Mereka bilang cinta itu buta, kurasa mereka bodoh. Tidak ada cinta buta jika kau bisa melihat dan memilih mana cinta yang sempurna — Han Cheonsa

 

~~~

 

 

Donghae membuka pintu coklat yang terbuat dari kayu Brich itu dengan perlahan, mencoba untuk tidak menimbulkan kegaduhan apapun di dalam kamar ini. Dia menatap gadis denganbrown-hair-nya yang masih tertidur pulas dengan tenang, lalu melirik ke arah jarum jam yang melekat di pergelangan tangan kirinya.

Donghae memutuskan untuk bersandar di samping gadis itu menatap wajah gadis itu lekat-lekat dan sedetik kemudian, dia sudah memutuskan untuk tenggelam dalam wajah gadis itu pagi ini. Donghae merasakan gerakan halus dari gadis itu, membuatnya menyunggingkan senyuman memabukanya ketika gadis itu membuka matanya dengan malas.

Goodmorning beautiful” ucapnya sambil mengecup kedua mata gadis itu “it’s awful  not beautiful” balas gadis itu sambil menjauhkan wajah Donghae darinya.  “kau harus mulai terbiasa Han, melihatku sebagai orang pertama yang akan kau lihat setiap paginya. Karna aku akan menjadi suami-mu sebentar lagi.” Goda Donghae sambil menarik Cheonsa ke dalam pelukanya.

oh yes you are, tapi kita sudah tidak boleh bertemu” balas Cheonsa sambil menenggelamkan wajahnya ke dalam dada Donghae yang selalu menjadi bantal favorite-nya di dunia ini. Donghae terkekeh mendengar ucapan gadis yang beberapa hari lagi akan resmi menjadi istrinya ini.

“siapa yang peduli dengan mitos bahwa mempelai pria tidak diizinkan bertemu mempelai wanita jika sudah beberapa hari lagi akan menikah? Ayolah Han kukira kau itu adalah gadis moderen yang lebih mempercayai Bvulgari dibanding dewi Quan In” Cheonsa memutuskan untuk menarik wajahnya dari dada Donghae, dan menatap Donghae dengan tatapan maut.

“aku mempercayai mitos ini Mr. Modern” sindir Cheonsa yang membuat Donghae kembali menahan tawa-nya melihat gadisnya yang biasanya tidak pernah peduli terhadap hal-hal sakral ini berubah menjadi paranoid setelah Ibu Donghae, memberitahukan tentang mitos kuno pernikahan ini.

“aku tidak ingin salah satu dari kita celaka sebelum hari pernikahan” lanjut Cheonsa serius sambil memainkan jari-jarinya yang kini sudah menyatu di antara jari-jari Donghae.  Donghae mengecup puncak kepala Cheonsa “kau dan aku akan baik-baik saja Han, kita akan menikah, kau akan memberikanku junior-junior kecil yang lucu and happily ever after” ucap Donghae berusaha meyakinkan Cheonsa bahwa pertemuan mereka pagi ini tidak akan membawa petaka bagi pernikahan mereka beberapa hari lagi.

Cheonsa mengangguk pelan, mengakhiri argumen mereka tentang mitos pernikahan dimana kedua-nya tidak boleh saling bertemu jika sudah memasuki minggu upacara pernikahan atau yeah salah satu dari mereka akan celaka.

Anyways, enough worrying about what the future holds. Hari ini kau masih ada jadwal fitting dengan Bvulgari” dikte Cheonsa yang mulai kembali ke sifat ‘nyonya besar’-nya yang menyebalkan. Donghae menatapnya tidak percaya “Han, tapi aku sudah menjalani fitting dengan Gaultier dan Armani” tolak Donghae, ketika mengingat harus kembali bergulat dengan ribuan tuxedo-tuxedo mahal itu.

Armani dan Gaultier tidak cukup sempurna untuk pernikahan kita, jika kau tidak mau fitting dengan Bvulgari siang ini aku akan mencari mempelai pria lain” ancam Cheonsa puas dengan seringaian khas-nya yang membuat Donghae berpikir dua kali apakah menjadikan Iblis sebagai istrinya adalah pilihan yang benar.

 

 

