergantian yang terjadi di apartemenya. Dia seperti kehilangan kekuasaan atas apartemenya, pertama kekasihnya itu merubah kamarnya menjadi berwarna pelangi, lalu keesokan harinya dia melihat gorden putihnya sudah berubah menjadi warna ungu dengan hiasan Barney & Friends.

Benar-benar menjengkelkan.

“Donghae, besok aku akan merubah ruang kerjamu menjadi kamar Superman kita.” Seru Cheonsa dengan senyuman semangatnya, sambil mengecup bibir Donghae dengan singkat sebelum dia kembali membuang barang-barang Donghae dari ruang kerjanya. Lihat, bagaimana wanita itu sudah menguasai semuanya dan bahkan dia sudah meramalkan bahwa buah hati mereka adalah laki-laki.

“Menikahlah denganku, lalu kau bisa merubah apartemenku menjadi taman kanak-kanak.” Cheonsa menghentikan langkahnya, lalu menatap kekasihnya dengan pandangan bosanya. “Aku mengandung anakmu, bukan berarti aku harus menikah denganmu sayang.” Itu adalah jawaban yang sudah Donghae duga—mereka telah menjalin hubungan selama lebih dari lima tahun dan sudah lima tahun juga mereka hidup bersama.

Dia sudah melamar wanita itu sebanyak 79 kali dan kekasihnya menolaknya dengan jawaban yang sama, “Aku tidak ingin berakhir dengan pria picisan seperti dirimu.” Benar-benar menyebalkan.

“Kau selalu berbicara omong kosong seperti itu.” Mungkin ini adalah efek dari hari yang melelahkan, tapi dia bisa melihat Cheonsa menatapnya dengan bingung. Perubahan suasana hati yang cukup signifikan.

“Apa kau tengah datang bulan? Jika kau ingin membicarakan hal ini baiklah, aku tidak ingin menikah denganmu—aku tidak bisa membayangkan hidup dengan orang yang sama sepanjang hidupku. Komitmen itu terlalu rumit, jadi mengapa kita tidak menjalani apa yang kita miliki sekarang?” Cheonsa berbicara secara gamblang. Dia adalah wanita bebas yang liberal, memikirkan sebuah komitmen rumit bernama pernikahan jelas bukanlah hal yang disukainya.

“Kau tahu? Aku benar-benar membencimu, aku bahkan tidak menginginkan kau menjadi Ibu dari anaku. Kau bisa menggugurkannya.” Bentak Donghae yang membuat kekasihnya itu menghentikan kegiatanya dan menatapnya dengan tidak percaya, setelah lebih dari lima tahun mereka bersama ini adalah pertama kalinya dia membentaknya. Donghae membanting pintu kamarnya dengan keras, lalu menghempaskan tubuhnya ke atas tempat tidur yang kini sudah berwarna kuning terang.

Sebenarnya dia tidak bersungguh-sungguh dengan semua ucapanya tadi. Memiliki anak dari kekasihnya yang keras kepala itu, adalah salah satu mimpinya selama ini. Tapi terkadang, Han Cheonsa butuh sedikit gertakan hanya untuk menyadarkan bahwa dia adalah wanita yang membuat semua pria ingin menelanya hidup-hidup.

Dia mendengar seseorang membuka pintunya dengan perlahan. Tanpa melihatpun dia tahu siapa yang membukanya. Cheonsa berdiri disana, dengan sebuah koper besar yang berisi barang-barangnya. Donghae memejamkan matanya, berpura-pura tidur jauh lebih baik dalam kondisi seperti ini. Sebenarnya pertengkaran mereka malam ini bukanlah pertengkaran terhebat yang pernah mereka alami, hanya saja pertengkaran mereka malam ini terasa lebih dalam. Donghae menginginkan sebuah keluarga, dan Cheonsa menginginkan kebebasan.

Cheonsa menghempaskan tubuhnya di samping Donghae. “Aku akan pergi sebentar lagi, dan kau bisa memiliki apartemenmu kembali.” Bisik Cheonsa memecah keheningan disana, dia menatap wajah Donghae yang masih terpejam—menatap bagaimana wajah itu telah membius otaknya selama lima tahun ini hingga dia memutuskan untuk memiliki anaknya.

Ini gila pikirnya, dia adalah wanita bebas yang membenci pernikahan dan kehamilan.

“Aku akan tetap mempertahankan Superman kita, walaupun kita sudah tidak bersama. Kau bisa mengunjunginya setiap minggu—atau apapun.”

Donghae masih memejamkan matanya, ini adalah pertama kalinya Donghae tidak berusaha mencegahnya untuk pergi atau melakukan satu hal yang romantis untuknya, dan itu cukup membuat Cheonsa kesal.

“Atau tidak.” Cheonsa bangkit dari atas tempat tidur, dia menarik kopernya yang berada di ujung pintu, tanpa memperdulikan Donghae yang masih mengacuhkannya.

