GANGNAMLOVE9

.

Prologue | 2 | 3 | 5 | 6 | aes·thet·ic  8

.

.:Je L’aime:.

.

.

.

***

 

Tokyo

Kabukicho, Japan.

“Hey, bisa saja itu bukan Harley milik Ayahmu. Kau tahu Tokyo sangat luas, dan seseorang bisa saja memiliki Harley yang sama persis seperti milik Ayahmu.” Hyukjae berusaha menenangkan Sena, saat gadis itu menemukan Harley Ayahnya terparkir di bawah sana.

“Apa Ayahmu adalah tipe pria hidung belang yang menyukai kegiatan olahraga tempat tidur di love-hotel murahan seperti ini?” Hyukjae menekan angka tiga di dalam lift yang hanya cukup untuk tiga orang.

“Tidak, Ayahku bukan tipe pria sepertimu. Lagipula apa kau tidak terlalu berlebihan menginap di tempat seperti ini? Aku prihatin dengan Monsieur Lee yang kau abaikan begitu saja.” Sena menatap Hyukjae dengan jengkel, sementara pria humoris itu hanya tertawa senang.

“Penghematan. Hostel ini sedang mengadakan penawaran termurah, dan bagusnya hostel ini menyediakan kondom secara cuma-cuma. Sekarang kau bisa mempertimbangkan keputusanmu untk menemaniku menghabiskan kondom dengan gaya yang sangat seksi. Juga, Donghae pasti telah menikmati waktunya dengan wanita panggilan yang berlalu-lalang di sekitar sini.”

Jika saja ini bukan di tempat umum, Sena sudah bersiap menendang wajah Hyukjae dengan heelsnya yang tajam. Hyukjae berbelok di ujung lorong yang gelap, dan membuka pintu dengan kunci cadangan yang di mintanya di meja resepsionis—hanya untuk mendengarnya berteriak dengan tidak percaya.

Sena segera berlari menghampirinya, dan matanya membesar saat dia melihat pemandangan di hadapanya. Lee Donghae memeluk Han Cheonsa dalam tidurnya. Mereka berdua saling menatap dengan tidak percaya, yang di lihatnya disini adalah Han Cheonsa—Almighty Cheonsa, gadis sempurna yang akan menjerit histeris saat masuk ke dalam hostel kumuh seperti ini.

Bunyi derit pintu akhirnya membuat Cheonsa terjaga dari tidurnya, dengan setengah sadar dia menangkap dua bayangan yang masih menatapnya dengan tidak percaya. Sementara Donghae masih terlelap pulas, baru ketika Cheonsa melepaskan pelukanya—Donghae berguman di alam bawah sadarnya tapi cukup keras untuk di dengar oleh mereka bertiga.

“Aku masih ingin memelukmu Cheonsa sayang.”

Hyukjae menutup wajahnya dengan malu, Sena lebih memilih berpura-pura tidak mendengar ucapan itu—dan Cheonsa dia menyadari kehadiran Sena, lalu matanya menatap Hyukjae.

“Oh, kalian bersama?”

Cheonsa bertanya dengan suara kasualnya, seperti tidak ada yang terjadi di antara dirinya dan Sena. Satu tangan Donghae masih melingkar di tubuh Cheonsa.

“Selamat Monsieur Hyukjae, kau pasti sangat senang. Bagaimanapun juga kini kalian telah bersama dan itu adalah hal yang bagus.” Cheonsa bangkit dari atas tempat tidur, tanpa memperdulikan Donghae yang masih berguman ingin memeluknya di dalam tidurnya.

“Bukan sesuatu hal yang harus kau ketahui. Bagaimanapun juga kau tidak pernah benar-benar perduli kepada orang lain, bukan?” Sena menjawab dengan senyuman sarkastiknya. Hyukjae tidak tahu mengapa Sena harus berkata sekeras itu kepada Cheonsa, karena yang gadis itu lakukan hanyalah memberikan ucapan selamat kepada mereka.

“Aku sangat perduli padamu, jika saja kau bisa melihatnya Sena.”

Cheonsa akan selalu menjadi orang dengan jawaban yang diplomatis, dia tersenyum dan bersikap bahwa pertengkaran mereka bukanlah sebuah hal yang besar.

“Jika kau benar-benar perduli, mengapa kau diam saja ketika Kim menampar Sammy? Mengapa kau tidak pernah membalas ketika aku mengeluarkan kata-kata kasar padamu, jika kau benar-benar perduli—mengapa aku tidak pernah merasakanya?”

Hyukjae hanya berdiri disana dengan canggung, Sena selalu berubah menjadi gadis yang jahat jika berhadapan dengan Cheonsa, dan Cheonsa di luar dugaan akan menjadi malaikat yang selalu tersenyum tanpa berusaha memancing pertengkaran.

“Mungkin karena aku masih menganggapmu sebagai sahabat terbaiku. Kau mungkin membutuhkan sedikit waktu dariku, dan aku tidak akan memaksamu—tapi aku akan selalu berada disini jika kau membutuhkan bantuanku.”

Cheonsa menjawab dengan senyuman yang tersorot sinar matahari pagi. Sekarang Hyukjae mengerti mengapa semua orang begitu mencintai Cheonsa, karena mencintai dirinya tidak membutuhkan alasan—kau hanya mencintainya begitu saja.

Donghae akhirnya terbangun dari tidurnya, dia mengusap matanya beberapa kali sebelum dia menangkap bayangan Hyukjae disana.

“AKU TIDAK MELAKUKAN APAPUN DENGAN CHEONSA! JANGAN BERPIKIRAN MACAM-MACAM!” Donghae berteriak dengan keras, saat dia melihat Hyukjae tersenyum nakal di sana. Donghae tanpa sadar telah berhasil mencairkan suasana di dalam sana, dan Hyukjae berterima kasih berkali-kali di dalam hatinya.

“Kita menghabiskan kondom bersama.” Sahut Cheonsa dari belakang membuat Donghae semakin panik, dia tahu bahwa Hyukjae tidak akan pernah berhenti menggodanya setelah ini.

“BOHONG! AKU MEMBUANG KONDOMNYA KE TEMPAT SAMPAH!” Donghae masih berteriak, sementara Hyukjae masih tersenyum nakal dengan tatapan penuh arti. Sena tetap dengan aksinya mengabaikan semua pembicaraan konyol tersebut.

“Aku akan sangat senang jika kalian menghabiskan kondom bersama.” Hyukjae mulai menggoda Donghae, dan Cheonsa hanya tersenyum sebelum masuk ke dalam kamar mandi.

“KAU JUGA DENGAN SENA? KENAPA KAU TIDAK PERNAH BILANG?”

Hyukjae menutup telinganya sebelum dia memukul kepala Donghae dengan keras.

“Berhenti berteriak, pendengaranku masih sehat. Tentu saja aku dengan si seksi, dan tentu saja aku tidak pernah membicarakanya denganmu—atau kau akan merebut Sena dariku.”

“Hyukjae aku bisa mendengarmu!” Sena berteriak di ambang pintu, wajahnya masih sedikit kesal tapi dia tetap bertahan disana.

“Apa yang terjadi denganmu dan Cheonsa?” Hyukjae bertanya dengan wajah penasaranya.

“Ceritanya sangat panjang—aku tersesat, dan entah bagaimana aku berakhir di acara makan malam bersama Ayahnya, dan dia berkata bahwa aku adalah kekasihnya. Lalu semuanya berjalan semakin buruk, Ayah Sena menyuruhku untuk membawa Cheonsa pergi dengan Harley-nya—dan Cheonsa berkata bahwa Ayahnya tidak akan melepaskanku begitu saja. Semuanya terasa membingungkan.”

Donghae mengusap wajahnya dengan kedua tanganya, Sena mendengar semua cerita itu dalam keheningan.

“Monsieur Lee, aku rasa kau harus menjauh dari Cheonsa secepatnya.” Suara Sena menarik perhatian Donghae dan Hyukjae. Sena menarik nafasnya dengan berat, matanya mengarah ke pintu kamar mandi yang masih tertutup.