~~~

 

Bvulgari Fitting Room

Donghae’s Side

 

 

Aku membuka gorden tebal tempat sedaritadi aku bergumul dengan puluhan Tuxedo mewah buatan Bvulgari “do a pose” perintah Cheonsa yang duduk dengan santai di sofa yang terdapat di ruangan ini sambil menggenggam gelas wine yang isinya tersisa sedikit. Aku memejamkan mataku sebentar, berusaha untuk tidak memutilasi gadis yang sangat kucintai ini.

ewh it’s just too much for the accent Bvulgari” umpat Cheonsa kesal, setelah puluhan kali aku mencoba berbagai Tuxedo mahal ini namun belum ada satu pun juga yang memenangkan hatinya. Beberapa perancang Tuxedo dari Bvulgari terlihat cemas, setelah mendengar umpatan dari putri ketua parlementer Britain ini.

Aku memutuskan untuk menatap bayanganku sendiri di depan cermin yang menutupi hampir seluruh dinding di ruangan ini, selagi menunggu Cheonsa selesai mengumpat tentang bagaimana kualitas sense of high fashion Bvulgari yang menurun di tangan perancang-perancang dari Asia.

Tidak ada yang salah dengan Tuxedo ini, sempurna terpasang ditubuhku. Mungkin memang mata iblis itu yang bermasalah membuat seluruh Tuxedo exclusive ini terlihat seperti  jaring ikan yang dulu biasa aku ku gunakan di Mokpo. Aku melirik Cheonsa sekilas yang kini tengah menatap bosan ke arah penjelasan perancang-perancang Bvulgari yang terlihat mati-matian untuk memenangkan kembali hati gadis iblis ini.

Dia terlihat menguap sebentar lalu menatapku sekilas “Donghae take off the Tuxedo i’ll ask Savile Row to make a new one for you” ucapnya acuh tak acuh yang membuat aku menatapnya tidak percaya, setelah beberapa jam ini dia sibuk mengubrak-ngabrik Bvulgari dan kini dia meninggalkanya begitu saja.

Cheonsa berjalan santai keluar dari ruangan fitting itu, sementara aku sibuk membungkukan badanku meminta maaf kepada perancang-perancang Bvulgari itu yang telah kehilangan semangatnya setelah ditolak mentah-mentah oleh tender besar mereka yang berjiwa iblis, berwajah Malaikat, bernama Han Cheonsa.

~~~

Cheonsa masih sibuk membolak-balikan menu yang sudah 30 menit berada ditanganya, menatap jajaran makanan western ini dengan tidak bersemangat sementara aku mulai khawatir bahwa waiters ini mungkin akan menusuk Cheonsa dengan pisau karna membuatnya terus berdiri tanpa boleh meninggalkan meja kami biarpun Cheonsa belum memutuskan untuk memesan apapun.

“Han, jika kau masih bingung menentukan lunch-mu biarkan waiters ini mengantarkan pesanan ku dulu. Aku lapar” ocehku yang membuat Cheonsa menghela nafasnya dan menutup buku menu itu.

“I’ll go with the grilled chicken Caesar salad, but can I get that with organic butter lettuce instead of romaine? And let’s substitute ahi tuna for the grilled chicken, and cherry tomatoes for the croutons, Also, lemon juice on the side instead of Caesar dressing. Oh, and hold the parmesan. Thank you so much.”  Pesanya sekaligus yang membuat waiters itu sedikit kewalahan mencatat semua kemauanya.

Setelah selesai  mencatat pesananya sang waiters pun akhirnya bisa bernafas lega karna bisa terbebas dari lingkaran gadis Ibis ini, Cheonsa menatap waiters itu lalu kembali memanggilnya. “Actually, you know what? Cancel my order. I’ll just have an espresso.  Thankyou” batalnya dengan senyum termanisnya yang membuatku yakin bahwa waiters ini akan menusuk Cheonsa sebentar lagi.

“Han serius? Bisakah kau sedikit lebih menghargai orang-orang disekitarmu?”  akhirnya aku tak tahan juga untuk mengomentari perilaku Iblisnya hari ini, walaupun aku sudah terbiasa dengan kelakuan semena-mena-nya tapi tetap saja hari ini adalah puncaknya.

Dia membalas tatapanku lalu memajukan tubuhnya mendekat ke arahku “I had the worst nightmare last night. I was eating a bowl of brown rice and it turned into white rice.” Bisiknya seakan-akan ini adalah rahasia Rusia terhadap pembrontakan yang akan mereka lakukan di Amerika. Oh yang benar saja, Cheonsa memang mengidap eating disorder sejak kecil karena terobsesi dengan Barbie yang selalu dimainkanya.

Dia bukan pengidap Anorexia, dia hanya terobsesi dengan size 0 di tubuhnya. Aku bahkan masih bisa mengingat alasan di hidupnya setiap kali aku menanyakan mengapa dia lebih memilih secangkir espresso untuk makan siang-nya.

“….i’m trying how to taste everything because look around Hae, everyone who lonely is fat. So sue me for loving vegetables, espresso, sparkling water, and half portions of soup.”

“setelah ini kita akan segera berangkat ke Manggyeongsa untuk mengecek gereja yang berada di tengah hutan” ucap Cheonsa menyadarkan ku dari lamunanku tentang eating disorder-nya. sambil membaca seluruh Schedule-nya hari ini di iPad putihnya, aku kembali menatapnya tidak percaya. “don’t tell kau memilih gereja outofnowhere  itu sebagai upacara pernikahan kita?” tanyaku dengan oktaf yang mulai meninggi.

Cheonsa menatapku lalu tersenyum tanpa rasa bersalah “it was a perfect fairytale’s church Siwon recomended this to me” ucapnya senang yang membuat wajah ku mengeras, Siwon adalah mantan kekasihnya yang hingga sekarang masih menghantui hubungan kami walau faktanya Siwon sudah menikah beberapa bulan yang lalu.

i love it when sometimes you get jealous to me eventough you knew you’re the one i love” bisik Cheonsa lembut yang mau tidak mau membuatku ikut tersenyum.

I can’t help the way I love you although I wish I could. Sometimes I just wonder why I love you the way I do but I don’t have a reason. I just simply fell in love with you Lee Donghae.

yeah dari semua sifat buruk dan menyebalkanya tersimpan sebuah alasan mengapa aku begitu mencintainya dan memilihnya sebagai pendamping hidupku.

Karena dia terlalu berharga untuk hidupku.

 

 