“Aku akan pergi ke klinik tederkat, aku akan membuat janji kepada dokter, dan aku akan menggugurkan kandungan ini—karena—“

Kata-kata Cheonsa terputus ketika dia melihat Donghae membuka matanya dan berjalan ke arahnya dengan penuh amarah.

“I’ll fight you.” Donghae bisa merasakan rahangnya mengeras, memikirkan bahwa Cheonsa dengan begitu gampangnya melakukan hal itu membuat emosinya tidak terkontrol. Mereka bisa bertengkar, dan Cheonsa bisa melakukan apa yang dia inginkan—kecuali hal ini, menggugurkan kandungannya.

“Do you want that?” tanyanya yang hanya dibalas oleh tatapan tidak perduli khas Han Cheonsa.

“Cheonsa, I swear to God—I’ll fucking fight you.” Ancamnya sekali lagi setelah melihat bahwa Cheonsa tidak merubah keputusannya. Baru ketika Donghae akan mencengkram tangan Cheonsa, dia melihat wanita itu berlutut di hadapannya dan mengeluarkan sebuah kotak kecil berisi dua buah cincin.

“Then fight me for the rest of our lives.”

Lupakan tentang rencana yang telah dia susun rapih selama beberapa bulan ke belakang, tentang bagaimana dia akan melamar Donghae setelah putra mereka lahir.

Dan persetan dengan harga diri berserta embel-embel jiwa bebas di dalam dirinya. Dia mencintai Lee Donghae, dan dia tidak akan membiarkan satu keputusan bodoh menghancurkan apa yang benar-benar dicintainya selama ini.

Donghae menatap Cheonsa dengan tidak percaya, sebelum membantu Cheonsa untuk berdiri dan membiarkan wanita itu merendahkan ego-nya untuk pertama kalinya. Donghae tahu bahwa kata-kata ‘maukah kau menikahiku’ tidak akan keluar dari bibirnya.

Fight me for the rest of our lives.” Ulangnya sekali lagi, yang kali ini berhasil membuat Donghae tertawa puas—sebelum pria itu mendaratkan sebuah kecupan singkat di bibirnya.

“Yes, as long as I get to see you everyday.” Bisiknya sebelum dia kembali mencium bibir Cheonsa dengan lembut. Dan akhirnya Han Cheonsa menyadari sesuatu, bahwa jika kau benar-benar mencintai seseorang—kau akan melakukan hal yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Dan untuk Han Cheonsa, hal itu adalah Lee Donghae.

.

.

.

 

-FIN-

.

.

.

Made from an old file. [again im trying with all might to update this blog everyday]. So, for siders…………..gosh, you gonna regret if I choose to protect this blog which I am costantly thinking about it. Anyway, comments are greatly appreciated!

xo

IJaggys

Open Pre-Order For All Books: Shop Now!

About IJaggys

Sorry, am I supposed to know who you are?

27 responses »

  1. cutebabyhae says:

    Awal yang mengejutkan, but at last Cheonsa ngelamar (?) . Well apa sebentar lagi si malaikat iblis itu berubah jadi manusia berhati malaikat (?) but Donghae, you must be happy about that. Cheonsa menemukan pangeran ikannya. Ahahhaa

  2. kim_yeon says:

    Aku kira Cheonsa bakalan benar-benaran menggugurkan kandungannya.But she didn’t …Thanks God
    Pasti hati Donghse berbunga-bunga ketika Cheonsa melamarnya…Hal langka (?) yang dilakuin Cheonsa for the first time~

  3. kim_yeon says:

    Aku kira Cheonsa bakal benar-benar mengugurkan kandungannya But Thanks God she didn’t

    Pasti hati Donghae berbunga-bunga ketika dilamar sama Cheonsa❤

  4. Yuki says:

    wahh, ff nya keren banget.. cuma ficlet tapi semua yang di maksud bisa masuk ke dalam cerita, suka-suka… yuki sama sekali nggak ngira kalau cheonsa bisa berubah jadi baik kayak gitu ke donghae.. dikirain bakal ada pertengkaran hebat,, eh taunya enggak.. syukurlah kalau semuanya baik-baik saja dan berakhir romantis🙂

  5. Choi Rinna says:

    Hahaha cheonsa yg nglamar donghae? Gk biasanya cheonsa kyk gini😀

  6. FisHaeGyu says:

    Ya Alloh aku dag dig dug baca ini takut beneran mereka pisah dan cheonsa beneran ngegugurin kandungannya…. tapi Alhamdulllah nggak dan happy end dimana si iblis bermata tiga ngelamar si ongek;v mungkin ini akan menjadi sejarah langka dimana cheonsa ngilangin harga diri dan ego yang super duper tinngi demi mereka;v…. Ditunggu lagi ya kak next story cheonsa donghae yang suiit suiiit yang nggak ada semutnya;v

  7. ji says:

    wolohwolohwolohh…
    ga percaya yg akhirnya ngajak nikah dan iyes itu cheonsaaa..
    kalo tetiba cheonsa dibuat kek donghae sifatnya gmn jdinya ya??

