city_of_angels_poster

.

Previously On A Shoot: Click Here. 

.

Lee Hyukjae’s Journal | Good Bloggers, Super Bloggers.

.

“I suspect that if you really want to be a good hater, you have to start on yourself, Lee Hyukjae.”

.

 

Los Angeles

Southern California

California, America.

 

.

AKU sebenarnya tidak ingin menulis jurnal harian lagi, setelah jurnal yang terakhir di temukan Cheonsa di antara tumpukan majalah dewasaku. Hasilnya, dia sangat marah—dia membaca kata-kata kasual yang aku tulis untuk mengajaknya bercinta—dia menendang penisku dan membuatku tersungkur di dalam bathub.

Iya, dia menendang penisku ketika aku tengah berendam di dalam bathub (ini bukan pertama kalinya dia melihat tubuh indahku telanjang) (dia bilang tubuh telanjangku sama sekali tidak menarik perhatianya) (aku tahu dia berbohong).

Sekarang kalian bisa melihat bagaimana ucapanku tentang dedikasi wanita psikopat itu pada penis bukan main-main.

Sekarang, mari aku ulang pertanyaanya.

Siapa yang mau berakhir dengan wanita seperti dia?

Aku memutuskan untuk menulis lanjutan jurnal ini karena Heechul berkata bahwa jurnal adalah hal yang baik, dan baik adalah hal yang bagus. Akhir-akhir ini Heechul tengah terobsesi menjadi penulis setelah dia menghadiri salah satu seminar menulis tentang;

.

“Good Mom, Super Mom.”

.

Ya, kalian tidak salah membaca. Heechul memang menghadiri seminar menulis untuk Ibu rumah tangga di sebuah komunitas yang menamai diri mereka sebagai Mommy Bloggers. Ibu-ibu yang menulis blog tentang keseharian mereka mengurus anak-anak, disana ada juga tentang curahan hati mereka saat berhubungan sex dengan suaminya.

Benar-benar menarik.

.

3a .

Jurnal ini terjadi sekitar empat hari yang lalu, saat aku membahas sikat gigi dan penis. Sekarang ini adalah lanjutanya, kali ini aku mengangkat tema yang benar-benar aman! Kalian bisa membacanya dengan tenang tanpa harus membawa air suci dan pelindung mata.

Jurnal hari ini akan menceritakan Han Cheonsa setelah menggosok gigi.

Eh, aku belum berkata bahwa kepulanganya dari London cukup membuatku sedikit senang.

Ingat, hanya sedikit.

Aku bukan pria murahan seperti Donghae—ewh ulangi, aku bukan pria murahan bertubuh pendek seperti polisi San Francisco.

.

5a

.

Cheonsa sama sekali tidak menyapaku ketika aku melakukan posisi senam lantai untuk menarik perhatianya. Dia hanya menatapku dengan tidak perduli, dan mengambil gagang telefon di tanganya.

Padahal aku melakukan posisi senam lantai dalam situasi setengah telanjang, mungkin dia akan tertarik jika aku dalam situasi sepenuhnya telanjang.

Akan aku coba besok pagi.

.

6a

.

Aku memutuskan untuk berdiri di hadapanya saat dia menunggu ketukan panjang dari telefonya, siapa yang dia hubungi? Jika dia menghubungi polisi pendek itu maka aku akan sangat marah—dan aku akan melempari wajahnya dengan busa sikat gigi.

Aku hanya bercanda.

Siapa yang berani melakukan semua itu kepadanya?

Aku belum bosan hidup, simpan semua rencana itu untuk masa depan yang lebih baik.

.

8a .

Lihat dia sekarang, hanya menggunakan kaus miliku yang kebesaran di tubuhnya. Lihat kakinya, seperti kaki ayam yang terkena penyakit Mad Chicken di utara California. Lihat wajahnya, mengingatkanku kepada tokoh animasi di film Frozen—bukan Anna, tapi Olaf.

Dia mengingatkanku kepada sosok bola salju dengan senyuman menyebalkan, Olaf Cheonsa.

.

9a

.

“Hey Donghae, aku sudah berada di Los Angeles. Ayahku menitipkan gantungan kunci untukmu.”

Apa aku tidak salah dengar? Wanita psikopat itu tengah menghubungi polisi San Francisco yang paling aku benci?!

Jadi?!

Ayahnya membelikan gantungan kunci bukan untuku saja?!

Jadi aku tidak spesial?!

Dan lihat, Cheonsa kini tersenyum dengan senang setelah mendengar suara Donghae di ujung sana. Benar-benar tidak bisa di maafkan, mengapa aku menulis jurnal ini? Katanya menulis jurnal membuatku lebih baik, nyatanya—ERGGHHHH.

Aku ingin menggigit manusia.

Aku ingin mandi madu bersama Cheonsa yang telanjang di atas tubuhku.

Kalimat yang terakhir, bukan aku yang menulis.

.

10a .