“Kau tidak akan pernah tahu apa yang Philip lakukan kepada orang-orang yang sangat di cintai Cheonsa. Philip tidak akan pernah berhenti, hingga dia menghancurkan semuanya.”

Kini semua itu bukanlah lelucuan lagi, Philip Han tidak akan pernah berhenti hingga dia berhasil menghancurkan segalanya yang di cintai Han Cheonsa.

 

***

Higashi-Simbashi, Minato.

Tokyo.

Seorang pelayan yang mengantarkan layanan kamar, memberitahukan bahwa Han Cheonsa telah kembali ke kamarnya. Ayahnya dan Anthony, tengah menikmati sarapan pagi di sebuah ruangan khusus di lantai 19. Sementara Jungwoo, dia harus pergi ke studio fotonya untuk memberikan pengarahan pada fotografer-fotografer yang berkerja di bawahnya.

Kini hanya Philip Han yang tidak dia ketahui keberadaanya. Mungkin Philip berada di salah satu lantai di hotel mewah ini, atau bisa saja Philip tengah merencanakan sesuatu yang buruk untuk Cheonsa maupun Donghae.

Mereka semua menetap di hotel yang sama. Hotel bintang lima milik Philip Han, dan Kim masih mengingat bagaimana raut wajah Philip berubah saat beberapa pelayan berkata bahwa Cheonsa belum kembali ke kamarnya.

Kim membuka pintu penthouse dengan kedua tanganya, hanya untuk menemukan Lee Donghae berdiri di sana dengan wajahnya yang polos. Pria ini jelas tidak mengetahui seberapa serius masalah yang akan di timbulkanya dengan hadir di dalam penthouse putri pemilik hotel ini.

“Bonjour Monsieur Lee.” Dengan suara setengah cemas, Kim masih berusaha untuk menyapa Donghae dengan normal. Gurunya itu tersenyum sekilas, dan membalas ucapanya dalam bahasa Perancis yang singkat.

“Cheonsa tengah mengganti pakaianya. Kim bisakah kau berkata kepada Cheonsa bahwa aku harus pergi? Penerbanganku ke Seoul akan berangkat sebentar lagi, aku telah memberitahukan hal ini kepadanya—tapi ingatkan dia lagi, aku tidak ingin membuatnya cemas.” Donghae menjelaskanya dengan senyuman ramahnya. Kini Kim mengerti mengapa Cheonsa memilih pria itu.

Itu adalah hal yang bagus. Beberapa kali dia melafalkan rasa leganya ketika mengetahui bahwa Donghae akan segera meninggalkan tempat ini. Dia tidak tahu apa yang akan terjadi jika Philip Han menemukanya di sini.

Donghae menyadari raut wajah Kim yang berbeda dari biasanya, dia memang tidak terlalu mengenal Kim, tapi dia yakin bahwa ada sesuatu yang salah dengan kedatanganya. Dia ingin bersikap pura-pura bodoh, dan mengabaikan apa yang di katakan Sena bahwa ancaman Philip yang akan menghabisinya berada di sekitar sini.

Dia juga tidak mengerti mengapa dia begitu berani menginjakan kakinya disini, di tempat dimana Philip bisa menghabisinya dalam hitungan detik.

“Tentang semalam,” suaranya terasa serak, dia tidak tahu harus berbicara apa. Menimbang bahwa posisinya disini hanyalah sebagai sahabat Cheonsa, dan apapun keputusan yang di pilih oleh Cheonsa, dia harus mendukungnya.

“Kau tidak perlu khawatir Kim. Tidak terjadi apa-apa antara aku dan Cheonsa, mungkin Cheonsa akan menjelaskan yang sebenarnya kepadamu setelah ini.” Donghae menjawab dengan tenang, dia mengambil tas kecil berisi pakaianya lalu berjalan ke ambang pintu.

“Aku tahu. Tapi, aku pikir Philip tidak akan menganggapnya sebagai sebuah lelucuan. Kini Philip akan melakukan apapun untuk memisahkanmu dengan Cheonsa, dia akan mengejarmu bahkan hingga ke ufuk barat sekalipun, Monsieur Lee.”

Kata-kata Kim terhenti hingga disana, meninggalkan Donghae tenggelam dalam keheningan yang panjang.

Philip tidak akan pernah berhenti.

 

***

Higashi-Simbashi, Minato.

Tokyo.

 

Philip menatap bingkai foto Cheonsa yang tengah memeluknya dengan senyuman indahnya. Ruangan mewah itu tidak pernah terasa sekosong ini sebelumnya. Suara langkah itu masih bisa di dengarnya di luar sana, cangkir kopi yang tidak pernah tersentuh oleh sang tamu, terus mengepul di udara.

“Tuan, Nona Cheonsa sedang menuju kemari, apa anda ingin menemuinya?” salah satu pengawalnya berkata dengan sopan, memecah keheningan di ruangan mewah tersebut.

“Ya, biarkan dia menemuiku.” Tepat setelah kata-katanya terucap, sosok sempurna putrinya berada di ambang pintu. Mata sebiru samudra itu tidak lagi menatapnya dengan hangat, yang ada hanyalah sebuah kekosongan tidak berujung.

“Aku akan membatalkan pertunangan ini dengan Kris.”

Philip terlihat sangat tenang, dia tidak lagi terkejut. Seakan-akan dia telah menebak bahwa ini akan terjadi.

“Aku akan mencari cara untuk membicarakan pertunangan ini dengan Kris. Aku tahu apa yang akan kau lakukan kepada Donghae. Kini aku tidak akan tinggal diam jika kau menyakiti Donghae, karena aku bukanlah boneka kecilmu lagi seperti dulu.” Cheonsa mengakhiri kata-katanya dengan tatapan samudranya yang dingin, meninggalkan Philip yang masih terarah pada bingkai foto itu.

Dia menatap pengawalnya yang masih berdiri disana, sebelum suara rendah itu terucap di udara.

“Jangan biarkan dia mengetahui bahwa aku telah berbicara dengan pria itu.”

 

***

Gangnam, Seoul.
South Korea

 

Seberapapun semua orang menilai bahwa Kris Duizhang adalah pria yang buruk untuk dirinya, nyatanya Kris Duizhang adalah yang terbaik untuknya. Dia selalu berada kapapun Cheonsa membutuhkanya, dan dia menempatkan Cheonsa sebagai fokus utamanya.

Tidak ada yang pernah melakukan hal itu untuknya, kecuali Kris Duizhang.

“Apa yang benar-benar kau inginkan?” Kris mengalihkan pandanganya dari etalase dan menatap kekasihnya dengan tenang. Kekasihnya yang baru saja kembali dari Tokyo.

Lupakan tentang makan siang bersama Samantha ketika kekasihnya itu pergi, kini Han Cheonsa berada di sisinya dan itu semua sudah lebih dari cukup.

Mereka telah berjalan mengitari toko kue di salah satu kafe mahal yang terletak di Gangnam itu selama lebih dari satu jam, dan Cheonsa belum bisa menentukan pilihanya antara cupcake dengan icing sugar yang lembut, atau muffin coklat yang mengepul hangat.

“Ini membingungkan, semuanya terlihat menarik di mataku.” Cheonsa menunjuk ke etalase kaca pendingin yang memuat berbagai jenis kue dengan tampilan menarik. Kris, menatap semua kue itu dengan sama—tidak ada yang menarik, semuanya terlihat seperti tumpukan tepung dan gula di matanya.

Mereka telah menghabiskan waktu lebih dari satu jam di sini, membuat beberapa pelayan mengekor di belakang mereka dan mendengarkan permintaan Cheonsa yang membingungkan.

Cheonsa menginginkan sesuatu yang manis untuk mulutnya, dan itu membuat Kris menghentikan Maybach-nya disana—dia menghubungi Kai bahwa dia dan Cheonsa akan tiba sedikit terlambat di acara camp-school mereka, saat dia melihat kekasihnya berdiri di depan etalase dengan serius.

