Having a Swell-tering Time Palm Springs, CA

.

.

.

“If I date you, my goal is to marry you, build with you, grow with you, I’m not dating you to pass time, I see potential in you, Han Cheonsa.”

.

.

.

Palm Spring

Northeast Of San Diego

Riverside, California.

America.

 

JIKA tidak sedang membunuh, Han Cheonsa lebih suka menghabiskan waktunya memacu Mustang kesayangan Hyukjae ke arah Palm Spring, dan menepikan mobilnya ke sisi jalan sebelum masuk ke dalam toko kue yang di pilihnya secara asal untuk menjilati donat hangat secara diam-diam dan keluar dari sana tanpa membelinya.

Hari ini semuanya berjalan dengan sama, kecuali kehadiran Jhonny di kursi belakang dan Taeyong yang bersenandung sepenggal lirik Where Did You Sleep Last Night milik Nirvana yang terputar di sana dengan deru mesin halus yang menyamainya.

“Setelah menjilat donat, apa yang akan kita lakukan?” Jhonny mengalihkan pandanganya dari majalah dewasa yang di sembunyikan Hyukjae di antara lapisan jok.

“Bertemu dengan kekasihnya.” ucap Taeyong ketika melihat Cheonsa memutar arah menuju San Fransisco. Sebagai jawabanya Cheonsa hanya memutarkan matanya dengan tidak perduli, dan lebih memilih memakan sisa bagel milik Hyukjae yang ditemukanya di atas dashboard dengan satu tangan memegang kemudi.

“Hyukjae akan sangat marah jika dia tahu bahwa kau memakai Mustangnya untuk bertemu kekasihmu.” Berbeda dengan Taeyong yang lebih tertarik dengan Nirvana, Jhonny lebih tertarik dengan asmara Hyukjae yang selalu bertepuk sebelah tangan jika berhubungan dengan Han Cheonsa.

“Lalu jangan bilang Hyukjae. Juga, Donghae bukan kekasihku—dia setuju untuk membiarkan kalian tinggal disana selama aku mencari apartemen untuk kalian. Dean masih mengintai, jadi tinggal dengan seorang Polisi adalah jalan yang terbaik untuk membuat kalian tetap hidup.”

Mendengar penjelasan itu lantas membuat Jhonny memasang wajah tidak setujunya. Tinggal bersama Han Cheonsa adalah hal yang terbaik. Bayangkan setiap paginya dia bisa menyaksikan wanita sociopath itu melenggang di depan matanya hanya dengan menggunakan handuk bermotif kucing milik Heechul.

Jhonny tidak melihat Cheonsa sebagai seseorang yang akan disukai atau dicintainya, dia melihat Cheonsa seperti dia melihat idola wanitanya yang sempurna. Taeyong menghentikan senandungnya ketika lagu Nirvana berakhir, dia menatap Cheonsa sekilas sebelum kembali mengarahkan matanya ke jalanan.

“Aku tidak ingin tinggal bersama musuh Hyukjae, aku berada disini karena dirimu.” Berbeda dengan Jhonny yang lebih menatap Cheonsa sebagai idolanya, Taeyong melihat Cheonsa sebagai pelindungnya. Taeyong adalah seorang introvert yang sensitive, hal-hal seperti ini akan membuatnya sangat kecewa.

Ditambah dengan doktrin yang di berikan Hyukjae setiap harinya ke mereka berdua, bahwa Lee Donghae adalah polisi jahat yang menghianatinya dari segi profesionalitas hingga emosionalitas. Tentu saja emosionalitas itu berhubungan dengan Han Cheonsa.

“Hanya untuk minggu ini, aku akan pulang ke London—Aku harus menghadiri pernikahan Ayahku, ini adalah pernikahanya yang ke-lima. Hyukjae sedang berada di Denver hingga akhir pekan, dan malam ini Heechul harus terbang ke Texas untuk berkerja bersama Tablo. Tidak ada yang menjaga kalian.”