~~~

 

 

From: HCheonsa

Received 4 hours ago.

I’m driving don’t phone me, see you there! Me love you so :}

 

 

Aku tersenyum membaca sebaris kata singkat yang dikirimkan Cheonsa 4 jam yang lalu sebelum aku memasuki ruang Meeting. 4 jam yang lalu setelah aku menyudahi lunch ku bersama Cheonsa, Eunhyuk sahabatku sekaligus partner kerjaku menghubungi ku memberitahukan bahwa ada meeting mendadak tentang inflasi yang tiba-tiba terjadi di perusahaan ku.

Yang membuat Cheonsa harus ke Manggyeongsa sendirian dengan perjanjian bahwa aku akan menyusul secepatnya setelah Meeting ini berakhir. Aku melepaskan jas hitamku lalu melonggarkan dasiku yang sedari tadi terasa seperti mencekik leherku.

nice catch Lee Donghae” ucap Eunhyuk ketika aku berhasil menangkap botol Cola yang dilemparnya tadi, “how it was?” tanya Eunhyuk sambil menghempaskan tubuhnya diatas sofa hitam yang berada di ruang kerjaku “doing fine kecuali sifat gadis Iblis itu yang semakin menjadi-jadi” jawabku yang membuat Eunhyuk tertawa renyah.

“ketika di London dia bahkan lebih parah dari ini, dia mempunyai penyakit yang selalu dianggungkanya”  Eunhyuk memang berteman baik dengan Cheonsa sejak mereka bersama mengenyam pendidikan di Harvard. “penyakitnya adalah CFA atau Cheap Food Alergy” lanjut Eunhyuk yang membuatku tertawa terbahak-bahak.

“dia selalu bilang bahwa makanan murah itu akan membuat-nya mual sesak dan mungkin terserang Impoten tapi dia begitu bodoh untuk mengingat bahwa Impoten hanya menyerang kaum laki-laki saja” kali ini aku sudah tidak bisa menahan tawaku Cheonsa memang gadis sempurna berotak Idiot aku bahkan tidak yakin bahwa dia adalah lulusan Harvard jika Eunhyuk tidak meyakinkan ku bahwa mereka berdua satu jurusan.

“dia begitu bodoh dan Iblis tapi kau sangat mencintainya kan?” lanjut Eunhyuk lalu menarik bingkai foto berisikan diriku dan dirinya yang  tengah menikmati hangatnya matahari Siesta Beach di Sarasota utara Florida satu tahun yang lalu.

Aku menarik bingkai foto yang berada di tangan Eunhyuk itu lalu menatap wajah gadis yang selama dua tahun ini telah berhasil mengambil alih duniaku, aku masih mengingat ketika pertama kali akhirnya dia mengakui bahwa dia sangat mencintaiku, satu tahun yang lalu ketika aku melamarnya di arena Ice-Skating.