Kris bukanlah pria yang menyukai gadis pemilih seperti Cheonsa, dia tidak pernah menyukai sifat nona besar seperti yang Cheonsa lakukan sekarang—membuatnya menunggu untuk sesuatu hal yang sepele, adalah hal yang sangat di bencinya.

Tapi dia tidak pernah merasa kesal ketika Cheonsa membuatnya menunggu selama lima jam, hanya karena gadis itu tidak bisa memilih dress apa yang akan dikenakanya di setiap kencan mereka.

Dia pikir hal itu cukup menjelaskan bahwa dia sangat mencintai Cheonsa.

“Apa aku membuatmu kesal?” Cheonsa selalu mengajukan pertanyaan itu setiap kali dia membuat Kris menunggu. Sebagai jawabanya Kris hanya menggenggam tangan Cheonsa sebelum mengecup keningnya dengan lembut.

“Hal seperti ini belum cukup untuk membuatku kesal, kau harus memikirkan hal yang lebih baik dari ini untuk menggangguku.” Kris melihat ujung bibir Cheonsa tertarik membentuk sebuah senyuman, kekasihnya itu membiarkan Kris menaruh satu tanganya di pinggangnya.

Ketika mereka hanya berdua, Kris akan selalu menunjukan rasa sayangnya pada Cheonsa.

“Aku akan mengambil semua kue yang berada di sini.” Kris mengeluarkan kartu kreditnya dan membuat seluruh pelayan disana menatapnya dengan terpesona.

Membeli semua kue yang berada disana hanya karena kekasihnya tidak bisa menentukan apa yang di inginkan, mungkin itu adalah kejadian termanis yang pernah disaksikan pelayan disana—jangan lupakan bagaimana garis wajah Kris yang sempurna, membuatnya terlihat seperti sebuah karakter yang keluar dari novel roman.

“Kita bisa membagikan semua kue itu di camp nanti. Sekarang, apa kau masih membutuhkan sesuatu?” Kris adalah pria yang sangat menarik untuk semua wanita, saat dia menandatangani jumlah tagihan atas semua kue-kue itu, Cheonsa bisa melihat pelayan wanita itu hampir terbentur meja karena matanya mengarah sempurna pada Kris.

Tapi Kris bahkan tidak menatap pelayan wanita itu sama sekali, dia hanya menatap Cheonsa. Tidak ada yang bisa mengalahkan Cheonsa di dalam matanya. Cheonsa menggelengkan kepalanya dengan singkat, kini beberapa wanita dengan sengaja masuk ke dalam toko kue itu setelah melihat Kris berada disana.

“Apa kita harus pergi ke sana?” Cheonsa tidak pernah menyukai camp school, agenda wajib yang di selenggarakan oleh SAIS di setiap tahunya. Bertujuan untuk mengajarkan kepada mereka agar saling berbagi, dan mempererat hubungan.

Kenyataanya hubungan keakraban itu tidak pernah terjadi, Cheonsa dan kelompoknya akan selalu bergabung dengan Kris dan kawananya. Mereka akan mendapatkan lokasi tenda kemah terbaik, dan mereka akan menghabiskan waktu bergurau tentang mengapa marshmallow mereka tidak matang dengan sempurna, atau bagaimana mereka membicarakan pengalaman mereka saat berlibur di sebuah kota eksotis di penjuru dunia.

“Kita bisa pergi ke summer house-ku yang berada di Vancouver, jika acara ini membuatmu merasa tidak nyaman.”

Ini bukanlah pertama kalinya mereka merubah perjalanan sekolah menjadi pernjalanan mereka, setiap kali SAIS mengadakan acara field trip—Kris dan Cheonsa tidak pernah hadir, mereka lebih memilih menghabiskan waktu berdua di tempat-tempat yang menakjubkan.

Dan ketika pihak sekolah menanyakan dimana keberadaan Kris dan Cheonsa, para pengawal mereka akan berkata bahwa Cheonsa dan Kris memiliki agendanya sendiri.

Nyatanya, Kris hanya ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan Cheonsa. Di dalam sekolah Kris mungkin terlihat acuh dengan kehadiran kekasihnya, tapi di luar sekolah dia akan berubah menjadi pria yang Cheonsa inginkan.

Hari ini adalah pengecualian, Kris datang menjemputnya dan berkata bahwa mereka akan mengikuti acara camp kali ini.

“Itu adalah hal yang bagus, kau memang yang terbaik. Tapi tidak ada salahnya kita mengikuti acara ini.” Cheonsa mengecup wajah Kris singkat, sebelum matanya mengarah ke satu titik di dalam sana. Dia melihat Lee Donghae tengah tertawa lepas dengan sosok guru yang tidak disukainya, Sandara Park.

Sandara mengalungkan tanganya di lengan Donghae, dan bagaimana wajah Donghae merona merah dibuatnya. Sandara membisikan sesuatu ke arah Donghae, dan membuat pria itu tersenyum manis ke arahnya.

Senyuman yang sangat di sukai Han Cheonsa.

Tapi senyuman itu kini bukan untuknya, dan untuk beberapa saat Cheonsa merasa bahwa dia bisa menghancurkan ketenanganya detik ini. Melihat Donghae tertawa lepas, dia tidak pernah menyaksikan Donghae sebahagia itu.

 

 

***

Baekhyun meneriakan nama mereka dengan kencang ketika dua murid paling populer di SAIS itu hadir di dalam acara yang tidak pernah mereka hadiri.

Mungkin satu atau dua kali mereka pernah mengikuti kegiatan ini, tapi tidak berlangsung lama setelah Kris memutuskan bahwa menghabisi waktu bersama kekasihnya di sebuah negara eksotis adalah pilihan yang jauh lebih baik dari acara camp ini.

Oh la vache, c’est vrai?!” Head-Master Leeteuk mengungkapkan rasa tidak percayanya saat melihat Cheonsa dan Kris hadir disana. Leeteuk berbicara dalam bahsa Perancis yang tidak di mengerti sama sekali oleh Donghae, membuat Donghae menatap Cheonsa selama beberapa detik sebelum mengalihkan pandangannya ke arah lain.

“We bought a cake, actually we bought a cakery.” Cheonsa menunjuk ke arah tumpukan kotak kue yang di bawa oleh pengawal-pengawalnya ke camp guru-guru, membuat Leeteuk berjerit kesenangan dan kembali memuji mereka berdua sebagai pasangan dari surga dalam bahasa Perancis.

Sementara Kris sudah bergabung dengan teman-temannya, Kris kembali menjadi seorang kekasih yang menjaga jarak di depan umum.

Cheonsa tertawa kecil, medengar pujian Leeteuk. Matanya tidak sengaja bertemu dengan Kyuhyun yang berdiri tidak jauh darinya, Aera, Sena, dan Sammy nampak tengah berbincang disana.

Dia kemudian mengulurkan satu kotak kue untuk Kyuhyun yang tengah membantu Aera membangun tendanya.

“It’s Tiramisu with Cherry on top. For dessert.” Cheonsa berkata dengan sangat kasual, dia bahkan mengabaikan kehadiran Aera, Sena, dan Sammy di sana. Untuk beberapa saat Kyuhyun hanya menatapnya dengan pandangan dinginnya, sebelum akhirnya dia menerima kotak kue itu dan membuat gadis sempurna itu tersenyum dengan indah.

“Then, I’ll see you around, Monsieur.” Cheonsa kembali tersenyum singkat ke arah Kyuhyun sebelum dia bergabung dengan Kris dan teman-temanya.

Sena melihat semua itu dalam diam. Dia menemukan Lee Donghae menatap semua itu dari jauh, dan Cho Kyuhyun yang memandang punggung kecil Cheonsa dengan tatapan lurusnya.

 

***

“Si malaikat sempurna itu bahkan belum membangun tendanya.”

