There’s nothing quite like Autumn in New York. But it’s not only the leaves that change. Something in the air brings out the true colors in everyone.

Gossip Girls

Previously On GossipGirl: “Cheonsa, artikel itu mengatakan bahwa kemungkinan besar kau hamil.” Kata Dongahe pelan.

Cheonsa tidak mengatakan apa-apapun. Tubuhnya membeku atas apa yang baru saja ia dengar. Berbagai macam pikiran melintas di kepalanya. Dirinya, Han Cheonsa, sang High-Maintenance hamil pada usianya yang bahkan belum genap 21 tahun.

 

 

Still Cheonsa’s Apartments

Upper East Side, Manhattan, NYC

 

 

 

“Apakah…  Apakah kau menginginkannya?” tanyanya Cheonsa gugup.

“Aku menginginkan apa yang kau inginkan, apa kau marah?” Kata Donghae lembut. Ia khawatir emosi Cheonsa meledak. Ia tau betul siapa Cheonsa, gadis modern yang mencintai masa mudanya dengan predikat Best Dressed of the Decade dari Alexandra Kotur, Style Director majalah Vogue.

“Tidak. Aku tidak marah. Aku kaget, tapi aku tidak marah.” Cheonsa akhirnya angkat bicara.

Donghae tersenyum padanya, memberinya sebuah kecupan di bibir. Donghae menarik diri dan menatap mata indah Cheonsa.

“Cheonsa, kita mungkin harus melakukan tes untuk memastikannya.”

“Ya, itu bukan ide yang buruk. Ok. Aku akan membeli test-pack.

“Cheonsa, Aku tidak akan membiarkanmu membelinya di public-store.” kata Donghae keras kepala.

“Kalau begitu pergilah. Bawakan itu untuku.” Ujar Cheonsa skeptis. Donghae hanya menghela napas.

“Get up and go now“. Cheonsa berteriak. Saat itu juga Donghae menyambar coat Chanel-nya dan menberi Cheonsa kecupan perpisahan.  Donghae berbalik untuk pergi ketika Cheonsa memanggilnya.

“Hae, I  would like some purple and red popsicles, Godiva’s, sausage, apple pie with canned whip, some grapes and strawberries.

Donghae mengangguk dan melangkahkan kakinya keluar. Sesampainya di lift ia mengacak ramputnya gusar. “if she’s really pregnant, I don’t think I will survive 9 whole months.”

Sorry Luxury Boy. Don’t say we didn’t try to warn you. But she’s The Queen Bee. are any of us safe? Bow down or bow out. XOXO. —Gossip Girl

 

 

 

3 hours later,  Cheonsa’s Apartments

Upper East Side, Manhattan, NYC

 

 

 

Donghae memasuki apartmert sambil membawa barang yang ia beli. Ia mendapati Cheonsa berbaring di sofa dengan sutra baby-blue rancangan Alexander McQueen.

Sepertinya Cheonsa terlalu berkonsentrasi dengan film yang sedang ditontonya hingga tidak menyadari kehadiran Donghae. Donghae memeluk tubuh Cheonsa dari belakang dan mencium lehernya.

“aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa” Cheonsa menjerit kaget. Dia segera berbalik dan mencubit pipi Donghae.

You took long enough  Mr

“I’m so sorry Miss. Tapi apa yang kau inginkan tidak mudah untuk ditemukan.” Kata Donghae sambil memasang wajah cemberutnya.

Donghae mengintari sofa kemudia duduk disamping Cheonsa setelah meletakan belanjaanya di meja. Cheonsa menggeser tubuhnya mendekat dan mulai menciumi wajah Donghae. “Hey bahkan aku hanya pergi selama tiga jam”.

“Kau tidak menginginkanku.” rengek Cheonsa kembali sensitive seperti kemarin.

“Han, aku bahkan menginginkanmu lebih dari apa yang aku bayangkan.” ucap Donghae tegas.

Cheonsa mengambil test-pack dari meja dan berjalan ke toilet, sekitar dua puluh menit kemudian Dongahe tersentak ketika ia mendengar jeritan keras. Donghae bergegas untuk melihat Cheonsa. Cheonsa memeluk pinggang Dongahe erat.