Wanita psikopat itu terus tersenyum—aku yakin kini Donghae tengah mengeluarkan semua rayuan sampahnya yang menjijikan, rayuan sampah yang dia baca di internet di sela-sela mengisi teka-teki silang di meja kerjanya.

Jenis rayuan yang sangat sampah, seperti;

.

“Newton menemukan gaya tarik menarik gravitasi, tapi hanya dirimu yang membuat hatiku merasakan gravitasi saat berada di dekatmu.”

.

Benar-benar rayuan sampah, pria mana yang akan merayu wanita dengan membicarakan hukum Gravitasi?

Kau ingin merayu wanita atau membuka layanan edukasi?

Jika aku yang merayu maka apapun itu akan terdengar sangat kasual dan berwibawa;

.

“Kau tahu mengapa dunia ini menciptakan penis hanya untuk pria? Karena penis memang ditakdirkan untuk berada di dalam mulutmu.”

.

Terlalu kasar, aku seperti sedang mengajarkan ajaran yang sesat tentang mengapa penis bisa tercipta untuk pria saja.

.

“Kau tahu apa yang lebih indah dari wajahmu di dunia ini? Yaitu saat menyaksikan tubuh telanjangmu di atas tubuhku.”

.

Terlalu dewasa, aku terdengar seperti sastrawan mesum yang menulis puisi melalui situs portal dewasa.

.

“Apa kau pernah melihat penis secara langsung? Aku punya. Kau bisa melihat penisku.”

.

Jangan.

Setelah menjadi sastrawan mesum, kini aku terdengar seperti pria-pria yang memiliki komunitas Penis Bloggers. Dimana aku membahas keseharian penisku dan aktivitas penisku di atas ranjang melalui postingan blog.

Menarik.

Aku akan menyarankanya kepada Heechul. Nantinya aku akan membuat seminar bertajuk;

.

“Good Penis, Super Penis.”

.

7a

.

Sekarang, aku mulai jengkel. Wanita psikopat itu masih belum berhenti bicara dengan polisi pendek ber penis pendek.

Cheonsa masih tertawa, dia menyadari tatapanku yang jengkel—tapi dia tidak menghentikan pembicaraanya dengan Donghae, justru dia menambah volume suaranya dan tersenyum dengan riang. Hanya untuk menambah kejengkelanku padanya.

Benar-benar menyebalkan.

“Jangan lama-lama berbicara, tagihan telefon sangat mahal di Los Angeles.” Aku menyindir dengan senyuman masam, sebenarnya yang membayar tagihan telefon adalah Heechul—dia adalah Ibu dari kami, Heechul membayar semua tagihan yang bersifat Ibu-ibu—seperti tagihan apartemen, hingga tagihan susu.

Dia memang benar-benar Super Mom, sebentar lagi Heechul pasti akan mengeluarkan sebuah blog tentang bagaimana cara mengurus dua anak yang berprofesi sebagai pembunuh bayaran.

.

18a .

Wanita psikopat itu akhirnya menutup sambungan telefonya dengan wajah sedih. Apa Donghae baru saja mengabarkan bahwa dia telah meniduri polisi wanita, di San Francisco sana selama Cheonsa di Inggris?

Jika ini memang benar terjadi, maka ini adalah kesempatan emas untuku.

Penis di bayar dengan Vagina!

Maaf, terlalu kasar.

Maksudnya, Mata di bayar Mata!

Nah, terdengar lebih normal.

.

15a .

Dia benar-benar terlihat sangat sedih, jenis kesedihan yang menginginkan tubuhku di atas ranjangnya.

Aku tidak bercanda, dia memang menginginkanku di atas ranjang, jika tidak—kenapa dia selalu senang melihatku telanjang?

Aku tidak percaya diri. Ini kenyataan.

“Kau kenapa? Penis Polisi San Francisco itu pendek seperti tubuhnya?” aku bertanya dengan santai.

Menantang maut adalah pekerjaanku akhir-akhir ini.

.

17a .

Dia menatapku dengan garang, dia seharusnya memiliki komunitas blogger yang bertajuk Penis Police Bloggers berisi tentang bahasan penis yang dimiliki oleh para polisi.

“Aku merindukan Taeyong dan Jhonny, cepat jemput mereka di San Francisco.”

Aku pura-pura tidak mendengar perintahnya, siapa yang mau datang ke apartemen polisi itu dan mendengarkan polisi itu tentang bagaimana dia telah berhasil merebut Taeyong dan Jhonny untuk mendukungnya.

Mereka berdua tetap simpatisanku.

Dan lagi alasan dia sedih hanya karena merindukan Taeyong dan Jhonny? Benar-benar berhati lemah, dia lebih cocok membintangi telenovela dibandingkan film dewasa sekarang.

“Oh, tebakanku benar—penis Donghae pasti pendek, aku pernah melihatnya saat kecil.”

Dia menatapku dengan tatapan membunuhnya, tidak apa-apa aku tidak takut dengan macan seperti dia.

“Jadi kau sudah pernah merasakan penis Donghae? Oh, tebakanku benar selama ini.” Dia tersenyum dengan senang, membuatku ingin mencekiknya.