Sammy menoleh ke arah Sena dengan tertarik, setelah Sena mengumpat bahwa sebentar lagi matahari akan tenggelam dan Cheonsa belum membangun tendanya, yang di lakukan Cheonsa hanyalah tertawa dan mendengarkan kisah-kisah bodoh dari Baekhyun.

“Jika dia berharap seseorang membangun tendanya, mengapa dia tidak menyuruh pengawalnya saja yang selalu mengekor kemanapun dia pergi? Mengapa dia memulangkan pengawalnya? Atau, apa si bodoh Kris tidak bisa membantunya membuat tenda?”

Sena terus mengumpat, mengutuk kebodohan Cheonsa. Semenjak Sammy memutuskan untuk keluar dari kelompok sempurna itu, hubunganya dan Sena berangsur membaik—dia bahkan menemukan bahwa Sena adalah teman yang jauh lebih menyenangkan dari Cheonsa.

Di tambah kehadiran Aera, si outsider musuh bebuyutan Cheonsa, mereka bertiga menjalin persahabatan yang sehat dan menyenangkan.

“Kris tidak bodoh, menurutku dia cukup menyenangkan.” Sammy mengutuk dirinya sendiri ketika kata-kata itu terlepas di udara. Beruntung Sena lebih tertarik membahas kebodohan Cheonsa dan ratusan list kebodohan Cheonsa.

“Lihat dia, mendengarkan ucapan membosankan Kim tentang organisasi perubahan dunianya. Cheonsa tidak pernah menyukai hal itu, kau tahu, selama ini dia hanya bersikap baik dan mendengarkan segala omong kosong Kim untuk merubah dunia.” Sena telah kembali menjadi dirinya, si sarkas yang bermulut tajam.

“Aku rasa sebenarnya kau hanya khawatir kepada Cheonsa, hanya kau tidak menyadarinya.” Aera tersenyum manis, membuat Sammy tertawa puas dan mengangguk setuju sementara Sena tetap berdiri di tempatnya dan bersikap acuh.

Bertemu dengan Cheonsa di Tokyo membuatnya berpikir banyak. Gadis sempurna yang di bencinya itu masih tersenyum ke arahnya, Cheonsa bahkan tidak pernah menganggapnya sebagai seorang musuh walaupun dia memperlakukan Cheonsa dengan sangat buruk. Mungkin selama ini dia tidak pernah membenci Han Cheonsa, mungkin dia hanya membenci dirinya sendiri.

“Apa ketidakhadiran Monsieur Hyukjae membuat suasana hatimu menjadi buruk? Kau bisa menghubunginya, dan bertanya mengapa dia lebih memilih menonton sebuah pertandingan bola di bandingkan menemanimu disini.” Lagi-lagi Sammy kembali menggodanya, Sammy tahu bagaimana hubungan love-hate Sena dan guru Biologi itu berjalan.

Shut up, Sam.” Sena menggerutu dan Sammy serta Aera kembali tertawa.

***

Head Master Leeteuk! Kami akan mencari kayu di hutan untuk membuat api unggun, kami tidak akan berulah, kami adalah pria muda yang bertanggung jawab!” Baekhyun berteriak dengan keras, di iringi tawa dari Kai dan Sehun.

“Kau akan mengijinkan mereka?” Kyuhyun bertanya dengan menilai ke arah Leeteuk, kepala sekolah berpenampilan flamboyant yang lebih perduli dengan penampilannya.

“Tentu saja! Aku percaya dengan kalian! Jangan sampai tersesat! Jangan menebang pohon yang tidak berdosa!” Leeteuk melambaikan tanganya dengan semangat dari tenda guru, membuat Chanyeol melemparkan ciuman di udara untuk kepalah sekolah kesayangannya.

“Kau percaya dengan mereka? Mereka bisa saja ke dalam hutan untuk mengkonsumsi alkohol, dan melakukan hal berbahaya—“

“Donghae, aku percaya dengan murid-muridku, terlebih ada Kris disana. Kris sangat tampan dan menakjubkan, dia membawakan kita kue, juga lihat Cheonsa ada disini. Kris tidak akan melakukan hal bodoh yang akan menyakiti Cheonsa-nya.”

Donghae dan Kyuhyun menatap Leeteuk dengan tidak percaya. Leeteuk memang sangat mengidolakan Cheonsa dan Kris, sehingga apapun yang di lakukan mereka berdua, Leeteuk akan tetap memujinya.

“Head Master, aku harus pulang. Aku lupa membawa kucingku ke salon, Ayahku akan sangat marah jika dia menemukan Blooms dalam kondisi kotor.” Kim entah dari mana sudah berada di depan tenda para guru, di belakangnya sudah berdiri dua pengawal yang siap menjemputnya.

“Jadi kau meninggalkan Cheonsa sendiri?” Suara Donghae memecah keheningan, Kyuhyun menatapnya untuk beberapa saat sebelum kembali menyibukan dirinya dengan Tiramisu yang di berikan Cheonsa.

Hmm, Cheonsa?—Aku rasa sebentar lagi Cheonsa akan pulang, helicopter-nya mungkin akan tiba sebentar lagi. Lagipula ada Kris, Monsieur Lee tidak perlu khawatir.” Kim seperti menyelipkan sebuah mantra bahwa Donghae tidak perlu khawatir.

“Baiklah Kim, titipkan salamku untuk Ayahmu.” Leeteuk kembali melambaikan tanganya dengan semangat.

“Apakah kau akan terus mengizinkan semua murid melakukan apa yang mereka inginkan?” sindir Kyuhyun dengan tenang, yang hanya di balas oleh senyuman tak bersalah dari Leeteuk.

“Aku tahu, aku terlalu menyenangkan untuk menjadi seorang kepala sekolah.”

 

***

Cho Kyuhyun memandang Han Cheonsa yang tengah berusaha membangun tendanya. Sudah lebih dari satu jam, dan gadis sempurna itu belum bisa mendirikan tendanya. Malam semakin larut, dan semilir angin utara yang menusuk membuat beberapa murid lebih memilih menghangatkan diri di dalam tenda mereka.

Helicopter itu tidak pernah datang, dan pengawal-pengawal berpakaian hitamnya tidak pernah kembali. Kris belum kembali, dan Kim telah meninggalkanya.

Kyuhyun beberapa kali menemukan bahwa Sena keluar dari tendanya hanya untuk melihat apakah Cheonsa telah berhasil atau belum. Beberapa kali juga dia menemukan Sena berjalan ke arah tenda Cheonsa, sebelum model cantik itu mengurungkan niatnya dan kembali ke tendanya.

Baru ketika dia memutuskan untuk membantu gadis sempurna itu, Lee Donghae lebih dulu berada di sana dan membuat gadis itu tersenyum dengan indah.

“Kau seharusnya lebih awal membangun tendanya.” Donghae mengambil satu tiang penyangga dan menancapkanya ke dalam tanah. Cheonsa tidak bersuara, dia hanya tersenyum ketika melihat Donghae. Melihat Donghae dan Sandara tentu saja membuatnya kecewa, tapi dia tidak bisa melakukan apapun, dia bukan siapa-siapa bagi Donghae.

“Kau dan Kris, kalian terlihat sangat sempurna.” Donghae mengucapkanya tanpa mengalihkan wajahnya kepada Cheonsa. Setelah apa yang terjadi di Tokyo, Donghae tahu bahwa dia tidak harus merasa bersalah—karena nyatanya mempermainkan hati pria adalah kesenangan tersendiri untuk Han Cheonsa.

“Ya, aku sedang berusaha untuk menyudahi pertunangan ini. Tapi aku rasa aku terlalu pengecut untuk mengatakannya. Aku tidak bisa menghancurkan Kris.” Tanpa di duga, Cheonsa menjawab pertanyaan itu dengan terbuka. Dia seakan menegaskan bahwa satu malam di yang mereka jalani di Tokyo bukanlah sebuah hal yang berarti.

“Aku dan Sandara, menjalin sebuah hubungan. Aku tidak tahu mengapa aku mengatakanya kepadamu, kau bahkan tidak perduli dengan semua ini tapi—“

“Aku tentu saja perduli, dan aku sangat bahagia untukmu.” Cheonsa menepuk bahu Donghae dengan pelan, dia kembali tersenyum, seakan tidak ada yang terjadi.