“We’re so different. We’re hot and cold, fire and water. I’m loud, you’re quiet. I talk, you listen. I’m crazy, you’re sane, but that’s why this works. You fill in my missing pieces and I complete you. I guess that’s why, despite the questions and challenges, I still believe in us and I still believe in this. And as long as we have each other, I think we’ll be alright.”

Aku tersenyum samar mengingat kembali kata-kata Cheonsa yang terdengar begitu sungguh-sungguh di pendengaranku, aku menaruh bingkai foto itu ke tempat asalnya lalu menarik jas ku kembali.

“Cheonsa mungkin akan menjerit sekarang jika tahu bahwa aku lebih memilih berbicara dengan Monyet-London-nya dari pada menyusulnya ke Manggyeongsa” candaku yang membuat Eunhyuk mencibir tak jelas “but goodluck Hae for whatever’s up with you and Cheonsa” ucap Eunhyuk tulus sambil memeluku singkat, membuatku hampir meneteskan air mataku.

Pintu terbuka ketika Shin-Jussi salah satu asisten pribadiku datang dengan wajah yang tidak bisa kuartikan.

 

 

“Tuan kami baru saja mendapat kabar bahwa Nona Cheonsa dia….”

 

 

-To Be Continue-

 

 

 

I’m proudly say i’m back after a half year i’m not making “Chaptered FF”  last is Lovely Complex. FF ini dibuat ditengah forever alone-nya eyke di Mansion baru #curcol nothing to do akhirnya nekat buat ngalor ngidul di Ms. Word selama satu jam dan keluarnya cerita absurd ini hahahaha enjoy pals! Now i’m writing the second part wish me big tons of luck ;)

 

 

 

LOVE IT. MEAN IT.

About IJaggys

Sorry, am I supposed to know who you are?

41 responses »

  1. faaachan says:

    Waaaah ada yg baru nih * gaya iklan oreo*

    yaoloh sifat yang mulia agung cheonsa parah bet dahh.. minta dilindes itu mah. Haha
    betewe kenapa dongek dan unyuk-ku lancar berbahasa inggris, ada apa gerangan wehh?!? =.=a
    pasti itu cheonsa kecelakaan deh pas akhirannya.. #sotoy

    trus crita voldy-fishy yg mereka putus gak ada lanjutannya?? #gayarenternir hahaha

    • IJaggys says:

      waaaaaah iyanih huahahahaha

      tabokin ajalah sifat cheonsa disini wkwkwkw lindes lindes lah biar asoy wkwkwkw

      …………..oiya ya….kenapa mereka berdua jadi bisa cas cis cus pake bahasa engrish =.= ntar aku buat mereka jago bahasa jawa mendoan deh huuahahahaha

      iyeshhhh sih kayanya

      sumpah voldyfishy gatau gimana kelanjutanya mereka belom balikan males ah dibuat balikan ntar berantem lagi pasti kalo liat WGM yg capsnya bertebaran di TL sekarang huahaha xDD

  2. faaachan says:

    Buatlah cheonsa tobat menjadi orang baik meskipun cuma 1 part doang /wish/ gak sekalian aja bikin mereka bisa bahasa melayu kaya upin ipin -_-”

    wgm mah dongek kencan sama tante tante girang itu u,u sumpah aku benci si perempuan itu haha

    • IJaggys says:

      ntar di part selanjutnya kalo masih idup si cheonsa aku buat jadi orang yang berakhlatul kharimah xDDD

      heey sudahlah nak aku juga membenci tante itu yang udah berselingkuh di depan camera wkwkwkwkw

  3. pinkers92 says:

    Astagaaaaa geleng-geleng kepala lihat kelakukan Han Cheonsa, eh tapi bukan Han Cheonsa kalo gak kayak gitu, iyakan?
    Lagi ada masalah dengan lidah si EunHae.. kekekeke

    omoooooo Cheonsa kecelakaan deh kayaknya! Kalo bener iya,apa nanti dia hilang ingatan?? /sotoykumat/ Who Am I??
    aaaah good job thor next part please ASAP~ /plak

    • IJaggys says:

      akhirnya eyke berhasil ngebuat Cheonsa makin dibenci /ditabok cheonsa pake tronton/ woakakakakakaka iya jugasih kalo HCS jadi orang baik-baik rasanya semua FF bakal berjudul sinetron “Hidayah” :p

      kayanya sih iya ya huahahaha
      nih lagi mau di post part dua nya hehehehe

  4. jungsora says:

    sifat semena – menanya cheonsa bikin orang bikin mutilasi ya, apalagi waktu mau luch . god aku kalo jadi waiternya udah taku tinggal deh hehe . itu cheonsa gak kenapa2 kan?