Cheonsa mengacak rambut Taeyong dengan satu tanganya. Berusaha untuk menghilangkan kekecewaan di wajah Taeyong, ketika bersama Jhonny dan Taeyong, Cheonsa akan berubah menjadi seorang kakak yang baik—Hyukjae berkata bahwa ini semua hanya kamuflase Cheonsa sebelum dia menjual organ-orang tubuh vital milik Taeyong dan Jhonny di pasar gelap.

Taeyong masih menekuk wajahnya seperti anak kecil ya akan ditinggalkan Ibunya.

“Kita bukan anak kecil—aku tidak ingin tinggal denganya. Polisi itu baik pasti hanya di depanmu, setelah kau pergi kita akan menjadi upik abu.” Jhonny merengek dari belakang jok, dan doktrin Hyukjae benar-benar sukses. Mereka tidak menyukai Donghae.

Cheonsa menepikan mobilnya di depan sebuah apartemen tua yang berada di pusat kota San Francisco. Dia menekan beberapa angka sebelum pintu itu terbuka, membiarkan Jhonny dan Taeyong mengikutinya dengan wajah malas.

“Hey, aku pikir kalian akan datang lebih awal.” Donghae menyambut mereka dengan senyuman ramahnya, dia merentangkan kedua tanganya ke arah Cheonsa, bersiap untuk memeluknya yang hanya di balas oleh lirikan tidak tertarik dari wanita itu.

“Jhonny dan Taeyong, mereka tidak menyukaimu. Jadi sebaiknya kau tidak perlu berusaha keras untuk menjalin hubungan keakraban dengan mereka.” Ucap Cheonsa tanpa basa-basi, Jhonny dan Taeyong tersenyum dengan senang melihat Donghae kalah telak di hadapan kakak angkat mereka.

“Apakah Hyukjae menyebarkan cerita buruk tentang diriku? Sungguh tidak sportif.” Dia mengeluh dengan harapan Taeyong atau Jhonny akan merubah konsep mereka tentang dirinya.

Donghae mengantarkan mereka ke sebuah kamar bercat biru muda yang di rancang Cheonsa beberapa waktu yang lalu. Jhonny langsung menutup pintu kamar agar tidak harus berbasa-basi dengan Donghae.

Dia adalah simpatisan Hyukjae.

“Kau bisa bermalam disini, tempat tidurku cukup untuk dua orang.”

Melihat Cheonsa berada di atas sofanya dengan kaus tipis berwarna putih yang mempertunjukan lekuk tubuhnya, membuat Donghae menjadi sedikit gila. Pikiran tentang erotisnya Cheonsa di atas tempat tidur terus berbayang di dalam kepalanya seperti adegan di film biru.

“Kau bisa mengajak Hyukjae untuk tidur bersamamu, dengan begitu kalian bisa membicarakan masalah retaknya asmara kalian.” Jawab Cheonsa dengan senyuman yang membuatnya terlihat seperti boneka menyeramkan dari film Psycho di tahun1960.

“Kau benar-benar tidak ingin tidur bersamaku?” Donghae belum menyerah, dia tidak akan pernah menyerah jika berhubungan dengan Cheonsa.

“Tidak. Aku harus terbang ke London. Jaga dengan baik Taeyong dan Jhonny, ajak mereka jalan-jalan.” Cheonsa mengambil kunci Mustang-nya dari saku jeans-nya, dia lalu berjalan ke arah pintu.

“Jhonny menyukai Soufle dan Taeyong menyukai sup jagung dengan baguette. Jangan biarkan mereka tidur di atas jam sebelas malam, jika mereka menolak kau bisa menghubungiku.” Cheonsa mengeluarkan selembar kertas berisi nomor telefonya, nomor telefon yang selalu di impikan Donghae kini diberikan secara cuma-cuma hanya karena Taeyong dan Jhonny.