Ah, dan untuk Ayahku. Kau tidak perlu khawatir, dia tidak akan melakukan apapun kepadamu. Tapi itu bukan berarti aku akan tetap melanjutkan pertunangan ini. Aku melakukan ini semua bukan karenamu, tapi aku melakukan ini untuk hidupku dan hidup Kris. Aku harap kau kita masih bisa berteman setelah ini, kau adalah pria yang menyenangkan.”

Suara itu begitu ringan, dan tanpa sadar kata-kata itu menghujam Lee Donghae dengan keras. Sesuatu mengetuk pintu hatinya, apakah ini yang benar-benar dia inginkan? Bersama Sandara dan melupakan mata samudra itu?

Dulu, hal itu mungkin akan menjadi satu hal yang sangat dia inginkan. Dia bersama Sandara, memliki kehidupan yang berjalan dengan normal. Tapi kini, semua itu terasa membingungkan untuknya.

Tenda itu kini telah berdiri tegak, tidak ada satupun dari mereka yang berbicara. Keduanya tenggelam dalam pikiran masing-masing.

“Cheonsa,” suara berat Kris memecah keheningan di antara mereka, suara riuh dari tawa Baekhyun dan Chanyeol terdengar disana. Cheonsa menatap Donghae sekali lagi, sebelum dia berbisik dengan suarah rendahnya.

“Goodnight, East Sea.”

***

Dinginya air danau tidak lantas membuat tubuhnya membeku. Kulit putih pucatnya bersinar di bawah cahaya bulan yang mulai meredup. Gemericik air dan suara serangga, mengisi kesunyian disana.

Kata-kata Donghae terus berputar di dalam kepalanya.

“Aku dan Sandara, menjalin sebuah hubungan.”

Dia tidak bisa mengeluarkan kata-kata itu dari pikiranya, bayangan akan Donghae memeluk wanita lain dengan tangan kokoh itu membuatnya tidak bisa memejamkan matanya.

Suara derap langkah terdengar dari atas sana, membuatnya menarik tubuhnya ke atas permukaan danau yang berada di dalam hutan itu.

Cho Kyuhyun berdiri di sana dengan tatapan dinginya. Dia menatap bibir dan jari-jari tangan gadis itu yang mulai membiru, karena terlalu lama berada di dalam air dengan angin utara yang bergerak menusuk setiap lapisan kulit.

Cheonsa bersandar pada garis-garis kayu yang berada di dermaga kecil disana, entah sudah berapa lama dia di dalam danau itu sehingga kini semua kulitnya mulai membiru. Pakaianya masih berada di atas dermaga, mulai melembab karena embun yang menguap disana.

“How did you find me here?” suara Cheonsa sedikit bergetar menahan dingin yang menusuk tubuhnya, berada di permukaan jauh lebih dingin dari di dalam air.

Kyuhyun merendahkan tubuhnya, menatap Cheonsa yang hanya berjarak beberapa jengkal darinya. Samudra itu masih bersandar di antara kayu-kayu tua, tanpa sadar tanganya bergerak menyentuh lekuk wajah Cheonsa yang sempurna. Jari-jari itu kini berhenti di bibir Cheonsa yang bergetar.

“I always found you.” Bisiknya dengan tenang, dan setelah kata-kata itu terucap Cheonsa merasakan tangan itu menarik tubuhnya keluar dari sana. Kyuhyun menarik Cheonsa ke dalam rengkuhannya, tubuh indah itu kini berada di dalam pelukanya tanpa sehelai benang yang menutupinya.

Dia melepaskan mantel coklat dari tubuhnya dan memakaikanya kepada tubuh Cheonsa. Mata samudra itu menatapnya dengan dalam, bahkan di dalam kegelapan dia masih bisa merasakan indahnya samudra itu, dan secara perlahan dia merasakan bibirnya mencium bibir samudra itu untuk waktu yang cukup lama.

Dia tahu bahwa semua ini salah.

Dia tahu bahwa semua ini tidak seharusnya terjadi.

Dia tahu bahwa ini semua akan membuatnya semakin membenci dirinya sendiri, karena dia telah membiarkan dirinya tenggelam lebih dalam di samudra itu—sehingga dia tidak bisa ditemukan lagi.

Untuk selamanya.

 

-TOBECONTINUED-

 

Untuk mendapatkan password di chapter 10, kalian harus meninggalkan komentar di part ini dan part 8. Part 10 akan terbit dalam hitungan hari:)

xo

IJaggys

Summer Sale Ebooks: Shop Now!

 

About IJaggys

Sorry, am I supposed to know who you are?

69 responses »

  1. nnn826 says:

    duh, donghae malah udah pacaran sama sandara. nyesel gak tuh ninggalin cheonsa.
    hohoho, cheonsa sama kyuhyun ciuman..,,
    mana cheonsa dipeluk kyuhyun pas masih telanjang lagi.#ehh?
    aku jadi semakin penasaran sama masa lalu kalian kalo kaya gini. duuhh..

  2. Ryn says:

    Sonia thankyou udah di kasih password nya xD

    Part ini menghibur banget mulai dari awal sampe akhir. I just couldn’t help laughing waktu mereka bahas tentang ‘menghabiskan kondom bersama’. Hahaha it was really hilarious and.. cute 😍

    Hebring banget deh kayanya hidup mereka kalo punya kepala sekolah macem Leeteuk. Mau di ajak ngapain aja oke.. 😂

    Nyesek juga ya waktu tau donge sama sandara uda jadian. *sigh* apa kabar cheonsa nanti? 😢

    Tbc digantung banget sih son, jadi baper & kepo nih pengen intipin kyuhyun sama cheonsa. Kkkkk

  3. fsshy says:

    Ya ampun. Ini bner bner. Oh God. Word cant describe *benergasihitu?
    Okay, abaikan. Aku masih ga ngerti knp Philip bisa smpe segitu kejamny sama Cheonsa. Kan dimana mana seorg ayah bakalan buat anakny bahagia kan? Menjauhkan Cheonsa dari org yg dicintainy trmsuk hal kejam. Mgkin Cheonsa harus ke komnas HAM biar bisa bebas dkat sama org yg dicintainy. Aku jga masih bingung sama Kris, kok kayak plin plan gitu. Tapi ttep aja mereka manis banget, mgkin nnti lain kali bikin ff Kris jadi abgny Cheonsa aja deh ya.
    Donghae? Ah, rada kesal jga sma dia, knp ngambil keputusan secpat itu? Cheonsa udh mulai suka tuh *menurutakusihgitu.
    Diantara semuany, paling suka sama karakter Kyu disini. Diem diem memperhatikan, dingin tapi hangat *gimanasih

  4. Choi Rinna says:

    Knpa tbc slalu muncul disaat yg tepat -_- disaat gw dibuat penasaran maksimal dgn tindakan kyuhyun td -_- eh kata sakral itu muncul —
    Pas baca teasernya kmrin penasaran bngt dgn lanjutan hubungan kyuhyun cheonsa setelah kejadian didanau, di full partnya jg sama, gw penasaran dgn kyuhyun n cheonsa >,<
    Moga dinext partnya yg akan datang dijelasin lg, mereka muncul lg🙂 ntah knp gw slaku suka moment2 kyuhyun cheonsa

    Big thanks untuk pwnya^^

  5. mercychristly says:

    Sbelumnya trima kasih ka buat password nya.
    Aah sht knpa donghae pacaran sma sandara!? Kesel banget aku sma dia…
    Dan omg kyu-_- apa sih yg dia lakukan sma cheonsa? Kepo bgt ini..
    Nah klo sikap kyu kaya gini kan jdi bingung ngeship ldh-hcs or ckh-hcs -_-
    Cuma berharap donghae bahagia….