  5. agasshi…..!!!
    akhirnya dirimu bkin ff ber part juga onnie…
    aahhh,, kangen deh sma lovely complex. wkwkk

    as always, aku selalu suka sifat Cheonsa yg amburadul itu.. kekkkk
    pgen bgt jadi Cheonsa yg tingkat kepeduliannya terhadap sesama udh ilang out of nowhere,, tapi kalo ditiru yg ada ak udh di rejeng duluan ama org’.. –‘
    balik lagi ke ff, aku suka sma kata’ yg ada di paling atas *nunjuk atas*
    pembukaannya aja udh rame gitu,,
    dan yah onnie, i always love all ff that you made.. always have a diffrent interesting from the other.. xD
    part 2 udh ada yah onnie?? see you there…😀

    • IJaggys says:

      helooooooooo dear welcome back again and again :}
      aku juga kangen sama lovely complex huhuhuhu

      yang amburadul dan minta dimutilasi itu ya? wkwkwkw emang deh dia kalo aku sihir jadi fakir miskin bisa bunuh diri kali dia /ngaco :p

      yang paling atas? yang kata kata cheonsa di awal? huahahaha thankyouuu banget loh nad baca komen kamu aku jadi balik semangat lagi kekekekeke~

      thankyou so much for always giving me a huge support for every ff that i made dearie~

      udah keluar tuh hehehehe key see you there😉

      • hahaha, lanjutin lagi dong kalo kangen #plak

        jangan disihir ah,, ntar gk rame kalo dia gk amburadul lagi, *loh?*
        wkwkwk

        iya, yg dipaling atas,, aku suka bgt.. apalagi yg waktu itu tentang sepatunya cinderela,, ak ampe puter otak mikir kenapa tuh sepatunya bisa lepas padahal dipasangin sama ibu peri.. kekekkk
        your welcome sweetie, keep fighting! oke😀

      • IJaggys says:

        iya nih aku kangen tapi aku gaada ide buat lanjutin miskin katanya parah bulan ini hahaha

        iya kalo cheonsa ga amburadul pasti keilangan fansnya dia ntar haha

        …………kamu masih aja mikir yang sepatu cinderella itu aku aja udah lupaa hehehehe yaudah kamu tanya gih sama Walt Disney kenapa bisa oon ibu perinya /plak hihihi thankyou once again n.n

  6. dnorega says:

    sumpah deh tuan putri agung cheonsa gk tahan banget itu sama sifatnya hahaha
    cheonsa takut sama karma *tumben?
    sejak kapan hae sama hyuk bahasa inggrisnya jadi lancar begitu?
    baca part selanjutnya deh😀

    • IJaggys says:

      kenapa semua orang di part ini manggil cheonsa “tuan putri agung” wkwkwkw separah itukah dia nyebelinya? /ganyadar diri xD

      biasa anak gaul kan suka parnoan sama karma (?)

      ……….anggep aja disini eunhae udah ikut les engrish wkwkwkw see you there!😉

  7. park heeyoung says:

    sumpah ya knp dsni cheonsa tambah nyebelin aja??
    kl aku yg jdi waitersnya tuh udah aku bejek2 ya mukanya
    uda mikir lama pesennya aneh2 tp ujung2nya malah diganti sama menu yg plg sederhana *gubrak
    itu cheonsa beneran kecelakaan??
    brrti nanti dia dong yg ilang ingatan???

    • IJaggys says:

      haaaaaaaaaai semua orang yang komen disini bilang hal yang sama kok tentang cheonsa yang pengen banget di mutilasi sama masyarakat hidup huahahaha :p

      yausih sini aku bantuin nyiksa cheonsa sama waiternya LOL kalo ga ngeselin bukan cheonsa dong namanya xDDD
      iya dia kecelakaan biar tobat

  8. sha_fishy says:

    waaaaaa baruu…..tunggu ya, aq baca yg ke2 dulu baru comment,oke??
    btw,i have bad feeling about the 2nd chapt..T-T

  9. arine says:

    finally finally finally you update😄 but where’s cheonsa scandal??
    ._.