Dia terdengar seperti seorang Ibu yang sedang meruntunkan daftar panjang tentang anak-anaknya.

Donghae menahan tangan Cheonsa, ketika melihatnya akan membuka pintu itu. Kedua tanganya merengkuh pinggang Cheonsa, dan menatap wajah wanita itu dengan intense.

“Aku sudah tidak melihatmu selama lebih dari sebulan, aku mengkhawatirkanmu.”

Dia tidak pernah bertemu Cheonsa sejak urusan mereka selesai, dia tidak mengetahui nomor telefonya—tidak mengetahui dimana wanita itu tinggal. Satu-satunya yang dia tahu adalah nomor telefon rumah yang di berikan Heechul saat dia berada di pesta ulang tahun Haru.

“Aku merindukanmu, kau tidak merindukanku?” kali ini suaranya terdengar sedikit memohon, kemarin Cheonsa menghubunginya melalui telefon umum dan berkata bahwa dia ingin menitipkan kedua adik barunya—Donghae jelas tidak akan menolak semua itu, setelah itu adalah satu-satunya kesempatan dia untuk bertemu dengan Cheonsa.

Kini Donghae meraih tubuh Cheonsa ke dalam pelukanya, wanita itu tidak memberontak.

“Aku harus pergi.” Jawabnya singkat sambil melepas pelukan Donghae, tapi tangan Donghae tetap berada di tubuhnya.

“Kau benar-benar tidak merindukanku?” melihat wajah Donghae yang kecewa, kembali mengingatkanya kepada Taeyong. Dia memejamkan matanya dengan frustasi. Taeyong dan Donghae—benar-benar membuatnya menjadi seekor kucing yang tidak berdaya.

Donghae kembali menghapuskan jarak di antara mereka, memaksa Cheonsa agar menjawab pertanyaanya.

“Aku juga merindukanmu.” Bisiknya dengan sebuah kecupan lembut di wajah Donghae, sebelum dia melepaskan tangan Donghae dari tubuhnya dan berjalan keluar dari sana dengan langkah yang cepat.

Meninggalkan Donghae yang masih membeku di sana dengan euphoria yang meledak di dalam hatinya, dan ketika Donghae berlari ke arah balkon dan melihatnya masuk ke dalam mobilnya.

Dia bisa melihat wajah Cheonsa yang bersemu merah ketika menatap matanya untuk yang terakhir kali.

“If I date you, my goal is to marry you, build with you, grow with you, I’m not dating you to pass time, I see potential in you, Han Cheonsa.” Bisiknya dengan senang.

Cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.

Dan dia tidak sabar untuk menyaksikan semua itu.

 

.

.

.

-END OF PALM SPRING-

.

.

.

SM-ROOKIES-image-sm-rookies-36477307-1024-575

Left: Taeyoung | Right: Jhonny

.

.

 

Dibuat random secara setengah jam dengan dedikasi kerinduan akan A Shoot Series. Buat semua yang baca please do leave comment and some review. Buat yang kerjaanya cuma nge-likes doang tapi ganinggalin komen, kalian tuh lebih worse dari siders—because you have all access to leave some comment yet you choose likes over them. Wtf effin doin bruh? Your likes ain’t nothing blah.

xo

 

 

About IJaggys

Sorry, am I supposed to know who you are?

25 responses »

  1. inggarkichulsung says:

    Waw ada Cheonsa, Jhonny and Taeyong lg.. Cheonsa khawatir adik baru nya ini akan diapa2in oleh suruhan Dean dan krn ia hrs pergi ke luar negeri maka ia lbh prefer u menitipkan Taeyong Jhonny pd Donghae oppa krn Hyukjae oppa dan Heechul oppa pun sibuk dgn urusan mrk yg lain, Donghae oppa gencar bgt meluluhkan hati Cheonsa u bs menyukainya balik, ditunggu kisah2 selanjutnya Sonia