    Oke can’t wait for next part ya kak!!!! ^^

  6. tmatikka says:

    demiapa cho kyuhyunn >< dan semoga philip nggak ngapa ngapain donge

    can't wait for the next part😀

  7. inggarkichulsung says:

    Aigoo donghae oppa sgt menyebalkan, benar dia suka sm Sandara dan tlh bersama, bukan ingin memperjuangkan kebersamaan dan kebahagiaannya dgn Cheonsa samudra indah yg menawan hatinya, wlpn Donghae oppa th bhw ayah Cheonsa Philip Han pasti akan mencarinya sampai dimanapun, setidaknya tunjukkan perjuangan cintanya dulu demi Cheonsa, samudra indah itu sll mencoba tenang menahan semua gejolah ledakan hati dan emosinya krn merasa sgt terkekang, wlpn dia bersama atau tdk berhub lg dgn Monsiuer Lee donghae ia jg tetap akan memutuskan pertunangannya dgn Kris, tapi skrg yg menyambut kekhawatiran hati Cheonsa adl Monsiuer Cho yg wlpn ia merasa salah krn telah mendekati Cheonsa lg tapi ia ingin sekali melindungi Cheonsa dr yg tdk menyayanginya lagi, kayaknya Donghae oppa akan menyesal krn melepas Cheonsa begitu cepat tnp ada perjuangan lebih krn skrg Monsieur Cho mencoba mengobati keresahan hati murid plg cantik di sekolah tempat ia bekerja, ditunggu bgt kelanjutannya Sonia

  8. nmelindawati says:

    ihiiiy hyukjae sena akur nih😀

    sebenernya kenapa donghae tau-tau udah ada hubungan aja sama sandara ?
    apa karena philip ? yaah kalo gitu mah gk ada perjuanganya donghae , atau mungkin belum kali ya , mungkin donghae masih bingung mesti gimana
    cheonsa kalo di depan orang bener-bener setenang samudera , baru deh kalo lagi sendiri hancur banget T.T
    tetep sih kalo cheonsa lagi ngerasa hancur ujung-ujungnya kyuhyun nongol , ya walaupun , penyelamatnya cheonsa ya kyuhyun❤

  9. melodyva says:

    aku penasaran dehh s’bener’a cheonsa serius suka sma donghae ato gak sihh kak Son ?? atau sperti serial lain’a dimana dia suka bnget mainin perasaaan cwo alias selingkuh membabi buta ?? wkwkkwk
    kyuhyun bakal tetep tenggelam dlam cheonsa krna gimana pun kyuhyun psti pnya feel yg kuat buat cheonsa cma please biarin donghae dan cheonsa happy ending lgii x ini kak .. hehhee
    next chapter ditunggu yahh kak son ..🙂

  10. Fajarina Fitria says:

    Finally keluar juga kelanjutan Gangnam Love Story nyaa..
    Kirain abis dari jepang donfhae bakalan ama cheonsa, eh kok di tengah2 donghae nya kok jadian sama sandara, kok ga sama cheonsa aja sihh..
    Kris disini manis yakk,, jd suka nih sama Kris disini,, kyuhyun jg , selalu dateng saat cheonsa lg sedih, trus ending nya begitu lg,, cho kyuhyun jjangg !!!
    Hehehe buat Sena, udah temenan aja lg ma cheonsa, gak usah malu2 gitu hehehe
    Ayokk selanjutnya ditunggu, buat cerita2 yg lain kaya unintended sama yg Baru itu apa judulnya yg jd pilot2 ituu, ditunggu loohh

  11. Yoo says:

    kak Son, makasih udah kasih passwordnya!^^

    duhhh itu lucu banget pas Hyukjae-Sena mergokin Donghae-Cheonsa di hostel wkwkwk mana ngigo-nya Donghae gitu banget deh yaaa hahaha😀

    Philip udah ketemu sama Donghae? Apa yang mereka omongin? jadi penasaran gmn rencana Philip buat ngejauhin Donghae dr Cheonsa.

    Aku seneng baca bagian diem2 Sena mau bantuin Cheonsa bangun tenda. Seenggaknya dia masih peduli dan anggep Cheonsa sahabatnya meskipun gengsi tinggi. Tinggal tunggu aja mereka baikan :3

    Dan aduuuh endingnya nyesek sekalii, Donghae sama Sandara kok jadiaan, dan Kyuhyun sama Cheonsa ada hubungan apasih sampe skrg masih penasarannnn😦

  12. hyerilee says:

    ngakak yg bagian donghae bahas kondom sambil teriak-teriak xD tetep aja polos ini anak
    anjir wktu baca teasernya penasaran kelanjutan yg di danau itu dan ternyata msh dibikin penasaran jg disini>< tetep ya si cho itu dingin tapi sebenernya perhatian, sena juga sih kayanya msh perhatian ama cheonsa tp gengsi aja
    lanjut kak ditunggu^^

  13. Strawjewels says:

    Anjirrr parah kenapa Son? Loe bikin Donghae sama sandara jadian FtV bgthahaha gue suka bgt sm interaksi antara Hyukjae sama Sena ajibb bgt mereka ..Dan jreng knp Choensa.. Kamu bikin kisah asmaranya penuh tannda tanya banyak bgt pria di sekelilingMrs Han

  14. FisHaeGyu says:

    subhanallah subhanallah … philip han kenapa gitu??? biarin merreka bahagia apa susahnya

    setelah baca ini entah kenapa jadi yakin kalo yang di bicarain donghae tentang hubunan dia sama si ahjumma itu bohong…. bisa aja itu cuman akal akalan nya si onghaek supaya cheonsa nggak khawatir dan si philip han itu nggak macem macem
    ini cuman perkiraan aja ya tapi semoga ini beneran
    dan buat adegan’ranjang’ ittu aku suka banget apalagi pas donghae bilang ‘aku masih ingin memelukmu cheonsa sayang’ aku yakin doghae cinta banget sama cheonsa….
    dan anjirr banget buat tante halmonie dara.. jangan macem macem ya nyari yang laen aja yang ‘cocok’

    ditunggu lanjutannya ya jangan lama lama semangat

  15. marethaelfina says:

    dari awal dibuat ngakak ama gurauan hyukjae yg vulgar apalgi sptnya hal itu dh biasa utknya.semkin kesini hbgnnta dg sena dh ada perkrmbangan walopun sena msh enggan mengakui perasaanya.
    Donghae yg berani mengakui ketertarikanya thd cheonsa apkgi sptnya cheonsa sendri jg sebaliknya tp saysngnya hrs terhalang dg keberadaan ayahnya Phillip Han .
    Dan dsini mkin prnasaran dg hbgn apa yg dijalani antra kyuhyun & cheonsa dimasa lalu apalgi keberadaan kyuhyun yg slaly ada disetiap cheonsa dln masa yg sulit &sptmya kyuhyun spt mempunyai alarm jk terjadi seseuatu thd cheonsa .
    mkin seru ,mkin tegang &pastinya dtgu kisah ronantis mrk ,dtgu kelnjutannya
    fighting!!!

  16. soofiatj says:

    I just found out that Cheonsa is OVER MANJA -_-
    AND KYUHYUN NEVER REALLY HATES HER.
    KRIS STUPIDLY LOVES HER BUT SHE DOESN’T.
    I WONDER DOES SHE LOVE DONGHAE?

  17. Anggun says:

    Cheonsa lagi berendam gitu ya di danau, dibuka semua lagi bajunya haha penasaran dengan Kyuhyun dan Cheonsa sebenarnya ada apa? Dituggu kak kelanjutannya.

  18. insan nurmala says:

    Wahhh makin penasaran sama kisah nya kyuhyun – cheonsa
    Ada apa kira kira dengan mereka sehingga sikap mereka seperti itu pada satu sama lain.