“Aku memiliki LDH junior di perutku” Cheonsa menjerit girang. Donghae terkejut menarik dagu Cheonsa hingga ia menatap mata coklat Cheonsa.

“Aku akan menjadi ayah?” Donghae bertanya yang hanya dibalas anggukan penuh semangat dari Cheonsa. Tidak satu pun dari mereka yang mau repot-repot memikirkan hal-hal yang akan terjadi selanjutnya, mereka tengah tenggelam dalam euphoria.

Donghae menggendong Cheonsa ala bridal-style menuju tempat tidur, melumat bibir Cheonsa lembut.  And they did it again.

Careful Han. One thing about making a deal with the Devil: he always comes to collect. –Gossip Girl

 

 

 

Beberapa saat kemudian pintu kamar Cheonsa terbuka. Harold Han berdiri di depan pintu bersama seorang pria tegap, tampak wajahnya yang tidak terlalu senang melihat anak gadis kesayangannya tengah melakukan adegan yang tidak sepantasnya.

“Han Cheonsa, kau bersama Lee Donghae?”

“Daddy!” Cheonsa shock melihat dad-nya yang kini membuang muka. Cheonsa cepat-cepat mendorong tubuh Donghae dan bergegas untuk berpakaian. Cheonsa berlari memeluk Harold.

“Yah aku harap kami tidak menyela apa yang sedang kalian lakukan” goda lelaki muda yang berdiri di sebelah Harold. “Hallo Mr Choi, long time no see” Cheonsa kemudian memeluk pria itu erat.

Donghae yang sudah selesai merapikan pakaiannya berjalan mendekati Harold Pleased to meet you Mr Han” Donghae berkata dengan sopan yanga hanya di balas oleh anggukan singkat dari Harold.

Andrew Choi, Gabriella’s brother” Ucap pria itu sambil mengulurkan tangannya ke arah Donghae. Donghae menatapnya heran namun akhirnya dia menyambut uluran tangan pria itu juga.

“Gabriella’s step-brother” Cheonsa menambahkan.

“Tuan Lee, aku harap anda tidak keberatan untuk pergi dari sini. Aku perlu bicara dengan putriku” Harold berbicara singkat sambil melangkahkan kakinya keluar dari kamar Cheonsa.

Donghae meninggalkan apartement Cheonsa setelah berpamitan dengan Cheonsa dan Andrew.

And some things never change. Let a new game begin. XOXO —Gossip Girl

Royalton, A Morgans Original Restaurant, Manhattan

06.00 p.m. (NY time)

 

 

 

“Jadi apa kabar California?” Cheonsa bertanya pada Andrew.

“Ya semuanya berjalan baik-baik saja. Aku lebih menyukai California daripada harus mengurus seorang gadis berumur 20 tahun dengan sikap excessive-obsession”

Cheonsa tertawa renyah. “Tapi dia adikmu”

“Adik yang hanya peduli dengan gaun rancangan si tua bangka Valentino Clemente Ludovico Garavani.” Tawa Cheonsa kembali meledak mendengar pengakuan blak-blakan Andrew tentang sahabatnya itu.

“Jadi sejauh mana hubunganmu dengan Lee Donghae?” Tanya Andrew, ia memasang wajah ingin tau.

Well, Donghae has been by my side the whole time and has been really great with helping with cope with everything. I really don’t think I could have made it without him” Cheonsa menjawab dengan serius. “Aku rasa aku mencintainya. Lagi.”

“Dan kau akan mencampakkan aku begitu saja?” Andrew menatapnya lemah.

Come on Andrew, …..”

“Siwon, panggil aku sebagaimana kau selalu memanggilku seperti itu”

“Bahkan kau lebih dulu bertunangan ketika aku di London” Cheonsa berbicara dengan santainya. Andrew menatap Cheonsa penuh arti, ia meraih tangan Cheonsa dan meremasnya.

“Aku akan terus bersamamu selama kau belum merubah namamu manjadi Lee Cheonsa”.