  2. Ryn says:

    If I date you, my goal is to marry you, build with you, grow with you, I’m not dating you to pass time, I see potential in you, Han Cheonsa.
    Ijaggys, ini quote nya keren bangeeett!
    Awww donghae jadi pangeran mokpo yang romantis nih😀
    seneng banget tuh dia kaya nya pas Cheonsa bilang kangen pake di ketjup lagi.. donghae uda pasti melambung ke nirwana.. hihihihi

  3. Ardani R says:

    “Jaga dengan baik Taeyong dan Jhonny, ajak mereka jalan-jalan” asli kok aku kepikirannya mereka tiba2 berubah jadi puppy yangg lucu gitu sih, eh tapi klo masalah mirip masih miripan jeno sm rookies sama donghae tapi kyknya usianya kurang buat series ini, tapi taeyong miriplah dikitt

    dan yesss ada kemajua sama hubungan abu2 HCS sama pak polisi, keinget lagi sama editan donghae jadi polisi,

    ampee mereka bersatu di sini, kurelakan cerita yang lain yang tak berakhir HCSXLDH (re: unintended/silver of her)

    semangat untuk cerita lainnya ijaggys

  4. widya29 says:

    Argh! Kadang karakternya pas bgt! donghae emg kayak bocah ;( Good job!

  5. nnn826 says:

    hyukjae gak muncul di part ini. Hhhhh
    kasian ya,cintanya bertepuk sebelah tangan.
    kira2 nantinya cheonsa bakal suka gak ya sm hyukjae.
    aduh ada taeyong.

  6. AFF says:

    Haha kayaknya Ijaggys lagi seneng sama Rookies Taeyong. Hoho lucu juga sih mereka bilang Donghae baik cuma di depan Cheonsa, terus kalau Cheonsa tidak ada, mereka bakalan jadi upik abu. Terus Cheonsa juga terus terang banget, jangan berusaha akrab dengan mereka karena mereka memang tidak menyukaimu.

  7. takyuyaki says:

    Hemm ini ada 2 virus baru mulai muncul huhu

    Keknya idul hcs enak bgt ya dikelilingi cowo2 ganteng.

    Dan para cowo2 itu yg deket2. Sesuju lah sama jino para duri2 itu wkwkwkw

    Aku suka shoot ini. Ntar scrolldown baca yg lainnya kkkk

    Keep writing kak ^^

  8. tmatikka says:

    hyukjae kagak nongol >< hihi #maksa😀 ditunggu next part kak :))))

  9. mychococho says:

    yang ini adem gak ada acara kejar2 an, bandit, tusukan, tembak2 an. Cheonsa nanny baru buad Jhonny X Taeyong. haaaa demen banget Ijaggys memuliakan HCS the princess dg coker2 disekelilingnya Lol. tinggal pilih kekekeee

    lavss banged merekaa💟💟💟

  10. Dit says:

    Ohhh goshhh! Kak son ini deh sukses Ngaduk aduk emosi, where is hyukjae where is hyukjae MAYDAY MAYDAY! HCS mulai melakukan sesuatu yang berbahaya hyuk, tolong dijaga partner in crime kamu biar gak lari kepelukan orang lainnnnn! Jhonny & Taeyong is so squishy i cant resist them! Btw lee donghae, you’re sweet enough disini tapi sorry aku ga ngeship cheonsa sama kamu di fic ini sayang. Sekali-sekali kasih ke hyuk ya, kasihan dia, yg kedapatan nona Han masa cuma hae sama kyu doang, sekali-sekali hyuk dong. Hehehehe i love this series kak son, keep writing❤️

  11. Fajarina Fitria says:

    Pagi pagi buta nemuin ni ff,,
    So sweet bgt ceritanya, biasanya cheonsa di a shoot series selalu galak ma donghae, eh ini dia mau mencurahkan isi hatinya. Di sini cheonsa di gambar in klo dia pnya sifat keibuan, mungkin ke bawa dr peran dua kali pas jadi emak nya si jun, tp ga tau knapa ak suka klo cheonsa dpt peran jd seorang ibu..
    Son tulisan kau memang jempol,, ak tunggu cerita selanjutnya