    Dan donghae dia belum selesai bicara mengenai hubungannya dengan sandara,aku rasa hubungan yg dia bicarakan tidak seintim itu.
    Dan disini aku bener bener suka banget sama hyukjae – sena couple.😀

  19. riidaumala says:

    si Philip ngomong apa sih ke donghae? Pasti tentang duit buat sogokkan. terus juga, kenapa donghae tiba2 jadian aja am tante itu.
    kupikir sammy bakal patah hati liat kris HCS bareng, mungkin belum smp tahap cinta cintaan kali ya..
    no comment buat scene Has kyu, aku pendukung LDH HCS #peace

  20. wikyuhae says:

    Aduhhh, udah dapet pw kemaren tapi baru sempet komentar T.T maapan daku….

    Okke pertama heol donghae sekamar dan seranjang dengan Han Cheonsa, yah walaupun kagak “ngapa-ngapa” sih .

    Dan lucunya pas Kunyuk Lee Hyuk Jae ngepergokin LDH dan HCS serajang, wah tu muka pasti bawaaanya mesum mulu dah.

    Dan mana HCS malah ngegoda lagi kalau mereka menghabiskan kondom bersama, padahal mah Kondomnya dibuang tu ke tempat sampah sama LDH, cie Cheonsa ngarep ni ye.

    Dan sepertinya HCS kurang keberanian untuk hancurin perasaannya Kris, btw Kris sweet banget roti 1 toko dibeli karena HCS bingung mau milih yang mana.

    Sena sepertinya terlihat masih peduli dengan HCS, ayo gih baikan.

    LDH sialan malah jadian sama Sandara, pan kasien HCS malah kepikiran terus dan akhirnya CKY sebagai penggibur lara pun hadir, kan jadi merinding saat CKY narik HCS yang tanpa sehelai benang terus ngelhat bibir HCS yang membiru terus mai nyosor aja,

    Btw semakin rumitlah cerita ini.😄

  21. MaeriL86 says:

    Tolong, singkapkan sejarah hubungan HCS-CKH karena benar-benar bikin penasaran.

    LDH lagi bermain normal dengan Sandara. Tapi, apakah dia akan terus berada di jalur yang normal setelah mengenal HCS? Atau, apakah hidupnya akan tetap normal setelah berhadapan dengan Philip Han, Sang Alpha? Udah gentar duluan saya padahal belum tahu apa yang dibicarakan antara dua lelaki itu di belakang HCS.

    And, yes biarkan Sena dan LHJ bersatu hahaha

    Terima kasih untuk password-nya, IJaggys. Sehat dan sukses selalu.

  22. harniyunhie says:

    sumpah masih penasaran dengan hubungan HCS sama CKH dan juga penasaran sama apa yang diomongin Philip Han ke Donghae

    donghae sama cheonsa saling menyukai tapi malah jadinya begitu aduh.

  23. isfifath says:

    HAAAAAAAAAAA baru baca :’)))))))) kyuhyun sama HCS itu ada apaaa? :’)

  24. kim_yeon says:

    Eeeeiiii Donghae ketahuan sama Eunhyuk & Sena >_< Ayo Donghae apa yang kamu lakukan barusan ??

    Philip mencurigakan … Apa mungkin Philip berbicara sesuatu sama Donghae ? Atau itu juga sebabnya Donghae menjalin hubungan sama Sandara ?

    YAKKKKK !!! CHO KYUHYUN !!! DEMI APA MAKHLUK YANG SATU INI SUNGGUH MENYEBALKAN. I HATE YOU -_- . JUST FOR YOUR INFORMATION KYUHYUN , CHEONSA BELONGS TO DONGHAE . THEY ARE MEANT TO BE EACH OTHER. JADI JANGAN JADI PENGGANGGU , KYUHYUN -_- FIND ANOTHER WOMAN FOR YOU KYU. Shiuuuu… Shiuuu~

    Aku terlalu menghayati fanficnya sampai-sampai marah sama kyuhyun LOL

    BTW I'm curious about unintended next part ^_^

  25. Mymecho says:

    Kok donghae jd sama sandara ? Kirain dia bkal lbih serius sma cheonsa..
    Bahagianya ya cheonsa dicintai bnyak pria..trus apa kbar itu hub ny si kyuhyun ? Mereka sbnernya..duhh smakin ksini smakin greget rasanya..

  26. xxxharu13 says:

    Baca part ini ekspresi aku… “ngehahahahahahahaha” terus tiba tiba “/muka bete/” terus “ngehahahahhahahaha” itu donghae astaga… kalau emang ga ngapa-ngapain ga usah teriak 😂😂😂 lucu deh… lanjut lanjut terus yaaaaa… aku sempet lupa part part sebelumnya akhirnya di ulang lagi bacanya 😂😂😂 fighting soniaaa

  27. selly says:

    selalu menggantung dengan sangat epik dan dramatis, ada apa dengan kyuhyun sama cheonsa??
    kenapa dengan donghae? pasti disogok om phillip, kenapa harus tbc???

  28. byunrifa says:

    long time no see kaaaak, selalu menarik di setiap chapternya bikin deg degan kalo baca haha
    Hyukjae mesumnya ga abis abis dah haha tapi gapapa deng pencair suasana yang menegangkan
    masih bingung sama perasaan Cheonsa, buat Kyuhyun atau Donghae? penasaran juga Kyuhyun-Cheonsa dulu kaya gimana hueee
    keep writing🙂

  29. Kyupit says:

    Wow gx nyangka hae ama dara jadian tp aku yakin sedikit bnyknya alasan dibalik keputusan hae pasti karna philip han udh ngancam dia

  30. Zii says:

    oh… -_- . kikuk . krn baru baca cerita ini utk pertama kalinya. hoho

  31. rizkyesungie says:

    gue ngakak sejenak lalu mendadak sepet pas tahu donge sama sandara yaelah -__- pls donge itu karena lu takut sama philip apa gimana dan makin sepet ada kyuhyun sama hcs ><

  32. sungha_kim says:

    Maaf baru bisa comment di part ini
    It’s complicated,,
    Masih ada cinta untuk cheonsa dari kyuhun,
    Suka!!!!
    Good job thor,, I’ll be wait this ff😀

  33. ratucgb says:

    Omggg akhirnya updateee😂😂😂😂awal baca aku kaget ijaggys udah update langsung buka ternyata ga di protect. Thanks alottt ka💕btw awal baca aku agak lupa gimana jalan cerita nya soalnya usah lama ga baca kan to akhirnya inget😂 next updateee dirunggu sekali kakk

  34. Shin Hye Ra says:

    ahhh selalu gini endingnya… bingung pilih kyuhyun atau donghae… kcwea bgt trnyata donghae punya hub sm sandara.. tp kok cheonsa biasa aja/not responding… uu kesel… trs knp donghae tiba2 menjauh dr cheonsa pa karena ayahnya???
    Fighting?

  35. lia says:

    cheonsa sama kyu punya hubungan gga sih d masa lalu..
    masih gga ngerti dngan perasaan mereka terarah pada siapa..

  36. mimi says:

    Sbnrnya ini kisah cinta segi berapa sih..?Cheonsa beruntung bgt,jadi dewi yg lg direbutin.Pasti Donghae bohong,aku yakin.

  37. Melinda says:

    jesus.
    see? kyuhyun dan cheonsa lebih cocok…..
    I dont know why so excited to read that last part when kyuhyun kissed cheonsa.
    I just canntt………
    I mean gisss gilsss
    fanfiction ini gilaaaa bikin gue gila

  38. Melinda says:

    jesus.
    too speechless. no words cannot describe the perfection of this fanfiction.
    till the firat part, I ship cheonsa and kyuhyun more.
    gila gila. fanfiction ini bikin sy gila

  39. Sophie says:

    kyu-HCS bikin penasarann!
    pasti sebelum itu mereka pernah jadian haha

    gilss kata2 “mengahbiskan kondom bersama” emang bener2 wkwk

  40. anahyo says:

    Suka sama hubungan love hate sena eunhyuk, disini seakan2 perasaan cheonsa plin plan
    Donghae cuman mau buat cheonsa cemburu kan iya kan?
    ♡♡♡ duh kyu kmu kok sweet bgt sik

  41. - says:

    Manusia mesum macam Hyukjae bikin reader ngelemesin otot lol pertengkaran pertengkaran yang serius diselingi sama candaan senonohnya Hyukjae haha

    Kalo semua kepala sekolah sifatnya sama kek Leeteuk, sekolahnya kira kira kek apa ya lol entah terkontrol entah jadi menyenangkan

    ‘I always found you’, that sentence, waw! Aku tunggu kalimat semacam gitu lagi di chapter 10 ya ehehe

  42. blue94 says:

    kenapa ya yakin aja gitu kris ada rasa sama sammy sebenernya,mungkin ketutup sama kesempurnaan cheonsa. hm yesungdahlah. btw mau ngapain hayo kyuuuuuu awww nyaris haha. eh tapi tetep ketinggalan selakangkah dr donghae lu kyu, donghae udh pernah nyiun cheonsa duluan wkwkw

  43. […] Prologue | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | aes·thet·ic |  8 | 9 | […]

  44. Juny E.L.F says:

    Kyuhyun vs donghae ……. daebak
    Siapa yv bakalan cheonsa pilih? Jadi penasaran.