  8. muchbetter89 says:

    It’s unexpected for me, actually donghae always lose and give up with HCS but now it’s like miracle for donghae, please release sequel as soon as for this part, i wanna to see HCS give birth her baby

  9. Sophie says:

    bagus deh sekali2 HCS ngerendahin ego nya, woss..

  10. fit. says:

    OMG.INI CUKUO MENGEJUTKAN GILA CHEONSA NGELAMAR DONGHAE WKWKWK LOLOL,TAPI GAPAPA COUPLE INI MEMANG SELALU BERAHIR BAHAGIA.SEMOGA BABYNYA BENERAN JADI SUPERMAN EAH WKWKWJWJ😍😍😘😘🤗🤗🤗

  11. insan nurmala says:

    what cheonsa melamar donghae ?
    wahh itu suatu keajaiban sekali😀

    awal yang menjengkelkan tapi akhir yang membahagiakan.😀
    donghae harus benar benar merayakan hal ini seperti nya.😀

  12. isfifath says:

    ga kuaaat aaakkkk short story tapi dapet banget <333

  13. Zii says:

    woaaa kejutan😀

  14. fsshy says:

    Penuh kejutan ya HCS. Keren. Ga nyangka

  15. annisapi says:

    hello sonia, ini pertama kali aku banget baca ff kamu yg melibatkan donghae. aku ga pernah baca ff kamu yang series gitu, dan kalaupun pernah kayaknya itu ff yg terbaru alias sequel iti sama si bobi di wp lain. hahaha. tapi aku bukannya ga tahu kisah sengit dari cheonsadonghae. aku kaget di sini cheonsa lamar donghae. hahhaha. lucu. tapi semoga abis ini ada kisah lain yaaa. luv.

  16. keren kak 💕💕 love ya kak ijaggys … i’m your fans now 💕

  17. shfly3424Arista says:

    Duhhhh 79 x dilamar
    Ditolak mulu
    untung hae setia bnget ama nie. Betina

    Duhhh speechlles bnget
    Ini. Ya ampun sweet tegang

  18. Ny lee says:

    Cerita2 ringan tetapi ngena ♡♡♡

  19. pitongtong says:

    Kapan terakhir aku buka wp kamu ya son ? Pas buka pas donghae . Aku kangen donghae banget .

    Cerita disini masih tentang donghae kan ?
    Mari lepas rindu
    Ahahaha

  20. - says:

    Gila Donghae cowok paling beruntung kali ya bisa dilamar sama Cheonsa, yang notabenenya punya ego tinggi haha bahkan Donghae kagetnya setengah mati lol

    Ijaggys berhasil dengan tetep ngehidupin blog ini dengan oneshoot semacam gini, yang masih fresh dan baru, meskipun katanya ada sebagian yang ff nya nemu di email lol tapi ini bener bener beda dari yang lain. Congrats!

  21. OMG!!!! I JUST CAN’T!!! cheonsa… finally!!! Aaaaaaaa

  22. Helen says:

    DEMI APAPUN GW MELTED YA AMPUN DUABSMANDBAKS SO SWEET BGT SI CHEONSA….AAAAA FF INI BERHASIL BIKIN GW TERIAK2 SENDIRI

  23. duhhhhhhh…
    entah yah padahal scene mereka lagi berantem, tapi pas baca “pria picisan”… yang ada langsung senyum-senyum…

    aahhhhh Ijaggy selalu sukses buat adegan romantisss…tanpa kata-kata yg buat muall… ahhahaha ^^ thank you for update..

  24. inggarkichulsung says:

    Aigoo so sweet and a little weird too, Cheonsa dilamar lagi sm Donghae oppa dlm keadaan bertengkar dan stlh lamaran yg ke 80x finally Cheonsa mau menerima lamaran kekasihnya tsb

  25. mychococho says:

    Haduhh manisnya.. q suka detail2 kecil disini, gimana cheonsa mampu berubah demi donghae yang malah sibuk mikirin apartemennya hahha… ahh superman jun😚😚

  26. Hilma says:

    Omaigat omaigat omaigat…
    Gk nyangka cheonsa yang bakal ngelamar donghae at the end… Akhir yg sweet dan unpredictable bangett..
    Jdi senyum senyum sendiri bayangin cheonsa dengan harga dirinya yg setinggi langit mau berlutut di hadapan donghae..
    Aku aja yg gk kayak cheonsa masih pikir pikir buat kayak gitu 😆😂

  27. Snowcho says:

    Ya Tuhan,aku kira hubungan mereka akan berakhir. Gk taunya malah cheonsa yg nglamar donghae.haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s