 

 

Welcome back, Choi Siwon. Consider us your humbled servants. ‘Cause if looks could kill we wouldn’t want to be Han Cheonsa. –Gossip Girl

 

 

 

 

Han’s Mansion, Manhattan, NYC

Harold Private Room

 

 

 

 

Udara Manhattan pagi ini cukup dingin, Harold menatap kosong jendela di ruang kerja pribadinya. Terlalu banyak hal yang ia pikirkan saat ini. Beberapa kali ia menghela napas panjang. “Dad?” suara putri kesayangannya menyadarkanya. Harold menoleh dan mendapati Cheonsa berdiri di ambang pintu dengan balutan coat rancangan Tom Ford dan tas GUCCI yang bertengger di lenganya.

“Dorota menghubungiku, ia bilang dad  ingin bicara denganku” Cheonsa mendekat dan memeluk pria paruh baya itu.

“Haruskah aku bertemu dengan putriku jika hanya ada sesuatu yang perlu dibicarakan?” tanyanya skeptis. “duduklah.”

Cheonsa membuka coat-nya lau duduk di sofa sambil emnggelayut manja di lengan Harold.

“Kapan tepatnya kau dan Lee Donghae kembali bersama, Cheonsa?” Harold berkata dingin sambil menyesap kopinya. Tubuh Cheonsa menegang. Cheonsa tahu bahwa cepat atau lambat ini akan datang, suatu yang buruk akan terjadi pikirnya. Ia tau bahwa dad-nya tidak akan menyukai apapun yang berhubungan dengan keluarga Lee.

Dad ….” jawab Cheonsa ragu-ragu.

“Aku tidak benar-benar berharap untuk kembali bersamanya. Tetapi ketika Mom meninggal, aku butuh seseorang dan aku menginginkan dia. Donghae bisa mengerti apapun yang aku inginkan. Dia tau kapan aku membutuhkannya dan kapan aku tidak membutuhkannya. Dia selelu disisiku dad.” Cheonsa berkata sepenuh hati.

Harold menatap mata Cheonsa, menerawang keseriusan putrinya.

“Cheonsa, I don’t think that you and Donghae needs to get back together right now“.

Cheonsa menatapnya kaget. Cheonsa mencengkram ujung kemeja yang ia gunakan hingga sedikit kusut.

“Apa yang dad bicarakan? Aku ingin bersamanya.” Cheonsa mencoba menjelaskan.

“Lihat saja apa yang telah ia lakukan padamu Cheonsa. Apakah ia benar-benar mencintaimu dan mau menjagamu?” Harold berkata dengan kasar. Untuk pertama kalinya ia membentak Cheonsa.

“Tapi dia menyesal dan aku memaafkan dia. Aku dan Donghae … akan bahagia jika kami bersama.” Cheonsa berkata dengan penuh keyakinan.

“Cheonsa, aku tidak mencoba untuk menghentikan kebahagiaanmu. Tapi pikirkan kembali, ia datang saat ibumu meninggal. Saat itu bahkan emosimu sedang tidak stabil. Lee Donghae terlalu cerdas untuk membaca konsidimu saat itu. Aku pikir kau cukup pintar untuk memutuskannya sweety.” Ucap Harold melembut.

“Dia mencintaiku dad.” Cheonsa lirih.

“Mencintaimu? Bahkan ia meniduri seorang perempuan setelah menyelesaikan pemakaman ayahnya. Apa kau ingin hidup dengan laki-laki brengsek seperti itu?” Emosi Harold kembali memuncak.

“Kenapa dad seperti ini?” Cheonsa terisak. “mengapa dad menumpahkan demdam dad pada Donghae? Bagaimana jika saat itu Mom tidak berselingkuh dengan ayah Donghae? Apa dad tetap akan menganggap Dongahe brengsek?”

Cheonsa beranjak dari sofa, meraih mantelnya dan berjalan keluar. Harold Han menatap punggung putrinya, ia berpikir untuk segera menyingkirkan Lee Donghae dari sisi putrinya.

“Jika kau tak ingin, dad bisa melakukannya untukmu” ucap Harold lirih.

Dreams. Everybody has them. Some good. Some bad. Some you wish you could forget. Sometimes you realize you’ve outgrown them. Sometimes you feel like they’re finally coming true. And some of us just have nightmares. But no matter what you the dream, when morning comes, reality intrudes and the dream begins to slip away. Dream a little dream of me. XOXO —Gossip Girl

 

 

 

Webster Hall Nightclub, NYC

10.00 p.m.