  45. AnaSophie says:

    So *cough* here I am. Hm….agak susah ya komen part 9 setelah baca part 10 (ya itu kamu aja yg bodoh na) why kyuhyun? We all really wants to know what happened between cheonsa and kyuhyun (since part 10 haven’t answer this question as well)

    ps; oh I hate sandara🙂

  46. Oh kyu mencium cheonsa? Tanpa sehelai benang? Uhh. Makin penasaran sama masa lalu mereka. Donghae knp ama sandara? Aishh. Sena sbnrnya gk tega liat cheonsa bangun tenda sendirian. Tp yah mgkn dia gengsi wkwk. Keren kak. kyu cheonsa bikin dagdigdug. Penasaran…

  47. Lalala says:

    Beneran deh penasaran bgt ama hubungannya kyuhyun ama cheonsa wkwk….
    Cheonsa mandi danau jd inget bidadari ama jaka tarub. Wkwk
    Makasih udh nulis yaa 😊

  48. Lee says:

    Yaampun kris sampe beli semua kue yang ada di toko itu,,, diem diem sena peduli sama cheonsa ya.. jadi seneng gitu. Tapi donghae pacaran sama sandara , pengennya donghae pacaran sama cheonsa ,sama kyu juga bagus eeehhh ini serakah amat yaaaa aku

  49. minyoung123 says:

    Wowowowwoow makin complicateddd. Why so excitedddd 😊😊😊

  50. sahaesa says:

    aaaahhhhhh jejeritan sendiri, pas lg seru-serunya eh malah Tbc..

    ngakak ngebayangin muka mesum hyukjae yg lg ngegidain donghae, dan pembicaraannya itu loh vulgar” menarik gimana gitu..

    kyuhyun-cheonsa ciuman????!!! berarti emang bener” ada something antara mereka nih, ngebayangin pny headmaster kaya leeteuk seru kali ya.. mo ngapain aja diizinin 😂

    kenapa donghae harus jadian ama sandara sih, kn donghae demennya ama saya /eh cheonsa maksudnya 😂😂

    apa yg akan terjadi selanjutannya.. penasaran!!

  51. shfly3424 says:

    Entahlahh, penasaraan sama hubungan Kyuhyun-Cheosa. Dannn yah, kenapa Donghae jadian ama sandaran padahal mereka udah ngelewatin satu malem bersamaa😂 dan nyatanyaa si Sena masih perduli sama Cheonsa

  52. andreakim says:

    hmm tbh aku jarang bgt nemu ff yg kyuhyunnya jadi tokoh yg ngenes gini(?) biasanya abang dongek yg kedapetan jatah ngenes:’). so i found it really interestingg😜

    cantt wait for the next partt😁

  53. Amandhharu says:

    What the hell Donghae jadian sama tuh noona terus cheonsa sama Kyuhyun ewhhh~ >,<
    Donghae kenapa tiba2 jadian mendadak pasti ada sesuatu tuh yang cobak dia lindungi. I know )':
    Donghae sama cheonsa kaya saling menyakiti gitu yaa

  54. jia kim says:

    Kyuhyun sebenarnya menginginkan cheonsa ?
    Donghae dibikin sm Sandara , gak apa sih. Justru dg begitu mungkin donghae bs sadar sm perasaannya yg sebenarnya.

  55. nikki says:

    Udah lama ga berkunjung ke sini ternyata gangnam love story sudah sampai part 11 hahaha
    Donghaenya kok malah pacaran sama sandara 😂
    Ga nyangka choensa serius mau batalin pertunangannya dengan kris nih

  56. nikki says:

    Udah lama ga berkunjung ke sini ternyata gangnam love story sudah sampai part 11 tapi aku sendiri baru bacaya sampai part 9 nya hahaha
    Donghaenya kok malah pacaran sama sandara 😂
    Ga nyangka choensa serius mau batalin pertunangannya dengan kris nih

  57. […] Prologue | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | aes·thet·ic |  8 | 9 | 10 […]

  58. autumnblues says:

    Sbnrnya mrka prnh ada hbungankah? Antara kyu dgn cheonsa.. apa smua gra2 philip? Kasian cheonsa dong eonni? Hidupnya diatur.. kyu sma hae udh trrjatuh ya.. suka banget karakter cheonsa disini. Masih pnsaran pda akhirnya siapa yg bakal sma cheonsa? Brharap sih kyu tp trgantung authornya sih.. yg trbaik aja buat mrka! ^^

  59. Ruggyroqqu says:

    Sumpah ngakak liat donghae , hyukjae sena n cheonsa pas di hostel… Tapi kasihan hidupnnya donghae bakal g aman karena philip han… Dan sumpah ni kepala sekolah yg aneh kaennya cuma leeutuk doank dekh hahah… Gw suka banget ma scene kyu n cheonsa #timkyunsa… Tp gw juga g rela liat ikan ma sandra… Dilema dekh nikh

  60. widiya says:

    Eunhyuk mesumnya kumat
    Itu juga kenapa donghae teriak2

  61. ditaaa says:

    jadi apa yang diomongin phillip ke donghaeeee ><
    sena sebenernya tuh masih peduli sama cheonsa tapi karna egonya yang lebih besar dari kepalanya jadi dia begitu deh. duhh donghae kalo emang ga enak jalanin hubungan sama sandara yaaa mending putus aja deh hehehehe.
    yaaa ampuunn kyuhyun meluk cheonsa di danau pas cheonsa lagi ga make sehelai benang pun ditubuhnya? emang hubungan mereka dulu udah sejauh mana sih sampe bisa begini jadinya. fufufu

  62. Dion says:

    Oh Cheonsa please don’t act like you’re okay. It breaks my heart. Damn it. My fragile heart.

  63. […] Prologue | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | aes·thet·ic |  8 | 9 | 10 […]

  64. dini triana says:

    Seriusan donghae sama sandara? Aaaaaaaaaaa omg kyuhyun sama cheonsa unchhhhhhh

  65. Fanny_Park says:

    sediiihhhhhhhhhh😥
    donghae bohongkahhhh klo dia punya hubungan dengan sandara??
    kenapa hubungan yg baru terasa manis menjadi kaku lagi gara2 dongekkk yg kurang pekaaa ya ampun galau sendiri dah :'(((((

    di akhir chap cukup buat tercengang,
    knp cho kyu malah menciumm samudra nya dongekkk?? andweeee mereka terlihat manis😥

  66. Snowcho says:

    Leeteuk bener2 kepala sekolah yg unik dan kelihatan banget doyan gosip dan mata duitan.hahaha
    Di ending oh my god..oh my god..
    Aku selalu suka kyu disini. Bagaimana dia begitu dingin terhadap cheonsa tp sebenarnya dia gk pernah melewatkan apapun yg terjadi pada cheonsa.
    Penasaran bangeeeet sama masa lalu kyu dan cheonsa.

  67. afiyarhmia says:

    Nggak tau kenapa gemes liat hubungan sena sama cheonsa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s