  10. oi20 says:

    annyeong…
    aq suka ni cerita….
    bagus….
    walau kadang agak kurang aq mengerti sih…

  11. utit marutom says:

    Wuow,si miss perfecto percaya pada mitos kuno ?

    Q yakin karakter cheonsa disini evil sejadi2nya,
    Bener2 g cocok sama arti namanya
    *nah lho*

    Dan apa itu scene pembukaan ?
    *tunjuk dada donghae*
    Q jg mau itu dijadiin bantal favoritku…
    *mimisan*

  12. setia says:

    hi aq readers bru, crita yg menarik. cheonsa si ratu melaikat pencabut nyawa.kkkkkk
    sedikit pusing dg kata2 bhs inggris yg gx aq ngerti.maklum bhs inggrisny setingkat ank sd.

  13. anis_ekaa says:

    haloo author, *sokenal
    ceritanya bagus banget, kerennn^^ maap baru baca, hihihi.. gapapa ya?
    nice story and i like it

  14. cloudsoora says:

    mwoyaaaa??tbcnya ganggu banget..bikin penasaran..

    cheonsa kenapa?!waeyo.,?jangan bilang mitosnya bener2 terjadi daan cheonsa malah kecelakaan.
    andwaeyo!!bang hae jadi duda sebelum dia nikah.malang nian nasibmu bang..

  15. RoyalPumkin says:

    soniaaaaa…
    gue suka kata2 ini
    “We’re so different. We’re hot and cold, fire and water. I’m loud, you’re quiet. I talk, you listen. I’m crazy, you’re sane, but that’s why this works. You fill in my missing pieces and I complete you. I guess that’s why, despite the questions and challenges, I still believe in us and I still believe in this. And as long as we have each other, I think we’ll be alright.”

    oh god !!
    gue tau itu klise banget, tapi gue sukaaaa..
    hahahha..

    gue baru baca nih yg who am i, dimana saat yg laen udah baca duluan..wkwkkw telat gue x_x

    gue tau nih kayanya garis besar jalan ceritanya..
    hahahha #sotoykumat

  16. HalcaliGaemKyu says:

    Aku pilih baca ff ini selanjutnya kekeke…
    Oh? Cheonsa kecelakaan kah?
    Yah.. Kasian donghae.. Mereka akan menikan sebentar lg
    daebak bgt
    aku penasaran
    lanjut ya

  17. axelia9aizy says:

    cheonsa bener2 menyebalkan…
    nextttt….
    part awal belom menunjukkan konfliknya…
    jadi pengen baca next partnya..

  18. abel says:

    i love it^

  19. Mega Hardianty says:

    Astagaaaaa Han Cheonsa:O bikin darah mendidih bangeeet-_-”
    aduh, ada apa tuh dengan Cheonsa? Kecelakaankah? Hahaha, gak sabar, pengen baca next part dulu:D

    ohya, salam kenal, aku reader baru, ini ff pertama yg kubaca di blog ini *bow

  20. nayounghan says:

    Ak baru baca ff ini tulisan ijaggys sllu mmbuatku trtarik utk mmbca

  21. devifaujiah says:

    HCS walau nyebelin tapi aku sukaaaaaa banget aku ngfans sama HCS wkwkwkwkwk
    HCS lebih kejam daripada ibu tiri(?)

  22. PrintaNur says:

    Faktanya,bukan pada tuxedo yang g bagus di tubuh Donghae,tapi Donghae nya yang terlalu kinclong,jadi itu tuxedo kalah pamor,Nona Cheonsa…😂😂(ceritanya lg nasehatin HCS)

    Kalo ngadepin Cheonsa kaya makan buah simalakama deh,sama2 nyusahin akhirnya.

    Btw,itu Cheonsa kenapa???????#nanyaketembok

    👍👍

  23. lusyelf says:

    bahwa nona cheonsa dia… dia dia cinta yg ku tunggu tunggu tunggu #hiraukan

    cheonsa knapa itu?? marah2 atau kecelakaan?? pas keparnoan dia beneran terjadi???

  24. Jae Rha says:

    Annyeong eonnie.. Readers baru nih yg baru nyempil di ff ini. Ikut nimbrung buat mutilasi cheonsa ne ? Dia bener2 ‘Ratu Agung’ wkwkwk *salam kenal*
    Cus ah ke part selanjutnya.

  25. DiastinaWu says:

    tinggalkan jejak dulu

  26. nisa11 says:

    Annyeong kaka aku reader baru disini ijin baca ff nya,salan kenal:)
    apa cheonsa kecelakaan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s