 

 

 

 

Cheonsa meneguk kembali sloki kecil itu. Entah berapa banyak yang dia habiskan, ia sama sekali tidak perduli. Ia bahkan sangat ingin alcohol itu mengambil alih akal sehat juga alam sadarnya.

Suasana nightclub yang gemerlap tidak membuat hatinya membaik. Bahkan ketika Gareth Emery, DJ favoritnya beraksi menggabungkan piano klasik, jazz, dan little punk rock menjadi genre trance, ia tak beranjak ke lantai dansa seperti yang biasanya ia lakukan bersama Gabriella.

Samar ia melihat sosok pria berbalut setelan Polo Ralph Lauren mendekat ke arahnya. Tiba-tiba pria itu mencengkram tangan Cheonsa yang hendak mengambil slokinya lagi.

So you’re enjoying your loneliness tonight, Miss?”

Cheonsa mencoba melepaskan cengkraman tangan kekar pria itu, lalu berbalik menghadapnya.

“I’d be happy if you’re willing to accompany me tonight Mr. Choi”

Upper East Side beauty laying down the gauntlet for her favorite beast. But careful Princess, it’s going to take more than a little leg to get this Prince to ravish you.-Gossip Girl

Gabriella’s Penthouse

The St. Regis, Manhattan, NYC

Cheonsa Side

 

 

 

 

Aku mengerjapkan mataku pelan merasakan sinar matahari yang mulai menerpa wajahku. Sejenak kuabaikan matahari yang mencoba mengganggu kenyamananku. Kenyamanan setiap kali berada di pelukannya. My gesture-man. Menempelkan pipiku pada dada bidangnya yang saat ini tanpa alas apapun.

Perlahan kulepaskan lingkaran tangannya yang berada di perutku, kemudian menyingkap selimut dan memunguti pakaian yang berceceran di lantai. Dengan cepat kukenakan kemeja kebesaran miliknya dan kembali berbaring di sisinya. Sesaat kemudia aku mendengar suara seseorang dari ruang tengah. Saat aku berjalan menuju toilet, pintu kamar terbuka.

No One Side

“Damn you Han Cheonsa!” Teriak seorang gadis frustasi. “Apa yang sedang kau lakukan?” Cheonsa benar-benar terkejut dengan teriakan itu.

“Oh tenanglah Gabriella, kau berteriak seolah-olah aku telah mencuri koleksi gaun Stella Mccartney dari walk-in-closet-mu” Cheonsa berkata dengan santainya.

“Bahkan lebih parah. Kau ingin aku mendapati kakakku mati terbunuh di tangan Lee Donghae?” Gabriella berbicara dengan lantang, hingga membuat Siwon bangun.

You’re jerk, Andrew Choi! Kau mengotori rumahku.”

“Tutup mulutmu Gabriella” kata Siwon skeptis. “Atau aku akan mengirimmu ke Yunani.”

“How dare you!” Gabriella menahan emosinya dan menghembuskan napas sebelum melanjutkan berbicara.

“Pakai pakaianmu. Your fiance was waiting for you downstair.”

“Kau mengatakan padanya bahwa aku di Manhattan?” Ucap Siwon kesal.

Well, setidaknya ia menjanjikan Porsche merah jika aku mendukung hubungan kalian.” Gabriella menyeringai.

Tiba-tiba seorang gadis bertubuh mungil muncul dengan wajah ceria “Andrew …..” Seketika itu juga tubuhnya membeku di depan pintu menanggapi apa yang ia lihat. tunagannya tidur bersama Han Cheonsa.

Cheonsa menatap gadis itu tajam, seolah-olah gadis itu adalah buruannya yang kabur, ia mengepalkan tangannya penuh emosi.

“Kau ……”

When you do finally get what you want, the problem is there’s always someone that’s trying to take it away. And all that wanting makes us blind to the fact that things aren’t exactly what we think they are. Maybe it’s better sometimes to just get what you need.

Careful Young Lady. Queen Bee doesn’t grant second chances. She attacks at first sight. XOXO —Gossip Girl.