“Siapa yang mau mencoba penisnya?!” aku berteriak dengan garang tapi Cheonsa hanya bersenandung dengan senang.

I suspect that if you really want to be a good hater, you have to start on yourself, Lee Hyukjae.”

Sial.

Hingga matipun aku tidak akan pernah mencoba penis Polisi San Francisco itu.

 

Hyukjae Lee

California, Summer 2015.

.

.

-END OF JOURNAL FROM CITY OF ANGELS 2-

.

Disclaimer: All belongs to IJaggys | Do not repost the picture | Do not copy 

.

xo

@IJaggys | ask.fm: IJaggys

.

.

About IJaggys

Sorry, am I supposed to know who you are?

17 responses »

  1. - says:

    Katanya ga butuh air suci tapi ini lebih dr yg a shoot sebelumnya. Njir. Si sialan hyukjae makin mesum kak:( kzl

  2. inggarkichulsung says:

    Aigoo Cheonsa sedih stlh menelepon Donghae oppa krn merindukan Taeyong and Jhonny, Hyukjae oppa jurnal nya dewasa bgt, aigoo Mak Heechul suka bgt mengurus semua yg berkaitan dgn rumah tangga pdhl ia jg termasuk pembunuh seperti Cheonsa dan Hyukjae oppa, Cheonsa makin cantik, ditunggu kisah2 lainnya Sonia

  3. Estherbella says:

    Ini sumpah bangun tidur baca beginian bikin otak langsung mesum yaoloh :(… Son elo bikin orang berdosa dipagi hari baca beginian -,- hyukja bener2 deh kelakuan, pertanyaannya ada yang mau jadiin dia suami? Hahhaa.

  4. strawjewels says:

    Owalah Hyukjae emang benar benar ya otaknya udah gk Normal lagi makan makanan kambing nih orang kayak ny… Otaknya kudu bgt harus di amputasi terus di ganti otak kucingnya heechull..

  5. tmatikka says:

    parahhhhhh ini mah sama aja kek yang kemarennn >< mesumnyaaaaa
    bayangin heechul jadi mak mak rempong ngurusin tagihan😀 wakwak

  6. wikyuhae says:

    Buakkkk, baru baca yang ini, yang Part 1 mau nyusul ah.

    Lee Hyuk Jae ngemeng Pen*s mulu dah, APAAN DAH NULIS TIT PAKE DISENSOR #NUNJUKDIRISENDIRI :3 :3

    Han Cheonsa cantik beuget,

  7. Dit says:

    Masya allah, baca kata-kata dengan segala macam sensor didalamnya, jurnal macam apa ini hyukjae?? Jhonny and Taeyong apa kabar ya, betah gak sih dirumah Hae, siapa sih yg gak betah tinggal sama polisi ganteng. Hihihihi this series, love it love it

  8. mychococho says:

    yaampun cheonsa, perhatiin dongs penis eh maaf hati hyukjae yang rapuh itu.. kesian kamu hajar mulu… eh iya di ashot gaada kyuhyun nyempil? gaada maksud apa apa cuma nanya, beneran cuma nanya.

  9. Fajarina Fitria says:

    Hyukjae mesuuuuummmmmm…
    Ada yg cemburu ama bang ikan ni yee

  10. Choi Rinna says:

    hyukjae bener2 parah ini,, jurnal dia isi nya gini an mulu, maniak p**** nih orang, wkwk😀

  11. applepuu says:

    hyukjae dasar apes ya kamu… Niat ngejekin malah jadi senjata makan tuan… Hahahahaha

  12. insan nurmala says:

    auhhh ini jurnal gak jauh sama unsur unsur dewasa nya😀😀

    ayo hyukjae kelakuanmu bener bener dah😀
    aku pikir cheonsa sedih karna dapet kabar buruk dari donghae,tapi ternyata ehh malh merindukan kedua anaknya itu😀😀
    dan fakta bahwa heechul selalu memperhatikan masalah rumah tangga wahhh itu mengejutkan sekali😀
    apalagi ikutan seminar itu wkwkwkwk bener bener pembunuh yang berbeda dari yang lainnyab:D😀

  13. hellenaya says:

    Spertinya bagian ini lebih mesum dari sebelumnya, tapi lucu ya hyukjae nya makin mesum huaha

  14. PrintaNur says:

    Sumpah,otaknya Hyukjae cuma isi hal2 mesum….😀

    ya ampun untung Cheonsa terlanjur jatuh ma pesonanya si polisi pendek donghae…
    Ni otaknya hyukjae harus di cuci pake deterjen,biar bersih..

  15. Ariskachann says:

    Hyuk oppa mah boong katanya ‘aman’ tapi apa disebutin terus punyanya ituuuuu. . .
    Oppa itu apanya cheonsa siiih???

  16. Sandradewip says:

    Huahahaha :’v asem banyak kata *tetttttt* :’v Duh hyukjae kasihannya dirimu *dibantai

  17. fsshy says:

    Astga Hyuk. Ckckckckckck

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s