  12. strawjewels says:

    Huu taeyoung sama jhony bisa jadi idola baru di series A shoot.. Mereka layak di perhatikan.. Masih aja ya Donghae bin Hyukjae cinta mereka gk semulus gigi nya eunhyuk eh… HCS terlalu mahal Buat duo abal abal ini kkk..

  13. - says:

    quote-nya badaiiiiiiiiiii tapi abis itu jan beri donghae harapan palsu ya han:( nanti nyesel lagi pas donghae udah wamil:’)

    eh itu masa nikah yg ke lima kali.. sejenaka apa keluarga cheonsa-_-v ceritakan tentang mereka kak:))))

  14. PrintaNur says:

    Cieee,abang Donghae abis di ketjup Cheonsa… Cuit..cuit..😀

    emg bener sih,Cheonsa kaya emak2 yg mau ninggalin ank2 nya,pesannya ini itu.
    Mudah2n si Donghae g bikin Taeyong Jhonny nangis

  15. sophiemorore says:

    ahhhh donghae nggak bertepuk sebelah tangaan ! cie cieee
    hihihi aku suka ceritanya
    kayaknya yg tadi aku baca sambungan dari ini ya meski namanya a shoot xD

  16. Sandradewipuspitasari28 says:

    Huasem jhonny sama taeyoung cakep bangetttt *salahfokus*
    Cie cie dongek :’v *padahlsakithati* Aaaaa keren keren xD

  17. ayu diyah says:

    hoho.. taeyong dan johnny jdi pndukung si hyukjae ya..
    uhhhh.. Han kyaknya suka sama ikan ya.. tpi kayaknya shoot yg kmrin dia suka hyuk..
    ehm.. dia stiap cerita, han sllu membingungkan

  18. shiack says:

    gamau gamau gamau
    cheonsa sama hyukjae aja ah g rela ama donghae. donghae mah buat aku aja. g deng kakson pokoknya cheonsa-hyukjae mereka itu unyumax tau g sihhhhh ih kzl deh

    apaansih cheonsa kok bilang misyutu juga ke dongek :((

    gw tetep suka deh btw ada jhonny ama taeyong.

  19. insan nurmala says:

    ahhh cheonsa kenapa disini dia jadi kaya seorang ibu yg nitipin anak nya kepada ayah tiri mereka😀😀
    karna mereka juga gak suka donghae ya karna hyukjae ngedikte mereka kaya gtu😀😀

    ohhh dan disini gak ada abang eunhyuk:/ aku sedih kalau gak ada dia di ff ini😀😀

  20. applepuu says:

    Omo…….. Cheonsakau harus fokus. Meskipun donghae adalah godaan besar yg tidak bisa dihindari. Heollllllll~~~ stay strong HCS !!!

  21. soulme1988 says:

    sumpah keren. Pa lg sikap cheonsa yg dingin. Cool bgt.

  22. fsshy says:

    HCS sama LDH aja ya. Tapi kasiah LHJ. Tapi gpp. Aaaaa, sweeettt, sukaaa

  23. kim_yeon says:

    Tumben nggak ada Hyukjae but it’s okay cuz it makes me happy ^_^
    Cheonsa punya perasaan sama Donghae yahooo~ I want to see their moment moreeee

  24. Omg selera kita tentang cowo sana semua😄 . i love taeyeong and jhonny too, and bobby and philip han 😂😂😂

  25. Pinkyu says:

    Kok skarang jd ngefans yah sma karakter cheonsa. Karakternya keren. Ijaggys jjang. Btw mau nanya, karakter cheonsa itu gak menggambarkan sifat authornya kan? Hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s