 

 

 

 

 

T B C

 

 

 

 

Author/Western Name : Gabriella Bianca / @gengie_gege

About IJaggys

Sorry, am I supposed to know who you are?

18 responses »

  1. rerere09 says:

    speechless ..

    ah cheonsa-nya ko jadi gitu T.T

    donghaenya gimanaaaa ._.

    wkwkwk kesian banget tuh tunangan siwon, HAHAHA
    udahan ya, ngobrak-ngabrik emosi banget ini ff :~

  2. sha_fishy says:

    waaaaw…banyak banget yg terjadi ma Cheonsa di ff ini..and much more things that surprised me..
    so,ibu Cheonsa selingkuh ma ayah Donghae???gk heran dy gk suka banget ma Hae…apa Siwon termasuk dalam rencana untuk menyingkirkan Hae?uuhh,,penasaran bgt ma lanjutannya….

  3. Yosep says:

    kya~ gimana tuh nasibnya donghae? O.o
    lanjut thor🙂

  4. Cho Miara says:

    omaigad cheonsa tidur sm siwon? Ckck
    Ga inget apa dy lg hamil anaknya hae…
    Haduh…

    Makin ribet ye, malah bokapnya han g demen sm hae…
    Pkknya ditunggu next part…

  5. Gege says:

    Thanks readers,, I’d be glad to continue this scandal.

    XOXO -Gossip Girl

  6. Park Heeyoung says:

    Baca ni ff selalu dpt kejutan ya
    Kirain cheonsa bakal gak seneng pas tau dia hamil tp trnyata biasa2 aja
    Trnyata mamanya cheonsa selingkuh ma bapanya hae
    Bapanya cheonsa jahat ih mw misahin cheonsa ma hae gak tau apa tu anaknya lg hamil anaknya donghae
    Ini cheonsa knp deh???
    Uda tau hamil malah minum2an gt trs pake tidur ma siwon lg
    Kasian hae dong
    Lanjutannya cepetan deh, ga sabar bgt baca lanjutannya

  7. Aprilia Widi says:

    Siwon itu sebenarnya siapa ? Kakaknya gabriella atau tunangannya cheonsa ?

  8. Gege says:

    You should read this story from the 1st, Miss

  9. 718hyunrin says:

    What the… ? apa ini? Kenapa kehidupannya berantakan sekali? Aggashi, i’m waiting to next chapter

  10. IJaggys says:

    i can’t wait the next chapter tonight! ;3

  11. pinkers92 says:

    Oh no cheonsa .. hiks..
    donghae gmn tuh?

  12. superddulz7 says:

    eh??
    ternyata mommynya Cheonsa pernah selingkuh sama Daddynya Donghae ya??
    terus nasib hubungannya Cheonsa dan Donghae gimana??
    wah pnasaran ini aku Aggashi. hrhehheheeh

  13. inggarkichulsung says:

    Ommo Cheonsa labil banget, padahal ia kan cinta banget sm Donghae oppa dan is juga tahu bahwa Siwon oppa itu sdh pny tunangan, kenapa malah berhubungan.. Nanti kalau saling berantem bagaimana.. So scared, please Cheonsa making the right decision

  14. Nathalie park says:

    Hah????cheonsa siwon????trz nasib ikan nemo gmn?????nasib baby yg ada d’perut cheonsa,dy g lupa kn klo dy lg hamil?????g bs ng’bayangin klo abang ikan nemo tw cheonsa ada affair sm siwon?????

  15. honneyhae says:

    rumit,,as usually..
    gw suka konflik rumit yang dihasilkan Cheonsa
    dan menunggu ceruta hidupnya yang rumit juga

  16. Pingkabu says:

    Terlalu banyak hal mengejutkan dalam cerita ini.. ><

  17. mimi says:

    Akhirnya muncul konflik..kak sonia pinter bgt bikin alur yang berisi banyak rasa.Ada rasa manis,kesal,marah,dll.Tinggal milih..

  18. FisHaeGyu says:

    Siwon– please deh lu!!!
    Kenapa bapaknya cheonsa gitu??? Gimana nasub donghae apalagI pas tau cheonsa bobo sama siwon!!
    AHh siwon minta digolok!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s